BMKG Prediksi Hujan Lebat, BPBD Ingatkan Warga Dharmasraya Waspada Banjir dan Longsor

- Penulis

Rabu, 24 September 2025 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar BMKG Prediksi Hujan Lebat, BPBD Ingatkan Warga Dharmasraya Waspada Banjir dan Longsor (Dok, Istimewa)

 

Dharmasraya, Mediainvestigasi.net – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Minangkabau merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Sumatera Barat, termasuk Kabupaten Dharmasraya, pada 24–26 September 2025. Sejumlah wilayah diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat, bahkan berpotensi disertai petir dan angin kencang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk hari ini, Rabu (24/9), hujan deras mulai turun sejak pukul 07.45 WIB di beberapa titik Dharmasraya. Wali Nagari Tabek, Harmanto, mengonfirmasi kondisi tersebut.

“Sejak pagi intensitas hujan cukup deras. Biasanya jika hujan deras berlangsung selama tiga jam, Sungai Batang Timpeh mulai merendam pemukiman warga di sepanjang aliran sungai. Dampaknya bisa mengenai sekitar 200 KK. Kami selalu ingatkan warga untuk waspada, mematikan arus listrik, serta menyelamatkan barang-barang berharga sejak dini,” ujar Harmanto.

Hal senada juga disampaikan Wali Nagari Bonjol, Walkasri. Ia menyebutkan hujan deras juga mengguyur kawasan Abai Siat dan Bonjol.

“Kalau hujan seharian penuh, air sungai biasanya naik dan berpotensi banjir. Untuk itu warga kami diingatkan tetap siaga,” ungkapnya.

 

Peringatan BMKG

BMKG memperingatkan, pada 24–25 September 2025 wilayah Dharmasraya berpotensi diguyur hujan ringan hingga lebat, terutama pada siang hingga sore hari. Cuaca ekstrem tersebut bisa disertai petir dan angin kencang. Sementara itu, pada 26 September, cuaca relatif lebih stabil meski tetap berpeluang hujan ringan di beberapa titik.

Suhu udara diperkirakan berkisar antara 18–33°C dengan kelembaban 65–98 persen, serta angin bertiup dari arah Selatan–Barat dengan kecepatan 4–30 km/jam.

 

Imbauan BPBD

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Dharmasraya, Edison, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama yang tinggal di sepanjang daerah aliran sungai (DAS).

Baca Juga :  Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah,Bahas Percepatan Keberlangsungan Pembangunan Tol Padang–Pekanbaru

“Berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG, kami imbau masyarakat Dharmasraya agar tetap waspada terhadap potensi bencana banjir maupun longsor akibat meningkatnya curah hujan. Kepada pengguna jalan, kami juga minta berhati-hati di titik-titik jalan yang rusak agar terhindar dari kecelakaan,” tegas Edison.

Di Dharmasraya, daerah rawan banjir berada di sepanjang DAS Sungai Batanghari maupun sungai-sungai yang bermuara ke Batanghari seperti Batang Siat, Batang Timpeh, Batang Pangian, Batang Piruko, hingga Batang Asam. Sementara itu, wilayah rawan longsor umumnya berada di kawasan dengan kontur curam seperti Sialang dan Sembilan Koto.

 

Tetap Siaga

Dengan kondisi cuaca yang diprediksi cukup ekstrem, masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi resmi dari BMKG maupun BPBD. Langkah-langkah pencegahan dini seperti mematikan listrik, mengamankan barang berharga, dan menghindari aktivitas di daerah rawan longsor sangat diperlukan untuk mengurangi risiko bencana.

 

Editor: Yanti 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Soppeng Tinjau Lokasi Sumur Bor untuk Bantu Warga Hadapi Kekeringan
WNI Asal Inhil Koma di Singapura. KBRI Klaim Sudah Berkoordinasi, Keluarga Menunggu Bukti
Malam Berganti Pagi di Tengah Asap, Kapolres Inhil Pimpin Perjuangan 9 Hari Menjaga Bumi Inhil dari Bara
Kemenag Inhil Gelar Maulid Nabi dan Perpisahan Kepala Kemenag di Hotel Top 5, Publik Pertanyakan Sumber Anggaran
Kabel Semrawut Masih Menggantung, Jawaban PLN Dipertanyakan
Bupati Tapanuli Tengah Launching Penyaluran Bantuan Pangan 1.394,7 ton Beras Alokasi Juli–September 2026
Usai Pimpin Apel, Kapolres Soppeng Periksa Sikap Tampang Personel
Dari Kasus Lisa vs Danny Septriadi: Fakta Medis RSCM Ungkap Trauma Berat Anak Korban Penculikan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 13:23 WIB

Kapolres Soppeng Tinjau Lokasi Sumur Bor untuk Bantu Warga Hadapi Kekeringan

Selasa, 1 September 2026 - 10:25 WIB

WNI Asal Inhil Koma di Singapura. KBRI Klaim Sudah Berkoordinasi, Keluarga Menunggu Bukti

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:56 WIB

Malam Berganti Pagi di Tengah Asap, Kapolres Inhil Pimpin Perjuangan 9 Hari Menjaga Bumi Inhil dari Bara

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:18 WIB

Kabel Semrawut Masih Menggantung, Jawaban PLN Dipertanyakan

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:01 WIB

Bupati Tapanuli Tengah Launching Penyaluran Bantuan Pangan 1.394,7 ton Beras Alokasi Juli–September 2026

Berita Terbaru

Kemendagri melalui Ditjen Bina Pembangunan Daerah melaksanakan Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Program LSDP di Balai Tawang Arum, Kompleks Balai Kota Solo. (Dok. Istimewa)

Bina Bangda

Restuardy Daud: Daerah Jadi Kunci Penguatan Pengelolaan Sampah

Selasa, 1 Sep 2026 - 14:19 WIB