Festival Budaya Jepang ke-22 UBH: Ajang Edukasi, Aksi, dan Kolaborasi

- Penulis

Sabtu, 21 Juni 2025 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Festival Budaya Jepang ke-22 UBH: Ajang Edukasi, Aksi, dan Kolaborasi

Padang –Mediainvestigasi.net– Pemerintah Kota Padang memberi dukungan penuh terhadap upaya pengenalan budaya asing di kalangan generasi muda. Salah satunya melalui Festival Kebudayaan Jepang (Bunkasai) ke-22 yang digelar Universitas Bung Hatta (UBH) di Aula Kampus UBH Aie Pacah, Sabtu (21/6/2025).

Festival tahunan yang digelar Program Studi Sastra Jepang ini bukan sekadar perayaan budaya, tapi juga menjadi bagian dari misi besar Pemko Padang dalam menyiapkan generasi muda yang tangguh menghadapi tantangan global.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang melalui Kabid Kebudayaan, Syamdani. Ia menyebut bahwa Pemko Padang mengapresiasi penuh inisiatif UBH dalam menghadirkan ruang pembelajaran budaya asing secara terbuka dan kreatif.

“Pemko Padang melihat kegiatan ini bukan hanya penting secara edukatif, tapi juga strategis. Jepang punya nilai-nilai budaya seperti disiplin, etos kerja, dan tanggung jawab, yang sangat relevan untuk diterapkan oleh anak muda kita hari ini,” ujar Syamdani.

Lebih jauh,Maka dari itu, penguasaan bahasa asing, termasuk bahasa Jepang, menjadi kemampuan penting yang harus dibangun sejak dini.

“Festival seperti ini bisa menumbuhkan minat belajar bahasa dan budaya asing. Ini bagian dari bekal menuju pasar kerja global. Kita ingin anak muda Padang tak hanya jadi penonton, tapi juga pemain di panggung dunia,” tegasnya.

Sementara itu, Rektor UBH, Prof. Dr. Diana Kartika, menyambut baik perhatian Pemko Padang terhadap dunia pendidikan dan internasionalisasi kampus. Menurutnya, Festival Bunkasai adalah ruang ekspresi dan kolaborasi budaya yang terbuka untuk siapa saja, tidak hanya mahasiswa.

“Kegiatan ini menjadi medium untuk memperkenalkan budaya Jepang kepada masyarakat luas. Selain itu, UBH juga aktif dalam program pertukaran pelajar dan magang ke Jepang, serta menyelenggarakan ujian JLPT untuk wilayah Sumatra bagian tengah,” ujar Diana.

Baca Juga :  Gerombolan Nasrun Sitepu Masih Berlanjut Melakukan Penjarahan di Kebun Agrinas Rakit Kulim

Festival tahun ini menampilkan beragam kegiatan, mulai dari lomba cosplay, debat bahasa Jepang, menyanyi lagu Jepang, hingga workshop memasak dan kaligrafi. Tak ketinggalan, atraksi budaya seperti seni bela diri dan tarian Jepang pun menarik perhatian para pengunjung.

Konsul Muda Jepang wilayah Medan, Furuno Bukoichi, turut hadir dan mengapresiasi antusiasme masyarakat Padang dalam mengenal budaya negaranya. Ia menyebut kegiatan seperti ini sebagai jembatan penghubung hubungan baik antara Jepang dan Indonesia, khususnya di ranah pendidikan dan kebudayaan.

Dukungan Pemko Padang terhadap festival ini menunjukkan bahwa kolaborasi pemerintah dan institusi pendidikan mampu menciptakan ruang kreatif yang bermanfaat, baik untuk pelestarian budaya maupun untuk membuka peluang baru bagi generasi muda. (Hariz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Samadua Tolak Rekomendasi DPRK Aceh Selatan, Dinilai Berikan Karpet Merah untuk Perusahaan Tambang
Karhutla Riau Bukan Sekadar Musiman, Pemerintah Harus Putuskan Rantai Kebakaran
Peringatan Hari Jadi ke-81 Tapanuli Tengah, Diawali Rapat Paripurna Istimewa
Prosesi Malamang Jadi Pembuka Hari Kedua Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026
Hari Kedua Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026 ,Tabligh Akbar Perkuat Nilai Keislaman dan Kebersamaan
Pemkab Inhil Tegaskan Nama Bupati dan Pejabat Dicatut dalam Dugaan Penipuan Proyek Rp1,6 Miliar
Sirah Nabi Berbahasa Bugis Warnai Maulid GP Ansor Soppeng
Tanah longsor terjadi di kawasan Kapalo Lubuak Jambu, Jorong Subarang Ombak, Nagari Muaro, Kecamatan Sijunjung,
Berita ini 3 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Warga Samadua Tolak Rekomendasi DPRK Aceh Selatan, Dinilai Berikan Karpet Merah untuk Perusahaan Tambang

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:33 WIB

Karhutla Riau Bukan Sekadar Musiman, Pemerintah Harus Putuskan Rantai Kebakaran

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:01 WIB

Peringatan Hari Jadi ke-81 Tapanuli Tengah, Diawali Rapat Paripurna Istimewa

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:43 WIB

Prosesi Malamang Jadi Pembuka Hari Kedua Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:26 WIB

Hari Kedua Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026 ,Tabligh Akbar Perkuat Nilai Keislaman dan Kebersamaan

Berita Terbaru