Wakil Ketua DPRD Dharmasraya Sujito SM Beberkan 12 Titik Rawan Korupsi di Daerah Usai Hadiri Rakor KPK di Jakarta 

- Penulis

Kamis, 22 Mei 2025 - 10:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Dharmasraya Jemi Hendra ST, Wakil Ketua Sujito SM, BKD Asril (Dok, Istimewa)

 

Jakarta, Mediainvestigasi.net – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Dharmasraya, Sujito SM, mengungkapkan 12 titik rawan korupsi yang kerap terjadi dalam pemerintahan daerah. Pernyataan ini disampaikannya kepada media usai menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di Gedung Merah Putih, Jakarta, Rabu (21/5/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rakor yang mengangkat tema “Penguatan Sinergi dan Kolaborasi antara KPK dan Pemerintah Daerah Wilayah I” ini menghadirkan kepala daerah, pimpinan DPRD, serta aparat penegak hukum dari berbagai provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia.

Dalam wawancara usai acara, Sujito menyebutkan bahwa penguatan integritas dan pencegahan korupsi harus dimulai dari kesadaran bersama mengenai area-area yang paling rentan disusupi praktik lancung. Ia pun merinci 12 titik rawan korupsi di lingkungan pemerintahan daerah, antara lain:

1. Pembagian dan pengaturan jatah proyek APBN.

2. Uang ketok dalam pembahasan dan pengesahan APBD.

3. Praktik mark-up, penurunan spesifikasi, dan pemotongan dana oleh bendahara dalam pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ).

4. Proses pembahasan dan pengesahan regulasi daerah.

5. Pengenaan tarif atau pungutan liar dalam proses seleksi CPNS, promosi, rotasi, dan mutasi ASN.

6. Permintaan atau penerimaan hadiah dari proses perencanaan APBD.

7. Dana aspirasi yang disalahgunakan.

8. Rekrutmen, mutasi, dan rotasi kepegawaian yang tidak transparan.

9. Pengelolaan pendapatan dan keuangan daerah.

10. Pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD yang tidak sah.

11. Perizinan dan pelayanan publik yang disusupi kepentingan tertentu.

12. Proses penegakan hukum yang rentan intervensi dan suap.

“Pencegahan korupsi tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak. Butuh kolaborasi semua elemen, mulai dari eksekutif, legislatif, hingga masyarakat sipil,” tegas Sujito.

Baca Juga :  Personel Satlantas Polres Bangkep Tekan Angka Kecelakaan Intensifkan Pengaturan Lalu Lintas Pagi Hari Di Kota Salakan

Ia juga menekankan pentingnya transparansi dan pengawasan dalam setiap proses pemerintahan, agar titik-titik rawan tersebut tidak menjadi celah bagi praktik-praktik korup.

“Ini peringatan sekaligus bahan introspeksi bagi kita semua, terutama bagi para penyelenggara negara di daerah,” pungkas politisi senior asal Dharmasraya itu.

Rakor yang digelar KPK tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen antikorupsi di tingkat daerah, termasuk di Kabupaten Dharmasraya yang saat ini tengah bergerak menuju tata kelola pemerintahan yang lebih bersih dan akuntabel.

 

Editor: Yanti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Soppeng Tinjau Lokasi Sumur Bor untuk Bantu Warga Hadapi Kekeringan
WNI Asal Inhil Koma di Singapura. KBRI Klaim Sudah Berkoordinasi, Keluarga Menunggu Bukti
Malam Berganti Pagi di Tengah Asap, Kapolres Inhil Pimpin Perjuangan 9 Hari Menjaga Bumi Inhil dari Bara
Kemenag Inhil Gelar Maulid Nabi dan Perpisahan Kepala Kemenag di Hotel Top 5, Publik Pertanyakan Sumber Anggaran
Kabel Semrawut Masih Menggantung, Jawaban PLN Dipertanyakan
Bupati Tapanuli Tengah Launching Penyaluran Bantuan Pangan 1.394,7 ton Beras Alokasi Juli–September 2026
Usai Pimpin Apel, Kapolres Soppeng Periksa Sikap Tampang Personel
Dari Kasus Lisa vs Danny Septriadi: Fakta Medis RSCM Ungkap Trauma Berat Anak Korban Penculikan
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 13:23 WIB

Kapolres Soppeng Tinjau Lokasi Sumur Bor untuk Bantu Warga Hadapi Kekeringan

Selasa, 1 September 2026 - 10:25 WIB

WNI Asal Inhil Koma di Singapura. KBRI Klaim Sudah Berkoordinasi, Keluarga Menunggu Bukti

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:56 WIB

Malam Berganti Pagi di Tengah Asap, Kapolres Inhil Pimpin Perjuangan 9 Hari Menjaga Bumi Inhil dari Bara

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:13 WIB

Kemenag Inhil Gelar Maulid Nabi dan Perpisahan Kepala Kemenag di Hotel Top 5, Publik Pertanyakan Sumber Anggaran

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:01 WIB

Bupati Tapanuli Tengah Launching Penyaluran Bantuan Pangan 1.394,7 ton Beras Alokasi Juli–September 2026

Berita Terbaru