Komitmen Bersama untuk Jadikan Kota Padang Sebagai Kota Layak Anak

- Penulis

Minggu, 27 April 2025 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komitmen Bersama untuk Jadikan Kota Padang Sebagai Kota Layak Anak

Padang —Mediainvestigasi.net– Kota Padang menegaskan langkah nyatanya menuju predikat Kota Layak Anak. Hal ini disampaikan Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Padang, Ny. Dian Puspita Fadly Amran saat membuka kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Korban Kekerasan Terhadap Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (AMPK), Sabtu (26/4/2025) di Gedung Youth Center Bagindo Aziz Chan.

Pada kesempatan itu, Ny. Dian Puspita Fadly Amran juga mengungkapkan keprihatinannya atas tingginya angka kekerasan terhadap anak, baik di tingkat nasional maupun lokal.

ADVERTISEMENT

Jasa Pembuatan website profesional

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sepanjang tahun 2024, tercatat 78 kasus kekerasan terhadap anak di Kota Padang, mulai dari kekerasan fisik, psikis, penelantaran, hingga kekerasan seksual.

“Fenomena ini menjadi alarm keras bagi kita. Tidak seharusnya anak-anak, yang seharusnya tumbuh dalam kasih sayang, justru menjadi korban kekerasan dari orang-orang terdekat mereka,” tegasnya.

Ny. Dian Puspita Fadly Amran menegaskan bahwa upaya pencegahan dan perlindungan anak harus dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan.

Salah satu langkah penting adalah memperkuat lembaga layanan seperti P2TP2A yang menjadi pusat informasi, pemberdayaan, pendampingan, dan perlindungan anak-anak dan perempuan korban kekerasan.

“Ananda semua yang hadir di sini adalah agen perubahan. Mari bersama kita bangun kesadaran dan kepedulian, agar Padang benar-benar menjadi Kota Layak Anak kota yang memberikan rasa aman, nyaman, dan kesempatan bagi setiap anak untuk berkembang maksimal,” ucapnya penuh semangat.

Ny. Dian Puspita Sari Fadly Amran menambahkan, mewujudkan Kota Layak Anak bukan hanya tugas pemerintah, tetapi memerlukan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat, mulai dari keluarga, sekolah, hingga lingkungan sekitar.

Baca Juga :  Bupati JKA: Sosok Penggerak Kebangkitan Budaya Padang Pariaman

“Saya berharap setelah mengikuti kegiatan ini, ananda dapat menjadi pelopor di lingkungan masing-masing. Kita butuh banyak pelopor dan pelapor agar kekerasan terhadap anak dapat ditekan, bahkan dihilangkan. Bersama kita bisa,” tandasnya.

Kepala DP3AP2KB Kota Padang, Eri Sendjaya mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman peserta tentang bentuk-bentuk kekerasan, faktor penyebab, serta dampaknya terhadap perkembangan anak.

“Kami ingin menanamkan kepada peserta pentingnya membangun pergaulan positif, membentuk lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak, serta menjadi mata dan telinga yang aktif dalam mendeteksi kekerasan,” jelas Eri.

Sosialisasi ini diikuti oleh 60 peserta yang terdiri dari siswa-siswi SMP, SMA, Forum Anak Kota Padang, serta guru pendamping. Untuk memperkaya materi, dihadirkan narasumber berkompeten, seperti Aiptu David Rico Dermawan dari Team Klewang Polresta Padang dan psikolog Neny Andriani, S.Psi, M.Psi, Psikolog.

Dengan sinergi yang terus diperkuat antara pemerintah, masyarakat, dan anak-anak sebagai pelopor perubahan, Kota Padang optimis menapaki jalan menjadi Kota Layak Anak, tempat di mana tawa anak-anak bukan hanya terdengar, tapi juga terlindungi. (Hariz/Taufik)

https://padang.go.id/berita/komitmen-bersama-untuk-jadikan-kota-padang-sebagai-kota-layak-anak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Biaya Persalinan Rp10–20 Juta di Kateman, Kapustu: “Tidak Ada Tarif Normal Rp10 Juta”
Polres Indragiri Hilir Raih Penghargaan Kapolri Kategori Pelayanan Prima
SDN 01 Pasar Palembayan Kembali Gelar Pembelajaran Tatap Muka Mulai 21 September 2026
Sumira Putri Digadang Pimpin Forum TBM Pasaman Barat, Sosok Pejuang Literasi dari Pelosok yang Kini Jadi Sorotan
Cuaca Buruk, Kwarcab Pramuka Indragiri Hilir Tunda Seluruh Lomba Hari Pramuka ke 65
Masyarakat Pulau Taliabu Pertanyakan Langkah Bupati Sashabila Widya L. Mus Cabut Status Daerah 3T Sementara Masih Bayak Program Pembagunan Jalan Amburadul
Read Aloud Pasbar Bikin Kejutan di Festival Literasi 2026, Stan Terbaik Raih Juara I
Fera Susanti, S.Pd Terima Piagam Penghargaan Insan Literasi
Berita ini 12 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 20:10 WIB

Dugaan Biaya Persalinan Rp10–20 Juta di Kateman, Kapustu: “Tidak Ada Tarif Normal Rp10 Juta”

Minggu, 20 September 2026 - 13:13 WIB

Polres Indragiri Hilir Raih Penghargaan Kapolri Kategori Pelayanan Prima

Sabtu, 19 September 2026 - 19:48 WIB

SDN 01 Pasar Palembayan Kembali Gelar Pembelajaran Tatap Muka Mulai 21 September 2026

Sabtu, 19 September 2026 - 13:56 WIB

Sumira Putri Digadang Pimpin Forum TBM Pasaman Barat, Sosok Pejuang Literasi dari Pelosok yang Kini Jadi Sorotan

Sabtu, 19 September 2026 - 10:58 WIB

Cuaca Buruk, Kwarcab Pramuka Indragiri Hilir Tunda Seluruh Lomba Hari Pramuka ke 65

Berita Terbaru