Bupati Inhil Haji Herman dan Wakil Bupati Yuliantini Jalani Prosesi Tepuk Tepung Tawar

- Penulis

Sabtu, 1 Maret 2025 - 21:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Inhil Haji Herman dan Wakil Bupati Yuliantini Jalani Prosesi Tepuk Tepung Tawar

Mediainvestigasi.net–PEKANBARU – Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau menggelar acara tepuk tepung tawar bagi Gubernur Riau, walikota, dan bupati terpilih se-Riau. Acara ini berlangsung di Kantor LAM Riau, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, pada Sabtu 1 Maret 2025.

Sebelumnya, para kepala daerah terpilih tiba di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru usai menjalani retret di Magelang selama seminggu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Inhil bersama wakil Bupati serta Gubernur Riau dan kepala daerah se-provinsi riau hadir mengenakan pakaian Melayu berwarna putih. Acara ini juga turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi daerah, termasuk Kapolda Riau Irjen Pol M. Iqbal, Kejati Riau Anwar Abbas, serta perwakilan Forkompinda lainnya.

Tepuk tepung tawar merupakan tradisi adat masyarakat Melayu Riau yang biasanya dilaksanakan dalam acara-acara penting, termasuk mendoakan pemimpin terpilih. Tradisi ini bertujuan memberikan berkat dan keberkahan serta menandai awal babak baru dalam kepemimpinan.

Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAM Riau, Taufik Ikram Jamil, dalam sambutannya menyatakan bahwa acara ini digelar untuk memperkuat persatuan dan kesatuan. “Tepuk tepung tawar ini menjadi penting bagi masyarakat Melayu sejak abad dahulu. Tradisi ini telah mengalami akulturasi dengan Islam, sehingga kental dengan nilai-nilai keislaman,” ujarnya.

Ia menambahkan, dalam prosesi ini, tali berpilin tiga antara adat, syariah, dan pemerintah bersatu.

“Hakikatnya, upacara ini adalah doa untuk keselamatan dan kesejahteraan, baik bagi pemberi maupun penerima tepuk tepung tawar,” jelas Taufik.

Prosesi tepuk tepung tawar melibatkan berbagai kelengkapan yang sarat dengan nilai adat dan budaya Melayu. Tujuh nampan berisi dedaunan dan bahan-bahan tertentu disiapkan, di antaranya daun ditawar, sidingin, beras kunyit, dan lainnya. Setiap kelengkapan memiliki makna simbolis dalam kehidupan manusia.

Baca Juga :  Aktivis Serikat Mahasiswa Indonesia (SMI Soroti Keras Kekejaman Bupati Sashabila Mus Menjadi Cerminan Sistem Kekuasaan Yang Menindas Rakyat

Misalnya, daun ati-ati melambangkan kehati-hatian dan kewaspadaan, sementara beras kunyit simbol kemakmuran.

“Semua ini mengajarkan kita untuk bergaul dengan baik, berbicara berdasarkan logika, dan selalu waspada dalam menjalani kehidupan,” ujar Taufik.

Sementara itu Bupati Inhil H.Herman menyambut baik terlaksana Acara tersebut , terlebih bertepatan dengan bulan suci Ramadan, dengan harapan menjadi momen tepat untuk bersatu dan melawan hawa nafsu.

“Kekuasaan sering kali dipenjara oleh nafsu. Oleh karena itu, kita harus selalu mengingatkan diri untuk menjaga integritas dan amanah dalam membangun daerah terkhusus kabupaten Indragiri hilir,” ungkap H.Herman

Prosesi tepuk tepung tawar dimulai. Sejumlah Datuk secara bergantian memimpin prosesi tersebut dengan memberikan tepuk tepung tawar kepada Gubernur Riau, wakil gubernur, serta para walikota dan bupati se-Riau.

Acara ini tidak hanya menjadi momen penting bagi para pemimpin terpilih, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Riau yang mengharapkan kepemimpinan yang baru ini penuh bisa mensejahterakan dan membawa keberkahan bagi masyarakatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Puncak Mauluik Gadang 2026 Berlangsung Meriah, Ribuan Masyarakat Padati Masjid Raya IKK Ali Mukhni
Hotspot Kampar Tinggal Dua Titik, 283 Personel Gabungan Intensifkan Pendinginan Karhutla
Warga Samadua Tolak Rekomendasi DPRK Aceh Selatan, Dinilai Berikan Karpet Merah untuk Perusahaan Tambang
Karhutla Riau Bukan Sekadar Musiman, Pemerintah Harus Putuskan Rantai Kebakaran
Peringatan Hari Jadi ke-81 Tapanuli Tengah, Diawali Rapat Paripurna Istimewa
Prosesi Malamang Jadi Pembuka Hari Kedua Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026
Hari Kedua Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026 ,Tabligh Akbar Perkuat Nilai Keislaman dan Kebersamaan
Pemkab Inhil Tegaskan Nama Bupati dan Pejabat Dicatut dalam Dugaan Penipuan Proyek Rp1,6 Miliar
Berita ini 10 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:06 WIB

‎Puncak Mauluik Gadang 2026 Berlangsung Meriah, Ribuan Masyarakat Padati Masjid Raya IKK Ali Mukhni

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Hotspot Kampar Tinggal Dua Titik, 283 Personel Gabungan Intensifkan Pendinginan Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Warga Samadua Tolak Rekomendasi DPRK Aceh Selatan, Dinilai Berikan Karpet Merah untuk Perusahaan Tambang

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:01 WIB

Peringatan Hari Jadi ke-81 Tapanuli Tengah, Diawali Rapat Paripurna Istimewa

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:43 WIB

Prosesi Malamang Jadi Pembuka Hari Kedua Padang Pariaman Mauluik Gadang 2026

Berita Terbaru

Militer/ TNI-POLRI

Kapolres Inhil Pimpin Pemadaman dan Pendinginan Hotspot di Desa Kayu Raja

Rabu, 26 Agu 2026 - 05:43 WIB