Oknum Wali Nagari di Dharmasraya Terseret Skandal Asusila, Diminta Mundur oleh Niniek Mamak dan Alim Ulama

- Penulis

Minggu, 2 Februari 2025 - 11:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Gambar (Dok, istimewa)

 

Dharmasraya, Mediainvestigasi.net – Tindakan tidak bermoral mengguncang Nagari Koto Baringin, Kecamatan Tiumang, Kabupaten Dharmasraya. Seorang oknum Wali Nagari terseret dalam skandal asusila setelah diduga terlibat dalam aksi mengintip 12 mahasiswi Universitas Negeri Padang (UNP) yang tengah menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa memalukan ini terungkap setelah tiga dari empat pelaku secara terang-terangan membahas aksinya di sebuah warung. Dalam percakapan itu, mereka menyebutkan bahwa sang Wali Nagari ikut terlibat. Tanpa mereka sadari, percakapan tersebut didengar langsung oleh seorang warga Koto Beringin yang kemudian melaporkan kejadian itu kepada tokoh-tokoh nagari.

Suasana rapat di Rumah Gadang Koto Beringin (Dok, Mediainvestigasi.net/Yanti).

 

Menyikapi skandal ini, para Niniek Mamak, Alim Ulama, serta perangkat nagari (Jorong, Bamus, dan tokoh masyarakat) disaksikan Bhabinkamtibmasnya segera menggelar rapat darurat di Rumah Gadang Koto Beringin pada Kamis (1/2) malam. Dengan tegas, mereka menuntut agar oknum Wali Nagari segera mengundurkan diri atau akan diberhentikan secara paksa.

“Kami sudah sepakat. Wali Nagari harus mundur atau akan kami paksa berhenti. Perilaku seperti ini mencoreng nama nagari dan tidak bisa dibiarkan,” tegas perwakilan enam orang Niniek Mamak dalam rapat tersebut.

Tragedi ini berdampak besar pada para mahasiswi KKN yang menjadi korban. Mereka mengalami trauma dan sempat dipindahkan sementara ke rumah mantan Ketua Bamus untuk alasan keamanan.

“Kami semua ketakutan setelah kejadian itu. Selama dua malam kami mengungsi, dan sekarang sudah kembali ke mes lama. Terima kasih kepada para Niniek Mamak dan Bhabinkamtibmas yang cepat bertindak. Namun, rasa trauma masih ada,” ujar F, Ketua Tim Mahasiswa UNP.

Baca Juga :  Bupati JKA Minta Dukungan Pusat untuk Normalisasi Batang Ulakan, Saat Kunjungan Kepala BWS Sumatera V

Peristiwa ini menjadi tamparan keras bagi masyarakat Koto Baringin. Skandal yang melibatkan seorang pemimpin nagari mencerminkan kegagalan moral dan kepemimpinan yang seharusnya melindungi, bukan malah merusak rasa aman warganya.

Kini, seluruh masyarakat menunggu langkah tegas dari pihak terkait untuk memastikan bahwa oknum Wali Nagari tersebut benar-benar diberi sanksi yang setimpal.

Editor: Yanti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Soppeng Tinjau Lokasi Sumur Bor untuk Bantu Warga Hadapi Kekeringan
WNI Asal Inhil Koma di Singapura. KBRI Klaim Sudah Berkoordinasi, Keluarga Menunggu Bukti
Gang Sandiwara Kembali Disorot, Dugaan Perbuatan Cabul demi Keuntungan — Polsek Kemang Ditantang Buktikan Fakta
Malam Berganti Pagi di Tengah Asap, Kapolres Inhil Pimpin Perjuangan 9 Hari Menjaga Bumi Inhil dari Bara
Kemenag Inhil Gelar Maulid Nabi dan Perpisahan Kepala Kemenag di Hotel Top 5, Publik Pertanyakan Sumber Anggaran
Kabel Semrawut Masih Menggantung, Jawaban PLN Dipertanyakan
Bupati Tapanuli Tengah Launching Penyaluran Bantuan Pangan 1.394,7 ton Beras Alokasi Juli–September 2026
Usai Pimpin Apel, Kapolres Soppeng Periksa Sikap Tampang Personel
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 13:23 WIB

Kapolres Soppeng Tinjau Lokasi Sumur Bor untuk Bantu Warga Hadapi Kekeringan

Selasa, 1 September 2026 - 10:25 WIB

WNI Asal Inhil Koma di Singapura. KBRI Klaim Sudah Berkoordinasi, Keluarga Menunggu Bukti

Selasa, 1 September 2026 - 10:08 WIB

Gang Sandiwara Kembali Disorot, Dugaan Perbuatan Cabul demi Keuntungan — Polsek Kemang Ditantang Buktikan Fakta

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:56 WIB

Malam Berganti Pagi di Tengah Asap, Kapolres Inhil Pimpin Perjuangan 9 Hari Menjaga Bumi Inhil dari Bara

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:18 WIB

Kabel Semrawut Masih Menggantung, Jawaban PLN Dipertanyakan

Berita Terbaru

Kemendagri melalui Ditjen Bina Pembangunan Daerah melaksanakan Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Program LSDP di Balai Tawang Arum, Kompleks Balai Kota Solo. (Dok. Istimewa)

Bina Bangda

Restuardy Daud: Daerah Jadi Kunci Penguatan Pengelolaan Sampah

Selasa, 1 Sep 2026 - 14:19 WIB