BeritaDaerahPolitik

Bupati H. Aliong Mus Mengukuhkan Bapak Asuh Anak Stunting Kabupaten Pulau Taliabu

1618
×

Bupati H. Aliong Mus Mengukuhkan Bapak Asuh Anak Stunting Kabupaten Pulau Taliabu

Sebarkan artikel ini

 

Taliabu Maluku Utara,Mediainvestigasi.Net- Senin tanggal 17 Oktober 2022, pukul 10.30 WIT, bertempat di ruang Rapat Kantor Bupati H. Aliong Mus.,ST, Desa Bobong Kecamatan Taliabu Barat Kab. Pulau Taliabu, Prov. Maluku Utara, telah dilaksanakan kegiatan pengukuhan Program Bapa Asuh Anak Stunting (BAAS) pada upaya penurunan Stunting di Kab. Pulau Taliabu yang di selenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kab. Pulau Taliabu.

Dimana kegiatan ini di hadiri langsung oleh :

1. H. Aliong Mus (Bupati Kab Pulau Taliabu)

2. Hj. Yolanda Zahra Aliong Mus (Ketua PKK sekaligus Duta Stunting Kab. Pulau Taliabu)

3. M. Taufik Toib Koten (Wakil Ketua I DPRD Kab. Pulau Taliabu)

4. Sukur Boereo (Asisten I Setda Kab. Pulau Taliabu)

5. Ma’ruf S.Pd (Asisten II Setda kab pulau Taliabu)

6. Para Anggota DPRD Kab. Pulau Taliabu

7. Serma Rijal (Mewakili Danramil 1510-02/Bobong)

8. Bahkan sejumlah Kepala OPD Kab. Pulau Taliabu beserta tamu undangan

Melalui dambutan H. Aliong Mus Bupati Kabupaten Pulau Taliabu mengatakan bahwa sebagai Locus stunting walaupun kita masih baru tapi kita mendapatkan perhatian khusus seperti ini percepatan penurunan Stunting Pusat kenapa itu karena berkat kerjasama yang sungguh-sungguh dari semua pihak terlibat sehingga saat ini progres kegiatan tim percepatan untuk penurunan stunting Kabupaten Pulau Taliabu, pintanya.

H. Haliong Mus Bupati Kabupaten Pulau Taliabu juga mengpresiasi dukungan langsung dari pemerintah Pusat pertama-tama saya mengajak kepada kita semua untuk selalu menyayangi dan syukur ke pada Allah subhanahu Wa ta’ala Tuhan Yang Maha Esa karena atas petunjuk bimbingan dan karunia serta nikmat dari Allah. Swt kepada kita semua sehingga pada hari ini kita dapat hadir tempat ini untuk mengikuti pengukuhan Bapak asuh dan anak stunting di Kabupaten Pulau Taliabu.

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting, merupakan formulasi program yang dituangkan di dalam Perpres tersebut berbasis keluarga berisiko stunting dengan penekanan pada penyiapan kehidupan berkeluarga, pemenuhan asupan gizi, perbaikan pola asuh, peningkatan akses dan mutu
pelayanan kesehatan, peningkatan akses air minum serta sanitasi Kompleksitas intervensi program percepatan penurunan stunting tidak dapat dilakukan hanya pemerintah saja, kata. H. Haliong Mus Bupati Kabupaten Pulau Taliabu.

Negara juga memberikan ruang serta mengapresiasi atas kontribusi setiap unsur pemangku kepentingan termasuk masyarakat dalam upaya percepatan penurunan stunting
Program Bapak Asuh Anak Stunting hadir

Untuk menyediakan ruang kontribusi pemangku kepentingan untuk turut ambil bagian dalam percepatan penurunan stunting, Semoga dengan adanya program ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam menurunkan angka stunting
di Kabupaten Pulau Taliabu.

Dimana H. Haliong Mus Bupati selaku Kabupaten Pulau Taliabu menjelaskan terkait Program Bapak Asuh Anak Stunting adalah gerakan gotong royong seluruh elemen bangsa dalam mempercepat penurunan stunting yang menyasar langsung keluarga berisiko stunting. Prioritas dalam Program BAAS adalah Baduta Stunting, terkait Ibu Hamil dari Keluarga Berisiko Stunting, Catin keluarga baru
atau pasangan usia subur yang merencanakan kehamilan dari keluarga

Selin itu Indikator Pembangunan Panusia telah di tetapkan dalam RPJMN 2020-2024 diantaranya adalah preferensi stunting menjadi 14% di tahun 2024 dari kondisi 27% di tahun 2019 suatu penurunan yang cukup menantang yang kecepatan penurunan yang diharapkan 2,7% per tahunnya indikator dan penetapan terevisi selaras dengan komitmen Pemerintah Indonesia untuk memenuhi Tujuan Pembangunan Berkesinambungan (TPB) Sustainable Development Goals (SDGs).

khusunya pada tujuan kedua, target Prevalensi Stunting (pendek dan
sangat pendek) pada anak di bawah lima tahun/balita.

Kemudian penekanan pada penyiapan kehidupan berkeluarga pemenuhan asupan gizi perbaikan pola asu dan penegakan akses dan mutu pelayanan kesehatan peningkatan akses air minum serta sanitasi kompleksitas intervensi program penurunan stunting tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah.

Dengan adanya program ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam menurunkan angka Stunting di Kabupaten Pulau hadirin yang berbahagia beberapa asuh anak di samping adalah gerakan gotong royong seluruh elemen bangsa dalam mempercepat langsung keluarga beresiko stanting kertas Satin keluarga baru atas pasangan usia subur yang merencanakan kehamilan dan keluarga beresiko.

Yaitu stunting di atas 2 tahun baru tak tidak Stunting dan keluarga miskin atau risiko tinggi stunting agar program BASS manfaat yang diberikan dalam program bass terbagi keluarga

Adapun dalam upaya percepatan permainan stunting dibutuhkan keterlibatan semua pihak dan salah satunya adalah dengan program Bapak asuh anak slanting untuk itu komitmen sesama harus dibangun dan aksi nyata harus dilaksanakan dengan cara intervensi dan koneksi serta melakukan hal nyata dalam penanggulangan stunting.

Selain itu masyarakat serta institusi perusahaan dan Pisikologi secara aktif bersama-sama mau menjadi dengan melakukan intervensi dan kontribusi untuk terlibat aktif memberikan bantuan penanganan samping itu

Baik berupa pemberian makanan tambahan dan asupan gizi bagian tercukupi bagi bayi dan balita penderita stunting sesuai dengan Perpres 2 tahun 2021 yang dilakukan secara lintas.

Pemerintah daerah juga tak lupa mengucapkan terima kasih kepada bapak dan ibu yang telah tersedia menjadi Bapak asu dan ibu asuh atas anak samping di Kabupaten Pulau

Bupati Kabupaten Pulau Taliabu H. Aliong Mus.,ST juga menyanpaikan aspirasi kepada ketua penggerak PKK sekaligus Duta Stuting Kabupaten Pulau Taliabu H. Haliong Mus Bupati Kabupaten Pulau Taliabu dan seluruh anggota secara langsung yang selalu setia aktif dalam proses stunting

Selain itu juga Bupati Kabupaten Pulau Taliabu H. Aliong Mus.,ST juga berharap pada semua pihak dapat berpartisipasi untuk suksesnya penanganan Stunting, tutupnya.

(Ketua Investingasi Wilayah Indonesia Timur **** La Omy La Tua).