BeritaDaerahPolitik

Sekda Pulau Taliabu, Dr Salim Ganiru Pimpin Upacara Peringatan HUT Ke-78 PGRI dan HGN 2023 Di Halaman Dinas Kabupaten Pulau Taliabu

1337
×

Sekda Pulau Taliabu, Dr Salim Ganiru Pimpin Upacara Peringatan HUT Ke-78 PGRI dan HGN 2023 Di Halaman Dinas Kabupaten Pulau Taliabu

Sebarkan artikel ini

 

Taliabu Maluku Utara, Media Investigasi.net, Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), sekaligus Hari Guru Nasional (HGN) 2023, Sekertaris Daerah Kabupaten Pulau Taliabu Dr. Salim Ganiru menjadi Inspektur upacara pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), sekaligus Hari Guru Nasional (HGN) 2023 bertempat di halaman upacara Dinas Pendidikan Kabupaten Pulau Taliabu, Pada hari Sabtu, 25 November 2023 sekitar Pukul 08.45. WIT, pagi tadi

Dimana walaupun uoacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), sekaligus Hari Guru Nasional (HGN) 2023 di selenggarakan secara sederhana namun tetap berlangsung sukses dan khidmat, Sabtu, 25 November 2023.

Berikut susunan Upacara Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2023 :

1. Pemimpin upacara memasuki lapangan upacara.

2. Pembina upacara mengambil tempat di mimbar upacara

3. Penghormatan kepada pembina upacara.

4. Laporan pemimpin upacara

5. Pembacaan teks Pancasila diikuti oleh seluruh peserta
kebangsaan Indonesia Raya oleh korsik/paduan suara

5. Pengibaran bendera Merah Putih

6. Mengheningkan cipta dipimpin oleh pembina upacara
upacara

7. Pembacaan Teks Pancasila di Ikuti oleh seluruh peserta upacara.

8. Pembacaan naskah Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945

9. Menyanyikan lagu Hymne Guru

10. Amanat pembina upacara

11. Menyanyikan lagu Terima Kasih Guruku

12. Pembacaan Do’a

13. Laporan pemimpin upacara

14. Penghormatan kepada pembina upacara

15. Pembina upacara meninggalkan mimbar upacara

16. Upacara selesai, barisan dibubarkan

Adapun yang hadir pada pelaksanaan Upacara Hari Guru Ke 78 Adalah :

1). Dr. Salim Ganiru (Sekertaris Daerah Kabupaten Pulau Taliabu selaku Pembina Upacara).

2). Syukur Boeroe (Assiten I Setda Kabupaten Pulau Taliabu).

3). Syamsudin Ode Maniwi (Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Pulau Taliabu).

4). Abdul Kadir Nur Ali,.S.Ip,.M.Si, (Kepala Dinas Pengendelaian Penduduk Keluarga Berencana (KB) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Pulau Taliabu).

5). Mansur Mudo (Sekwan DPRD Kabupaten Pulau Taliabu).

6). Dince Muhdin (Kepala Dinas Perindakop Kabupaten Pulau Taliabu).

7). Haruna Masuku (Kepala Satuan Satpol PP Kabupaten Pulau Taliabu).

8). Amir Hayat,S.Pd (Sekertaris Dinas Pendidikan Kabupaten Pulau Taliabu).

9). Para Kepala Sekolah Se – Kabupaten Pulau Taliabu).

10). Para Guru Se -Kecamatan Taliabu Barat (Kabupaten Pulau Taliabu).

11). Staf Dinas Pendidikan (Kabupaten Pulau Taliabu).

Sekertaris Daerah Kabupaten Pulau Taliabu Dr. Salim Ganiru selaku Pembina Upacara dalam sambutannya, menyampaikan langsun Pidato Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Pada Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2023 yang di awali degan ucapan Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Salam sejahtera bagi kita semua, Om swastiastu, Namo buddhaya, Salam kebajikan, Rahayu.

Ibu dan Bapak guru di seluruh Indonesia yang senantiasa saya banggakan,

Tahun ini mungkin menjadi tahun terakhir saya merayakan Hari Guru Nasional sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Hal ini membuat saya merasa sedih, karena saya pasti akan rindu bertemu dengan Ibu dan Bapak semua tapi di balik itu, tersimpan rasa yakin dan optimis yang sangat kuat dalam benak saya.

Saya yakin bahwa Ibu dan Bapak guru sebagai nakhoda tidak mau membalikkan lagi arah dari kapal Merdeka Belajar.

Saya optimis bahwa semua pendidik di seluruh Indonesia masih akan terus bergerak mewujudkan Merdeka Belajar. Keyakinan ini tumbuh dari hal-hal yang berhasil kita capai bersama dalam empat tahun terakhir.

Pada tahun pertama Merdeka Belajar, kita menghapus Ujian Nasional dan memberi kepercayaan kepada guru untuk menilai hasil belajar muridnya. Kita menerapkan Asesmen Nasional agar kita semua berfokus menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan menyenangkan.

Lingkungan belajar yang menumbuhkan kemampuan literasi dan numerasi serta karakter murid.

Lalu di tahun berikutnya, kita meluncurkan Kurikulum Merdeka. Jika Asesmen Nasional mengukur tujuan perubahan, Kurikulum Merdeka memberikan petunjuk jalan
mencapai tujuan itu. Kurikulum Merdeka adalah kurikulum yang ditunggu-tunggu para guru, karena tidak hanya meringankan beban murid berkat pengurangan pada jumlah
materi, dan penekanan pada pemahaman yang mendalam,

Tetapi juga memerdekakan guru untuk mengolah kreativitasnya dan berinovasi dalam mengembangkan
pembelajaran yang menyenangkan sesuai kebutuhan murid.

Ruang untuk belajar dan berbagi di antara sesama guru juga kini semakin luas dengan adanya platform Merdeka Mengajar.

Jutaan guru di seluruh Indonesia sekarang saling terhubung, saling belajar, dan menginspirasi satu sama lain dalam menerapkan Kurikulum Merdeka.

Selanjutnya, terobosan besar kita hadirkan dengan meluncurkan Pendidikan Guru Penggerak.

Program ini berbeda dari pelatihan guru yang sudah ada sebelumnya, karena tujuannya untuk mendorong lahirnya generasi guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah yang mampu memimpin perubahan nyata.

Terakhir, yang juga sangat membahagiakan adalah kita sudah semakin dekat untuk mencapai target satu juta guru ASN PPPK guna memenuhi kebutuhan guru, dan
tentunya meningkatkan kesejahteraan para pendidik.

Ibu dan Bapak guru yang saya hormati,
Semua ini membuat saya percaya bahwa Hari Guru Nasional tahun ini bukanlah salam perpisahan.

Sebaliknya, peringatan Hari Guru Nasional tahun ini adalah penanda
kesatuan tekad kita untuk mengakselerasi kemajuan sistem pendidikan Indonesia.

Oleh karena itu, mari kita rayakan hari ini dengan semangat untuk terus melaju ke depan, dengan derap langkah serentak melanjutkan gerakan Merdeka Belajar, tuturnya.

Sepain itu juga Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, Kasmarni mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setingi-tingginya atas jasa para guru yang telah mengabdikan dirinya dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa.

Menurut Kasmarni, peran guru sangatlah berpengaruh dalam membentuk karakter dan mencetak generasi penerus yang berkualitas, dan PGRI menjadi wadah yang tepat untuk menyatukan para pendidik dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan di era modern.

Dengan mengusung tema :

“Transformasi Guru Wujudkan Indonesia Maju”

Diharapkan PGRI mampu mengerakkan guru, pendidik, dan tenaga kependidikan untuk melahirkan generasi yang unggul dan berkarakter.

“Perjalanan PGRI selalu mewarnai dunia pendidikan Indonesia khususnya dalam memperjuangkan harkat dan martabat guru agar lebih baik. PGRI hadir sebagai wadah perjuangan guru pendidik dan tenaga kependidikan dalam berperang melawan kebodohan dan keterbelakangan,” imbuhnya.

Bupati juga berharap, peringatan HUT ke-78 PGRI dan HGN Tahun 2023 ini dapat menumbuhkan semangat perjuangan dan komitmen dari seluruh stakeholder terkait dalam mencerdaskan anak bangsa melalui dunia pendidikan.

“Makna peringatan ini harus dapat menumbuhkan semangat atau spirit perjuangan kita semua untuk mencerdaskan anak didik kita sebagai generasi emas dan memajukan dunia pendidikan di Negeri Junjungan,” tutup.
.Dr. Salim Ganiru (Sekertaris Daerah Kabupaten Pulau Taliabu).

(Ketua Investigasi Wilayah Indonesia Timur **** La Omy La Tua).