DaerahHukum

Diduga SPBU Di daerah Inhu Menjual BBM Ke Pengumpul Jauh Lebih Menguntungkan Dari Pada Ke Masyarakat Umum

1390
×

Diduga SPBU Di daerah Inhu Menjual BBM Ke Pengumpul Jauh Lebih Menguntungkan Dari Pada Ke Masyarakat Umum

Sebarkan artikel ini

Foto : SPBU Yang Diduga Menjual BBM Ke Pengumpul 

Inhu, MediaInvestigasi.Net – Kegiatan penimbunan minyak BBM dengan  menggunakan jerigen kini mulai marak lagi di kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) , mulai dari BBM bersubsidi jenis Solar dan BBM bersubsidi jenis Pertalite.

Hal ini di sampai kan langsung oleh salah satu pengusaha sebut saja (Ardi) warga desa Bongka Malang kecamatan Kelayang kabupaten Indragiri Hulu. Ia telah menyampaikan kepada wartawan, Minggu 30/10/2023. Ia mengatakan kalau usahanya resmi tidak ilegal seperti pengepul minyak yang lain nya.

” Saya sudah buat izin mulai dari  kementerian, surat izin dari dinas-dinas setempat, semua sudah saya lengkapi, dan nama PT saya PT Berjaya Mitra Pertamina. Selain surat surat izin saya pun sudah berkoordinasi dengan rekanan saya ” orang sipil”, sebut nya.

Ketika wartawan menanyakan dari SPBU mana ia mendapat kan BBM tersebut, Ardi enggan memberikan keterangan.

“Itu privasi bang, yang jelas saya mendapatkan solar dan Pertalite tersebut dengan harga pada umum nya di SPBU, cuma kami menambahkan dengan uang Rp.10.000 rupiah untuk satu jerigen minyak Pertalite dan Rp.17.000 untuk satu jerigen solar, dan kami juga di kutip Rp.50.000 untuk satu kali langsiran, “Ungkapnya.

Kemudian, dari hasil investigasi tim media mendapatkan keterangan dari para pelaku usaha penimbunan BBM bersubsidi tersebut, tentunya SPBU yang berada di Kabupaten Inhu meraup keuntungan yang lebih besar, Dan tim media akan melakukan investigasi ke SPBU Guna mencari tau kebenaran tersebut.

Jika pengusaha mampu berikan uang tips untuk satu buah jerigen, sementara itu masyarakat biasa hanya membayar sesuai kapasitas kendaraan yang mereka bawa, Juah menguntungkan bukan! Kalau di jual ke pengumpul dari pada ke masyarakat umum?.


Di tempat terpisah media investigasi.net menemukan salah satu pelanggan dari pelaku usaha, sebut saja (Dn) dari keterangan pelanggan yang kebetulan menggunakan jasa dari Ardi.

“Kami selaku pengusaha menerima saja, jika cocok harga kami bayar, kebetulan mas (Ard)i menawarkan dengan harga yang masih masuk lah Rp.8.500 perliter untuk BBM jenis solar,” Cetus (dn).

“Kita bagi bagi rezeki lah, sikit-sikit yang penting dapat, karna kebetulan kami juga lagi mengerjakan alat berat jadi butuh pensuplai seperti beliau,”Tutup nya.

Hal seperti ini tentunya harus mendapat perhatian khusus dari pemerintah dan aparat penegak hukum, agar tidak terjadinya kelangkahan BBM di kabupaten Indragiri hulu ini.

Seperti salah satu pengendara roda empat yang enggan di sebut namanya,”saya heran dengan SPBU Di daerah kita ini, kadang mau ngisi mobil aja susah, sebelum Jam empat saja kita sudah tidak ada minyak,” Sebutnya.

” Kalo di pinggir jalan banyak saja orang jual eceran, masak SPBU bisa kehabisan Sementara di jalan banyak” sebut nya dengan agak sedikit kesal.

“Semoga Pihak Pemerintah Dan Aparat Penegak Hukum Indra Giri Hulu dapat menindak tegas para Pelaku di SPBU yang menjual BBM subsidi kepada para pengepul.

(Red/Nanda.A)