DaerahHukum

Heboh Rusli Sekertaris BPBD Kabupaten Halsel Maluku Utara Kabur Saat Liat Wartawan Usai Diperiksa Kejati Malut

1036
×

Heboh Rusli Sekertaris BPBD Kabupaten Halsel Maluku Utara Kabur Saat Liat Wartawan Usai Diperiksa Kejati Malut

Sebarkan artikel ini

Foto : Rusli Sekertaris BPBD Kabupaten Halsel Maluku Utara Kabur Saat Liat Wartawan Usai Diperiksa Kejati Malut

Ternate Maluku Utara, MediaInvestigasi.Net – Sungguh lucu ada apa ya…? salah seorang Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara atas nama (Rusli) “Lari Ketakutan” saat hendak mau diwawancarai oleh sejumlah Wartawan di Provinsi Maluku Utara, usai diperiksa Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara atas dugaan kasus Korupsi Pembangunan Masjid Raya di Kabupaten Halmahera Selatan.

Dimana penyidik kejaksaan tinggi maluku utara kembali melakukan pemeriksaan dua oknum pejabat di lingkup pemerintah kabupaten halmahera selatan, salah satunya adalah Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten halmahera selatan provinsi maluku utara atas nama (Rusli) yang di duga kuat terlibat kasus korupsi penyalagunaan keuagan negara atas pembangunan Masjid Raya, di desa kampung makian, kecamatan bacan selatan.

Adapun pemeriksaan terhadap dua saksi oleh penyidik kejaksaan tinggi maluku utara itu pada selasa 24 oktober 2023. Salah satunya yang di periksa yaitu atas nama Rusli selaku sekretaris badan penanggulangan bencana daerah halmahera selatan yang hendak kabur saat hendak mau di wawancarai oleh sejumlah wartawan di kota ternate provinsi maluku utara.

Lucunya entah kenapa yang membuat sekretaris badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) kabupaten halmahera selatan provinsi maluku utara itu atas nama (Rusli), setelah beberapa jam menjalani pemeriksaan sebagai saksi terlihat saat hendak keluar dari pintu kejati malut sekira pukul 18.50 WIT tiba-tiba lari terbirit-birit karena tak mau diwawancarai sejumlah awak media.

Sekretaris badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) kabupaten halmahera selatan provinsi maluku utara atas nama (Rusli) saat lari terlihat menggenakan celana cokelat dan memakai kemeja putih dan selang tak berapa dirinya saat dihampiri oleh wartawan dia mengaku hanya dipanggil untuk dimintai keterangan dan saat ditanya lebih lanjut.

Namun anehnya kenapa Rusli yang di ketahui adalah Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten halmahera selatan provinsi maluku utara saat mau di wawanca Oleh sejumlah wartawan malah
langsung lari kencang meninggalkan wartawan, disaat lari dia sambil berteriak bahwa kalau dirinya tidak bersalah lantas kenapa lari …?.

Degan aksi yang di lakukan oleh Rusli itu menjadi tanda tanya publik khususnya masyarakat di provinsi maluku utara kalau benar bahwa dia bukan orang tidak bersalah, kenapa harus lari dan berteriak saat berlari kencang menghindari wartawan di depan kantor kejaksaan provinsi maluku utara.

Sementara itu satu pejabat, masih menjalani pemeriksaan hingga pukul 21.31 WIT.

Kepada awak media Kasi Penkum Kejati Malut, Richard Sinaga saat dikonfirmasi membenarkan bahwa, penyidik tengah melakukan pemeriksaan terkait kasus korupsi Masjid Raya di Halsel.

“Dan Keduanya, saya belum tahu nama, saya membenarkan saja dulu,” tutur, Rochard.

Diketahui, kasus dugaan korupsi pembangunan Masjid raya Halsel tersebut ditingkatkan ke tahap penyidikan sesuai dengan surat perintah penyidikan yang dikeluarkan oleh Kepala Kejati Maluku Utara nomor:748/Q.2/Fd.1/09/2022 tanggal 27 September 2022.

Kemudian berkaitan dengan perkara tersebut, atas dugaan korupsi pekerjaan pembangunan masjid raya kabupaten halmahera selatan tahun 2017, 2018 dan 2019, terkait Proyek pembangunan masjid raya kabupaten ini dikerjakan sebanyak tiga tahap yakni, Tahap 1 2027 dan tahap II 2018 dikerjakan oleh PT. Bangun Utama Mandiri sementara tahap III dikerjakan oleh CV. Minanga Tiga Satu.

Sehinggah Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten halmahera selatan provinsi maluku utara atas nama Rusli dan salah satu temannya di lakukan pemeriksaan oleh Penyidik Kejaksaan Tinggi Maluku Utara itu pada Selasa 24 Oktober 2023,” tutup Rochard Penyidik Kejati Maluku Utara.

(Red/Ketua Investigasi Wilayah Indonesia Timur **** La Omy La Tua).