BPKD Padang Pariaman Digitalisasi Pemungutan PBB-P2, Petugas Nagari Dibekali Aplikasi

- Penulis

Selasa, 9 Juni 2026 - 07:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BPKD Padang Pariaman Digitalisasi Pemungutan PBB-P2, Petugas Nagari Dibekali Aplikasi

 

PARIT MALINTANG – Mediainvestigasi.net.- Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman melalui Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) mulai menerapkan sistem digital dalam pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan pajak daerah hingga tingkat nagari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Upaya tersebut disosialisasikan dalam pertemuan antara Kepala BPKD Padang Pariaman, Muhammad Fadhly, dengan pengurus Forum Walinagari Padang Pariaman di ruang rapat BPKD, Jumat (5/6/2026).

Menurut Fadhly, digitalisasi pemungutan PBB-P2 menjadi solusi atas berbagai persoalan yang selama ini muncul dalam pengelolaan pajak daerah, khususnya terkait pencatatan dan pengawasan.

“Selama ini pengumpulan PBB masih banyak dicatat secara manual. Proses penyetoran ke kas daerah atau bank juga dilakukan secara tatap muka, begitu pula pemantauan oleh nagari, kecamatan, dan kabupaten. Kondisi ini menyulitkan evaluasi dan analisis potensi penerimaan pajak,” ujar Fadhly.

Ia menjelaskan, melalui aplikasi yang disiapkan, seluruh transaksi dan aktivitas pengumpulan akan dicatat secara digital sehingga lebih mudah dipantau dan dipertanggungjawabkan.

Dalam pertemuan tersebut hadir Ketua Forum Walinagari Padang Pariaman sekaligus Walinagari Balah Aia, Joni Friadi, bersama sejumlah walinagari lainnya, di antaranya Nofri Hadi Saputra (Koto Tinggi), Yudhi Ferianto (Lubuak Pandan), Ismael Ali (Batu Kalang), Febriwendi Firdaus (Sicincin), dan Zulhadi (Campago).

Selain membahas digitalisasi pemungutan pajak, Forum Walinagari juga menyampaikan sejumlah usulan terkait pengelolaan Dana Bagi Hasil (DBH) serta insentif bagi petugas pemungut pajak di nagari.

Joni Friadi berharap pemerintah daerah dapat segera menyelesaikan regulasi teknis penggunaan DBH nagari menyusul terbitnya Peraturan Bupati terbaru. Ia juga meminta perhatian terhadap petugas kesehatan pemungut pajak sebagai bentuk motivasi dalam meningkatkan penerimaan daerah.

Baca Juga :  Ngeri! Anak Direkrut Jaringan Teror Lewat Game Online, Densus 88 Ungkap Faktanya

“Kami mengharapkan percepatan regulasi penggunaan DBH nagari. Selain itu, insentif bagi petugas pemungut PBB juga perlu diperhatikan agar mereka semakin termotivasi meningkatkan pencapaian pajak daerah,” kata Joni.

Menyanggapi hal tersebut, Fadhly menyebutkan bahwa penerapan Peraturan Bupati Nomor 19 Tahun 2025 akan segera ditindaklanjuti melalui peraturan turunan yang penyusunannya juga akan melibatkan masukan dari para walinagari.

“Kita akan membenahi tata kelola ke depan agar penggunaan DBH nagari benar-benar sesuai dengan tujuan yang diharapkan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, BPKD juga memperkenalkan aplikasi pengumpulan PBB-P2 yang akan digunakan petugas di nagari. Aplikasi tersebut dirancang untuk memudahkan proses pengumpulan, pemantauan, dan evaluasi pembayaran pajak.

Fadhly menjelaskan, sistem baru tersebut telah terintegrasi dengan metode pembayaran digital melalui QRIS dan Virtual Account (VA). Selain pembayaran individu, aplikasi juga mendukung pembayaran secara kolektif yang dicatat berdasarkan akun masing-masing petugas pemungut.

“Walinagari dapat mengumpulkan secara langsung berapa penerimaan yang dikumpulkan petugas korong setiap hari. Ini akan mendorong akuntabilitas yang selama ini menjadi tantangan,” katanya.

Kegiatan ditutup dengan kunjungan ke Layanan Mandiri di front office BPKD Padang Pariaman. Fasilitas tersebut memungkinkan masyarakat mengakses berbagai layanan perpajakan secara mandiri, mulai dari pengajuan layanan pajak, pengecekan tagihan, hingga pembayaran pajak melalui QRIS dan Virtual Account.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aliansi Petani Kelapa Desak DPRD Inhil Gelar RDP, Cari Solusi Konkret bagi Petani
npektorat Tapanuli Tengah, Pastikan Dugaan Pemotongan Jadup Kades Sibio-bio Tidak Benar
SDN 210 Sanrangeng Sulap Keterbatasan Jadi Taman Literasi dan Numerasi
Bupati Tapteng Masinton Pasaribu Pimpin Pengarahan ASN : Minta OPD Ubah Pola Kerja Cepat, Target Terukur, dan Berdampak Nyata
Kapolres Padang Pariaman Ajak Warga Sintoga Perangi Narkoba dan Kekerasan terhadap Perempuan-Anak
Sekdakab Tapteng Binsar TH Sitanggang Pimpin Apel Gabungan ASN : Tekankan Disiplin, Inovasi Digital, dan Integritas
Wakapolres Soppeng Hadiri HUT IWO ke-14, Perkuat Sinergi Polri dan Insan Pers
Bertambah, Polda Riau Kini Tangani 45 Kasus Karhutla, 49 Orang Jadi Tersangka
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 21:36 WIB

Aliansi Petani Kelapa Desak DPRD Inhil Gelar RDP, Cari Solusi Konkret bagi Petani

Senin, 7 September 2026 - 20:16 WIB

npektorat Tapanuli Tengah, Pastikan Dugaan Pemotongan Jadup Kades Sibio-bio Tidak Benar

Senin, 7 September 2026 - 16:15 WIB

SDN 210 Sanrangeng Sulap Keterbatasan Jadi Taman Literasi dan Numerasi

Senin, 7 September 2026 - 16:10 WIB

Bupati Tapteng Masinton Pasaribu Pimpin Pengarahan ASN : Minta OPD Ubah Pola Kerja Cepat, Target Terukur, dan Berdampak Nyata

Senin, 7 September 2026 - 16:06 WIB

Kapolres Padang Pariaman Ajak Warga Sintoga Perangi Narkoba dan Kekerasan terhadap Perempuan-Anak

Berita Terbaru