Taliabu Maluku Utara, Mediainvestigasi.Net–Sunguh malang nasib Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) Negri 1 Taliabu Barat yang terletak di Desa Bobong Kecamatan Taliabu Barat Kabupaten Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara mengalami Insiden robohnya Tower Radio setinggi 60 M yang sudah lama tidak berfungsi ambruk pada saat Siswa dalam keadaan proses belajar mengajar di dalam kelas pada hari selasa tanggal 25 Juli 2023, pukul 11.30 Wit siang tadi.
Dimana berdasarkan kornololgis kejadian Tower Radio setinggi 60 M yang sudah lama tidak berfungsi itu tiba-tiba roboh menimpa bangunan sekolah SMK N 1 Pulau Taliabu yang mana di ketahui Tower tersebut telah berusia 13 tahun yang dibangun sejak tahun 2010 di ketahui sudah tidak berfungsi bahkan sudah berkarat.
Kejadian itu saat siswa didalam kelas masih keadaan proses belajar mengajar tiba-tiba ambruk akibat peristiwa tersebut siswa langsung berpencar keluar ruagan sekolah untuk menyelamatkan diri masing-masing.
Tower Radio setinggi 60 M
yang roboh itu mengenai 2 (Dua) atap ruangan kelas hingga kerusakannya menembus pelafon dalam insiden tersebut tidak menelan korban jiwa.
Sementara Kepala Sekolah SMK Negri 1 La Ode Sarantio pada sejumlah awak media melalui via tlpn dirinya menjelaskan bahwa robohnya Tower Radio setinggi 60 M kami pihak sekolah sudah berupaya berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait Dinas Kominfo Kabupaten Pulau Taliabu dan Dinas Pendidikan Kabupaten Pulau Taliabu untuk segera memindahkannya akan tetapi Samapi dengan saat ini belum ada tanggapan hinggah pada akhirnya tower itu roboh dan sekolah kami jadi sasaranya.
Salah seorang pekerja bagunan Ilyas juga menjelaskan kornologis kejadian robohnya Tower Radio setinggi 60 M yang terhadi pada hari selasa tanggal 25 Juli 2023 pukul, 11.30.Wit tiba-tiba tower roboh karna angin kencang sejumlah murid SMK 1 Negri Pulau Taliabu masih di dalam ruangan langsung keluar dari ruangan karna takut atap sekolah ambruk ke bawah, ucapnya.
Adapun Kerugian Materil Adalah :
1). Tower Radio Milik Kementrian Kominfo
2). (Dua) Ruangan kelas
Kepada Wartawan saat wawancara di lokasi kejadian Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Pulau Taliabu Basludin La Besi tegas menyampaikan bahwa Tower Radio setinggi 60 M yang ambruk itu tidak tercatat di aset dinas informasi dan komunikasi, saya sudah berkomunikasi degan beberapa instansi teknis mengenai hal tersebut.
Hal tersebut kami mendapat penjelasan langsung dari salah satu staf Dinas Perhubungan Kabupaten Pulau Taliabu bahwa Tower Radio setinggi 60 M yang ambruk mengenai Sekolah SMK 1 Negri 1 Taliabu Barat Kabupaten Pulau Taliabu itu tidak masuk dalam aset Daerah.
Melainkan Tower Radio setinggi 60 M itu masuk aset pusat yang di bagun menggunakan Dana APBN jadi tak ada sangkut pautnya degan Daerah Kabupaten Pulau Taliabu, tuturnya.
Untuk menghidari hal-hal yang tidak diinginkan Kepala Dinas Kominfo dan Informasi Kabupaten Pulau Taliabu Basludin La Besi bersama Stafnya serta sejumlah Wartawan Kabupaten Pulau Taliabu mengambil inesiatif dan langsung turun ke lokasi kejadian menurunkan besi Tower Radio setinggi 60 M yang masih tersangkut ada di atas atap sekolah.
Hanya degan waktu kurang lebih 1 jam akhirnya besi Tower Radio setinggi 60 M itu berhasil di ewakuasi mengunakan alat pemotongo besi,tutupnya.
(Ketua Investigasi Wilayah Indonesia Timur **** La Omy La Tua).











