Taliabu Maluku Utara,Investigasi.net, Pembukaan Seleksi Tilawatil Qur’an ke lima tingkat Kabupaten Pulau Taliabu, digedung balai Rakyat Desa Kilong, Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab) Maluku Utara, Jum’at, 17/03/2023.
Dimana Pembukaan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) di Hadiri Langsung Oleh :
1). Dr. Salim Ganiru (Sekda Kabupaten Pulau Taliabu).
2). Ma’ruf (Asisten 2 Setda Kabupaten Pulau Taliabu).
3). Muh. Jainal Azhar (Waka 1 DPRD Kabupaten Pulau Taliabu).
4). Rinto Hasan S.H (Kasi Datun Kejari Pulau Taliabu).
5). Kamarudin (Mewakili Kemenag Kabupaten Pulau Taliabu).
6). Kapten Czi Edwin Efendi.U (Danramil 1510-02/Bobong).
7). Ipda Eky Latarima (Mewakili Kapolres Pulau Taliabu).
8). Para Pimpinan OPD Kabupaten Pulau Taliabu.
9). Para Camat Se-Kabupaten Pulau Taliabu.
10). Para Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Se-Kabupaten Pulau Taliabu.
11. Serta Peserta seleksi -+ 100 orang
Mewakili sambutan Bupati Kabupaten Pulau Taliabu H.Aliong Mus,. ST, yang dibacakan langsung oleh Sekretaris Daerah, Dr.Salim Ganiru, menyampaikan bahwa Bangsa kita adalah Bangsa yang matoritas penduduknya memeluk Agama Islam, Sehingga kita harus bangga dan bersyukur atas anugrah besarnya penganut islam.
Sehingga tidak dibarengi dengan kualitasnya maka kiranya visi Islam untuk menjadi Rahmatan Lilalamin sulit tercapai.
Untuk berpijak pada AlQur’an dan Hadist, umat islam wajib memperbaiki kualitas pribadi umatnya secara menyeluruh, tutur. Salim Ganiru.
Sekda Kabupaten Pulau Taliabu Salim Ganiru juga menambahkan kunci untuk perbaikan kualitas manuju sumber daya insani, yang teranugrah berahlakul karimah, sehingga Al-Qur’an dan Hadist dibaca, dipahami maknanya dan diamalkan.
Melalui seleksi Tilwatil Qur’an (STQ) tingkat Kabupaten Pulau Taliabu, kita beriktiar agar Al-Qur’an diakrabi, di pelajari, dipahami dan diamalkan agar tumbuh minat yang tinggi untuk mendalaminya, ucap. Salim Ganiru.
Serta Salim Ganiru juga menyampaikan bahwa perlunya motifasi yang mendasari kemapuan membaca dan memahami Al-Qur’an, serta mampu menjadikannya sebagai pedoman hidup.
Oleh karena itu dorongan ini iman ini dapat diartikan sebagai pancak kecerdasan spritual “Insan yang memiliki kecerdasan spritual, akan terpantul semagat lahir dan batin dalam beribadah, untuk meraih surga sebagai puncak kebahagiaan.
Dirinya juga merasa bahagia bila melihat orang lain bahagia dan selalu mengajak orang dalam kebahagian kita membutuhkan manusia-manusia yang cerdas intelektualnya dan emosionalnya, cerdas spritualnya sehingga Selalu menebar benih kebaikan.
Melalui momentum (STQ) ke lima di Kabupaten Pulau Taliabu, hendaknya menjadi momentum bagi kita semua untuk kembali membuka kita suci Al-Qur’an dan mulai membacanya dan harus berupaya memahaminya secara komprehensif.
Semoga penyelenggaran STQ di Kabupaten Pulau Taliabu ini, dapat terlaksana dengan lancar dan sukses sesuai harapan kita semua, tutup. Salim Ganiru.
(Ketua Investigasi Wilayah Indonesia Timur **** La Omy La Tua).











