Segera Direhabilitasi, Irigasi Ladang Laweh Lubuak Sikoci Akan Kembali Aliri Ribuan Hektar Sawah di Padang Pariaman

- Penulis

Kamis, 28 Agustus 2025 - 08:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ;Bupati JKA Meninjau Irigasi Ladang Laweh Lubuak Sekoci..(Dok istimewa)

 

 

Padang Pariaman. Mediainvestigasi.net.- Upaya Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis (JKA) untuk terus berkoordinasi dan melobi pembangunan infrastruktur daerah kembali menghasilkan hasil. Salah satunya terkait rehabilitasi Irigasi Ladang Laweh Lubuak Sikoci di Nagari Sicincin, Kecamatan 2 x 11 Enam Lingkung, yang telah lama rusak.

 

Hari ini, Senin (25/8), Bupati JKA bersama Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V, Kepala Dinas SDABK, Sekda Rudy Repenaldi Rilis, anggota DPRD Padang Pariaman, serta sejumlah kepala perangkat daerah, meninjau langsung lokasi irigasi yang akan segera direhabilitasi tersebut.

 

“InsyaAllah tahun 2025 ini kita akan mulai pembangunannya. Tinggal menunggu arahan dari Kementerian PUPR, mudah-mudahan segera bisa dilaksanakan,” ungkap Bupati JKA.

 

Menurut Bupati, rehabilitasi irigasi ini sangat penting karena ribuan hektar lahan pertanian, termasuk sawah dan tambak perikanan di sekitar Lubuk Pandan hingga kawasan sekitarnya, sangat bergantung pada aliran udara dari bendungan tersebut.

 

“Kalau irigasi ini sudah diperbaiki, dunsanak kita yang bertani dan bersawah akan jauh lebih terbantu. Kita ingin lancarkan pembangunannya agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat luas,” tambah JKA.

 

Ia juga mengingatkan agar seluruh pihak ikut mendukung lancarnya proyek ini.

 

“Mari kita berkolaborasi, jangan ada yang bersaudara. Karena ini demi kebaikan kita bersama. Kita bersyukur walaupun masih dalam kondisi efesiensi anggaran namun Alhamdulillah kita tetap bisa berupaya maksimal untuk pembangunan di Padang Pariaman,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala BWS Sumatera V, Naryo Widodo, menyebutkan bahwa pada tahun ini telah tersedia anggaran awal sebesar Rp6 miliar untuk memulai rehabilitasi Irigasi Ladang Laweh Lubuak Sikoci.

Baca Juga :  Sambut Hardiknas, Dikbud 2026 Pulau Taliabu Gelar Berbagai Lomba Puisi Serta Berbagai Lomba Tarian Murid

 

“Rehabilitasi ini akan mengairi sekitar 2.000 hektar sawah di Padang Pariaman. Tentu masih membutuhkan tambahan anggaran untuk memaksimalkan pengerjaan. Oleh karena itu, kami akan terus berkolaborasi dan mendorong Kementerian agar bisa menambah dukungan anggaran di tahap berikutnya,” jelas Naryo.

 

Ia juga meminta dukungan penuh dari pemerintah daerah dan masyarakat sekitar agar pengerjaan nantinya berjalan lancar.

 

Dengan dimulainya rehabilitasi ini, diharapkan sistem irigasi Ladang Laweh Lubuak Sikoci kembali berfungsi optimal, sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat Padang Pariaman

 

***(Rafdy G)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Srijaya keluhkan irigasi air kering kepada anggota DPRD OKUT I Ketut budiyasa pada saat Reses didesa
Ketua Investigasi LPK GPI Tegas Minta Hentikan Tambang Pasir Ilegal Air Beringin Jaya  Meluap Merusak Ruas Jalan Pemilik Tambang Di Tegur Malah Melotot
100 Siswa Keracunan MBG di Cirebon, Jawaban Pemerintah Kita Sudah Hafal
Bupati Nias Utara Terima Kunjungan Kerja Kapolres Nias Perkuat Komunikasi & Kolaborasi
Puskesmas Nggele Bukan Fasilitas Kesehatan Tapi Puskesmas Panggil Penjaga
Beli 7 Dapat 9 Kubik” – Pasir Proyek Kantor Wali Nagari 4 Koto Palembayan Jadi Sorotan, Wali Nagari Diduga Sopiri Sendiri
Bupati Bersama Ketua DPRD Hadiri Simposium Energi Nasional Deklarasi Ketahanan Dan Kemandirian Energi
Bupati Nias Utara Menutup Secara Resmi Open Turnamen Bola Voli Bupati Cup Nias Utara 2026
Berita ini 12 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Warga Srijaya keluhkan irigasi air kering kepada anggota DPRD OKUT I Ketut budiyasa pada saat Reses didesa

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:26 WIB

Ketua Investigasi LPK GPI Tegas Minta Hentikan Tambang Pasir Ilegal Air Beringin Jaya  Meluap Merusak Ruas Jalan Pemilik Tambang Di Tegur Malah Melotot

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:32 WIB

100 Siswa Keracunan MBG di Cirebon, Jawaban Pemerintah Kita Sudah Hafal

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:23 WIB

Bupati Nias Utara Terima Kunjungan Kerja Kapolres Nias Perkuat Komunikasi & Kolaborasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Puskesmas Nggele Bukan Fasilitas Kesehatan Tapi Puskesmas Panggil Penjaga

Berita Terbaru