Pimpin BKN Jadi Instansi yang Memudahkan ASN, Prof. Zudan: Untuk Apa Mempersulit Karier Orang

- Penulis

Kamis, 10 September 2026 - 06:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ptof. Zudan usai Rapat Koordinasi Kepegawaian bagi Instansi Wilayah Kerja Kantor Regional III BKN Bandung. (Dok. Istimewa)

Ptof. Zudan usai Rapat Koordinasi Kepegawaian bagi Instansi Wilayah Kerja Kantor Regional III BKN Bandung. (Dok. Istimewa)

MEDIAINVESTIGASI.NET  – Humas BKN, Di tengah arahannya dalam Rapat Koordinasi Kepegawaian bagi Instansi Wilayah Kerja Kantor Regional III BKN Bandung, Kepala BKN, Prof. Zudan ingin membawa BKN sebagai instansi pembina manajemen ASN yang menghadirkan layanan kepegawaian yang semakin mudah, cepat, dan berdampak bagi ASN.

Ia meminta seluruh para pengelola kepegawaian instansi untuk berani memangkas prosedur yang tidak memberikan nilai tambah, dan tidak lagi mempersulit proses pengembangan karier ASN.

“Untuk apa mempersulit karier orang. Semangatnya adalah memudahkan karier ASN dengan 15 kebijakan BKN. Kalau BKN sudah memberikan kemudahan, untuk apa ibu bapak yang di tingkat operasional teknis justru memberikan sifat yang menyulitkan,” imbau Prof. Zudan saat memberikan arahan pada Rapat Koordinasi Kepegawaian di Bandung, Rabu (09/09/2026). Ia mengarahkan agar transformasi layanan kepegawaian tidak hanya dilakukan melalui penerbitan kebijakan, tetapi harus benar-benar dimplementasikan dan berdampak.

Kebijakan yang telah memberikan ruang kemudahan bagi ASN, menurutnya, harus diikuti dengan perubahan cara kerja di tingkat operasional. Terkait itu, Prof. Zudan mengungkapkan masih menerima sejumlah laporan mengenai layanan kepegawaian yang belum berjalan optimal. Di antaranya, yakni seperti keterlambatan penyampaian hasil uji kompetensi serta proses pencantuman gelar akademik dan gelar profesi yang masih dipersulit.

Prof. Zudan mengarahkan agar kondisi tersebut perlu segera dibenahi dengan melihat kembali setiap tahapan layanan, apakah benar-benar dibutuhkan, memberikan nilai tambah, atau justru menjadi beban administratif bagi ASN. “Maka saya betul-betul ingin membuat dunia kepegawaian kita, prosedur-prosedur yang tidak penting itu kita buang. Mari kita dorong pelayanan kepegawaian yang memudahkan,” tegasnya.

Senada dengan arahan Kepala BKN, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, sepakat bahwa pengelolaan ASN harus diarahkan untuk menghasilkan aparatur yang kompeten, berkinerja, dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. “Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga mengembangkan instrumen digital untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data, salah satunya melalui aplikasi Satu Data Jawa Barat (Sada Jabar). Pemanfaatan data kami gunakan untuk membantu pemerintah mengidentifikasi persoalan yang berkembang di masyarakat, sekaligus memastikan kebijakan dan program yang dijalankan semakin tepat sasaran,” jelasnya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kabupaten Nias Utara Mengikuti Kegiatan Pengembangan Ekonomi Biru Di Provinsi Sumut

 

Mengusung tema “ASN Bergerak, Manajemen Talenta Menguat, Asta Cita Berdampak”, Kepala Kantor Regional III BKN, Wahyu, mengatakan Rapat Koordinasi Kepegawaian Instansi se-wilayah kerja Kanreg BKN Bandung ini, bertujuan untuk memperkuat sinergi pengelolaan ASN antara BKN dan instansi pemerintah di wilayah Jawa Barat dan Banten. “Bersinergi bersama-sama membangun manajemen ASN untuk Jabar dan Banten yang lebih baik dan produktif,” ujar Wahyu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Cepat dan Tanggap Tangani Banjir, Wabup Padang Pariaman Salurkan Bantuan dan Turunkan Alat Berat di Batang Gasan
‎Dekatkan Pelayanan kepada Masyarakat, Wabup Rahmat Ajak Warga Aktifkan IKD dan Jadi Agen Pelinsos
​Wujudkan Sanitasi Layak, TNI dan Masyarakat Kuala Lemang Gotong Royong Malam Hari di TMMD ke-130
Sinergi Tanpa Batas: TNI-Polri dan Warga Gotong Royong Semenisasi Jalan 1 Km di TMMD Ke-130 Kodim 0314/Inhil
DUGAAN PENYEKAPAN DI YOGYAKARTA, ALICE SRIE ANITHA MINTA PERKARA DITELUSURI
Kasdim 0314/Inhil Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan di Desa Kuala Lemang, Bangkitkan Semangat Bela Negara Melalui TMMD ke-130
Bupati Bungkam Soal Anggaran Media dan Nepotisme, Ketua AWI Kampar Sebut Pemimpin Kok Takut Jawab Rakyat
Pacu Pembangunan Desa, Kodim 0314/Inhil Gesa Pengerjaan Semenisasi Jalan TMMD ke-130 di Keritang
Berita ini 44 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:54 WIB

‎Cepat dan Tanggap Tangani Banjir, Wabup Padang Pariaman Salurkan Bantuan dan Turunkan Alat Berat di Batang Gasan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:35 WIB

‎Dekatkan Pelayanan kepada Masyarakat, Wabup Rahmat Ajak Warga Aktifkan IKD dan Jadi Agen Pelinsos

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:03 WIB

​Wujudkan Sanitasi Layak, TNI dan Masyarakat Kuala Lemang Gotong Royong Malam Hari di TMMD ke-130

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:58 WIB

Sinergi Tanpa Batas: TNI-Polri dan Warga Gotong Royong Semenisasi Jalan 1 Km di TMMD Ke-130 Kodim 0314/Inhil

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:12 WIB

DUGAAN PENYEKAPAN DI YOGYAKARTA, ALICE SRIE ANITHA MINTA PERKARA DITELUSURI

Berita Terbaru