Pertahanan Negara Tak Lepas dari Peran Tokoh Agama

- Penulis

Minggu, 21 September 2025 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin foto bersama Uskup Agung Jakarta Kardinal Ignatius Suharyo. (Dok. Istimewa)

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin foto bersama Uskup Agung Jakarta Kardinal Ignatius Suharyo. (Dok. Istimewa)

MEDIAINVESTIGASI.NET – Pertemuan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dengan Uskup Agung Jakarta Kardinal Ignatius Suharyo pada 16 September 2025 bukan sekadar agenda protokoler, tetapi cerminan pentingnya silaturahmi kebangsaan. Di tengah dinamika sosial dan politik yang kerap menguji kohesi nasional, dialog antara pemerintah dan pemuka agama menjadi fondasi strategis dalam menjaga persatuan.

Tokoh agama memiliki posisi moral yang kuat dalam membimbing umat, sementara Kementerian Pertahanan memegang peran vital dalam menjaga kedaulatan negara. Ketika dua elemen ini bersinergi, lahirlah kekuatan ganda: ketahanan spiritual dan ketahanan nasional. Pesan yang ditegaskan Menhan Sjafrie, bahwa pertahanan negara adalah tanggung jawab bersama, patut menjadi pengingat bahwa ancaman perpecahan tidak hanya datang dari luar, tetapi juga dari dalam melalui ideologi pemecah belah.

Indonesia, sebagai negara majemuk, memerlukan ruang dialog lintas iman yang terus dipelihara. Kunjungan Kardinal Suharyo ke Kemhan menunjukkan bahwa perbedaan keyakinan bukanlah sekat, melainkan jembatan menuju kerja sama. Kolaborasi strategis seperti ini menumbuhkan rasa saling percaya antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus memperkuat benteng kebangsaan dari potensi konflik horizontal.

Momentum ini seharusnya menginspirasi kementerian lain dan para pemuka agama untuk membuka lebih banyak kanal komunikasi. Pertahanan bangsa tidak hanya dibangun dengan alutsista, tetapi juga melalui keteguhan nilai, kebersamaan, dan kepedulian antar-umat. Ketika tokoh agama berdiri sejajar dengan pemerintah dalam misi menjaga keutuhan bangsa, rasa aman dan damai akan semakin mengakar di hati rakyat.

Silaturahmi kebangsaan seperti ini layak diperluas dan dikembangkan. Di tengah arus globalisasi dan polarisasi yang mengancam, persatuan hanya dapat dipelihara melalui dialog, kerja sama, dan ketulusan semua elemen bangsa. Pertemuan di Kemhan menjadi pengingat bahwa kekuatan Indonesia sejati terletak pada kemauan bersama untuk terus merawat Bhinneka Tunggal Ika dalam setiap langkah pertahanan negara.

Baca Juga :  Beredar Info Loker dan Link Palsu Rekrutmen Pendamping Desa 2025

Editor: Shendy Marwan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

ZONA HIJAU DIDUGA DIABAIKAN, PEMKAB KLATEN JANGAN TUTUP MATA! WARGA RESAH, SIAPA YANG MENGAWASI?
Antisipasi Dampak Kabut Asap dengan Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat,Bupati Padang Pariaman Instruksikan PJJ Selama Dua Hari
Padang Pariaman Percepat Penegasan Batas Nagari, 58 Nagari Telah Melaksanakan Tahapan Penegasan
Penutupan Porprov XVI Sumbar di Lubuk Alung, Padang Pariaman Ukir Prestasi dengan 261 Medali ‎
Pemulihan Pasca-Bencana Tak Cukup Fisik, Pemkab Padang Pariaman dan KPPPA Tegaskan Pemenuhan Hak dan Partisipasi Anak
TMMD ke-130 Kodim 0314/Inhil: Gotong Royong Prajurit dan Warga Keritang Percepat Pembangunan RTLH
Kemanunggalan TNI dan Rakyat: Kodim 0314/Inhil Genjot Pembangunan RTLH di Desa Kuala Lemang
Tirai Gelap di Ruang Sidang PN Cibinong: Ketika Majelis Hakim Menjadi Benteng Pembungkaman Pers*
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:00 WIB

ZONA HIJAU DIDUGA DIABAIKAN, PEMKAB KLATEN JANGAN TUTUP MATA! WARGA RESAH, SIAPA YANG MENGAWASI?

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Antisipasi Dampak Kabut Asap dengan Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat,Bupati Padang Pariaman Instruksikan PJJ Selama Dua Hari

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Padang Pariaman Percepat Penegasan Batas Nagari, 58 Nagari Telah Melaksanakan Tahapan Penegasan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Penutupan Porprov XVI Sumbar di Lubuk Alung, Padang Pariaman Ukir Prestasi dengan 261 Medali ‎

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Pemulihan Pasca-Bencana Tak Cukup Fisik, Pemkab Padang Pariaman dan KPPPA Tegaskan Pemenuhan Hak dan Partisipasi Anak

Berita Terbaru