BeritaDaerah

Pengusaha di Inhu Jual BBM Subsidi Solar Ke Perusahaan Dengan Harga Rp 8500 Perliter Nya

1455
×

Pengusaha di Inhu Jual BBM Subsidi Solar Ke Perusahaan Dengan Harga Rp 8500 Perliter Nya

Sebarkan artikel ini

Foto : Pengusaha yang Diduga Jual BBM Subsidi Solar Ke Perusahaan Dengan Harga Rp 8500 Perliter Nya

Indragiri Hulu, MediaInvestigasi.Net – Penimbunan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dan Pertalite subsidi tanpa izin. Kali ini terjadi di Desa Bongka malang, Kecamatan lalak, Kabupaten Indragiri  Hulu (Inhu). Di duga pelaku menimbun minyak dan memasarkan ke sebagian perusahaan dan masyarakat yang jauh dari jangkauan SPBU stasiun pengisian bahan bakar.

Dalam aksinya, pelaku diduga menimbun BBM solar dan Pertalite subsidi itu untuk dijual lagi. Kendati demikian, pelaku sempat mengaku kepada pihak wartawan, dengan berdalil bahwasan nya ia resmi dan sudah mendapat izin dari berbagai pihak, Minggu 30/10/23 sebut saja Ardi salah satu pengusaha penimbunan BBM bersubsidi.

” Saya resmi dan berdiri dengan nama PT Berjaya Mitra Pertamina. Selain surat surat izin saya pun berkoordinasi dengan rekanan saya LBH pakde suwito dan beberapa rekanan aparat hukum, sebut nya.

Ketika wartawan menanyakan dari SPBU mana ia mendapat kan BBM tersebut, Ardi enggan memberikan keterangan.

“Itu privasi bang, yang jelas saya mendapatkan solar dan Pertalite tersebut dengan harga pada umum nya di SPBU, cuma kami menambahkan dengan uang Rp.10.000 rupiah untuk satu jerigen minyak Pertalite dan Rp.17.000 untuk satu jerigen solar,

Pengepul BBM bersubsidi sempat kesal sebab semakin hari semakin ada saja biaya tambahan yang di pinta oleh pihak SPBU. biasa nya ia hanya membayar dengan uang tips perjerigen saja, kini di tambah lagi di dengan uang iuran per satu langsiran sebesar Rp. 50.000 rupiah.

” Dulu nya tidak seperti ini, kami hanya bayar uang jerigen saja, sekarang di tambah lagi dengan kutipan setiap 1 kali langsiran di kutip dengan harga Rp.50.000 rupiah. Cetus Ardi.

Sebatas diketahui, pelaku penimbunan BBM ilegal itu membeli solar dan Pertalite subsidi di sejumlah SPBU di wilayah kabupaten Inhu.solar dan Pertalite subsidi yang dibeli dari SPBU tersebut diangkut menggunakan mobil pickup berwarna putih untuk ditimbun. Kemudian dijual kembali dengan pelaku usaha.

Seperti salah satu pengguna jasa ardi PT. MNS (Mandala Sena Nusantara). PT MNS merupakan suatu perusahaan yang bergerak di bidang replanting atau tumbang tanam, yang saat ini berkerja di salah satu kebun KUD ( koperasi unit desa), di kabupaten Inhu.

Dari keterangan pekerja PT MNS sebut saja DN , Ia menyampai kan kepada awak media bahwasan nya ia di pasok minyak oleh Ardi sekitar tiga atau empat hari sekali.

” Kadang kita di antar oleh pengusaha setempat bang ardi, tiga atau empat hari sekali kita di antar solar mengingat kebutuhan untuk alat berat/ excavator kami kurang lebih Enam unit, satu hari nya kami menghabis kan satu ton minyak solar atau 1000 liter,”ungkap nya.

“Kami menerima dari Ardi perjerigen nya Rp.290.000 dengan isi sekitar 34 liter solar. Atau sekitaran Rp 8500 perliter nya,” Tutup dn.