Pantai Gading Tegaskan Dukungan atas Kedaulatan Maroko di Wilayah Sahara

- Penulis

Minggu, 24 Mei 2026 - 03:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pantai Gading Tegaskan Dukungan atas Kedaulatan Maroko di Wilayah Sahara

Rabat –Mediainvestigasi.net– Komitmen internasional untuk mendukung keutuhan wilayah Kerajaan Maroko kian menunjukkan perkembangan yang solid. Republik Pantai Gading (Côte d’Ivoire) secara resmi menegaskan kembali posisinya yang kokoh dan konstan dalam menghormati integritas teritorial serta kedaulatan mutlak Maroko atas seluruh wilayahnya, termasuk wilayah Sahara.

Pernyataan diplomatik tersebut dituangkan dalam sebuah Komunike Bersama (Joint Communiqué) yang dirilis menyusul pertemuan bilateral tingkat tinggi di Kota Rabat antara Menteri Urusan Luar Negeri, Kerja Sama Afrika, dan Ekspatriat Maroko, Nasser Bourita, dengan Menteri Negara, Menteri Urusan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Republik Pantai Gading, Nialé Kaba. Kamis, 21 Mei 2026. Pertemuan ini sekaligus menandai kunjungan kerja perdana Nialé Kaba ke Kerajaan Maroko sejak mengemban tugas sebagai kepala diplomasi negaranya.

Dalam kesempatan tersebut, Nialé Kaba menegaskan kembali komitmen tanpa ragu dari Pantai Gading terhadap Inisiatif Rencana Otonomi yang diajukan oleh Maroko. Senada dengan spirit tersebut, Republik Pantai Gading menyambut baik diadopsinya Resolusi 2797 secara bersejarah oleh Dewan Keamanan PBB pada 31 Oktober 2025 lalu. Resolusi ini secara kuat mengesahkan bahwa skema otonomi khusus di bawah payung kedaulatan Maroko merupakan satu-satunya basis yang serius, kredibel, dan langgeng untuk mencapai resolusi politik yang komprehensif atas perselisihan regional tersebut.

Merespons hal itu, Menlu Nasser Bourita menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada Pemerintah Pantai Gading atas konsistensi sikap persaudaraan tersebut. Bourita menekankan bahwa pembukaan Kantor Konsulat Jenderal Pantai Gading di Kota Laayoune pada 18 Februari 2020 silam menjadi bukti nyata di lapangan mengenai kuatnya kemitraan strategis yang mengikat kedua negara bersaudara ini di tingkat tertinggi pemerintahan.

Baca Juga :  ​Sinergi TMMD ke-130: Kodim 0314/Inhil dan Masyarakat Kuala Lemang Gotong Royong Bauksitkan Fasilitas Sanitasi

Validasi Hukum Internasional atas Integrasi Geopolitik

Perkembangan diplomasi positif di kawasan Afrika Utara ini turut memantik respons strategis dari tanah air. Wilson Lalengke selaku Presiden Persaudaraan Indonesia Sahara Maroko (Persisama), memberikan pandangannya mengenai ketegasan sikap Pantai Gading yang dinilai mempercepat tercapainya konsensus global.

“Langkah konsisten yang ditunjukkan oleh Republik Pantai Gading merupakan bentuk validasi hukum internasional yang sangat objektif. Ketika sebuah negara besar di Afrika Barat seperti Pantai Gading secara berulang menegaskan dukungannya terhadap integritas teritorial Maroko dan menyambut baik Resolusi 2797 Dewan Keamanan PBB, hal ini menandakan bahwa narasi separatisme yang diembuskan pihak tertentu sudah kehilangan legitimasi di tingkat regional maupun global,” ujar Wilson Lalengke di Jakarta, Jumat, 22 Mei 2026.

Alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 ini juga menambahkan bahwa keberadaan Konsulat Jenderal Pantai Gading di Laayoune sejak tahun 2020 mengukuhkan fakta bahwa pembangunan ekonomi dan stabilitas politik di wilayah Sahara berjalan dengan sangat baik di bawah kepemimpinan Yang Mulia Raja Mohammed VI.

“Kami di Persaudaraan Indonesia Sahara Maroko memandang pengakuan konstan ini sebagai sebuah role model bagi diplomasi modern. Skema otonomi adalah solusi tunggal yang humanis, realistis, dan menjamin kesejahteraan rakyat lokal. Sudah sepatutnya dunia internasional, termasuk Indonesia, berdiri searah dengan keputusan Dewan Keamanan PBB ini demi menjaga perdamaian abadi dan mendorong kerja sama ekonomi yang lebih produktif di kawasan,” pungkas tokoh pers nasional tersebut. (PERSISMA/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Srijaya keluhkan irigasi air kering kepada anggota DPRD OKUT I Ketut budiyasa pada saat Reses didesa
Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, Padang Pariaman Sosialisasikan KIPPRAH hingga Kecamatan dan Puskesmas
Tembus Gelombang dan Lumpur: Kodim 0314/Inhil Pasok Material TMMD Ke-130 ke Desa Kuala Lemang
Kawal Mutu Pembangunan TMMD ke-130: Pengujian Sampel Silinder Beton Pengecoran Jalan Desa Kuala Lemang
Gus Muhaimin Ungkap Kegelisahan saat Sowan UAS: Perpecahan Umat Tak Hasilkan Apa-Apa
Ketua Investigasi LPK GPI Tegas Minta Hentikan Tambang Pasir Ilegal Air Beringin Jaya  Meluap Merusak Ruas Jalan Pemilik Tambang Di Tegur Malah Melotot
‎Pastikan Manfaat Pembangunan Merata, Padang Pariaman Perkuat Pengarusutamaan Gender
Tunjang Perekonomian Masyarakat, Pemkab Padang Pariaman Salurkan 50.000 Benih Ikan di Tujuh Nagari
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Warga Srijaya keluhkan irigasi air kering kepada anggota DPRD OKUT I Ketut budiyasa pada saat Reses didesa

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, Padang Pariaman Sosialisasikan KIPPRAH hingga Kecamatan dan Puskesmas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Tembus Gelombang dan Lumpur: Kodim 0314/Inhil Pasok Material TMMD Ke-130 ke Desa Kuala Lemang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Kawal Mutu Pembangunan TMMD ke-130: Pengujian Sampel Silinder Beton Pengecoran Jalan Desa Kuala Lemang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Gus Muhaimin Ungkap Kegelisahan saat Sowan UAS: Perpecahan Umat Tak Hasilkan Apa-Apa

Berita Terbaru