Menu

Mode Gelap

Berita

Membanggakan! Ketua dan Sekretaris Read Aloud Pasaman Barat Raih Juara Menulis Cerita Anak Dwibahasa

badge-check


					Membanggakan! Ketua dan Sekretaris Read Aloud Pasaman Barat Raih Juara Menulis Cerita Anak Dwibahasa Perbesar

Membanggakan! Ketua dan Sekretaris Read Aloud Pasaman Barat Raih Juara Menulis Cerita Anak Dwibahasa

 

Pasaman Barat, mediainvestigasi.net – Kabar membanggakan datang dari Komunitas Read Aloud Pasaman Barat. Ketua dan sekretaris komunitas tersebut berhasil meraih prestasi dalam Sayembara Penulisan Cerita Anak Dwibahasa yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi Sumatera Barat.
Suasana haru dan bahagia menyelimuti para anggota Read Aloud Pasaman Barat saat pengumuman pemenang yang telah lama dinantikan akhirnya diumumkan melalui akun Instagram Balai Bahasa Provinsi Sumatera Barat pada malam hari.

Nama Fera Susanti, S.Pd, Ketua Read Aloud Pasaman Barat yang juga Wakil Kepala Bidang Humas MTsN 3 Pasaman Barat serta Guru Bahasa Inggris, berhasil mencuri perhatian lewat karya berjudul “Babimba”.

Tak hanya itu, Surya Tresna, Sekretaris Read Aloud Pasaman Barat yang akrab disapa Mom Titha, juga berhasil meraih prestasi melalui karya berjudul “Rumah Baru Baning”. Selain aktif di komunitas literasi, Surya Tresna juga dikenal sebagai editor Majalah Elipsis.
Saat diwawancarai mediainvestigasi.net, Mom Titha mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian tersebut.

“Ini merupakan kebanggaan besar bagi Read Aloud Pasaman Barat. Memang banyak anggota komunitas kami yang ikut dalam sayembara ini. Hari ini mungkin yang beruntung adalah ketua dan sekretaris. Namun saya berharap teman-teman yang belum berhasil jangan berkecil hati. Kegagalan hari ini adalah kemenangan yang tertunda,” ujarnya memberi semangat.

Bagi Surya Tresna, prestasi ini memiliki makna tersendiri. Latar belakang pendidikannya yang berasal dari Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, kemudian bekerja di dunia perbankan selama hampir sepuluh tahun sebelum memilih menjadi ibu rumah tangga dan membangun identitas sebagai penulis, menjadi perjalanan yang tidak mudah.

“Menjadi penulis tentu membutuhkan proses panjang. Namun saya percaya bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk terus belajar dan berkembang,” tuturnya.

Lebih lanjut, Surya Tresna menjelaskan bahwa Read Aloud Pasaman Barat tidak hanya bergerak di bidang literasi, tetapi juga aktif melakukan berbagai kegiatan sosial di tengah masyarakat.
Menurutnya, salah satu tantangan terbesar saat ini adalah menurunnya minat baca anak-anak akibat pesatnya perkembangan teknologi. Banyak anak yang lebih tertarik bermain gawai dibandingkan membaca buku untuk menambah wawasan dan pengetahuan.

“Karena itu kami terus turun ke sekolah-sekolah untuk mengenalkan kembali budaya membaca nyaring kepada anak-anak. Tugas ini memang tidak ringan, tetapi kami melakukannya dengan ikhlas demi masa depan generasi bangsa,” katanya.

Selain kegiatan literasi, komunitas ini juga aktif melakukan kegiatan trauma healing bagi anak-anak yang terdampak bencana alam. Mereka pernah mengunjungi anak-anak korban bencana di Salareh Aia, Kabupaten Agam, serta wilayah Talamau dan Maligi di Kabupaten Pasaman Barat.
Ke depan, Read Aloud Pasaman Barat berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan membaca nyaring di berbagai sekolah, mulai dari tingkat TK, SD hingga MI di Kabupaten Pasaman Barat.

Ketika ditanya mengenai sumber pendanaan kegiatan komunitas, Surya Tresna menjelaskan bahwa dukungan datang dari berbagai pihak yang peduli terhadap dunia literasi.

“Alhamdulillah, setiap kali kami memiliki program kegiatan, selalu ada para donatur yang tergerak membantu. Salah satunya Kak Wulan Partiwi, penulis nasional yang selama ini terus memberikan dukungan kepada kami.

Pada sayembara kali ini, beliau juga kembali meraih juara di dua kategori. Selamat untuk Kak Wulan dan terima kasih atas dukungannya kepada Read Aloud Pasaman Barat,” ungkapnya.
Selain itu, Read Aloud Pasaman Barat juga menjalin kerja sama dengan ADARA, Palang Merah Indonesia Kabupaten Pasaman Barat, serta berbagai donatur lainnya. Dukungan juga datang dari para pengurus dan anggota komunitas yang berasal dari beragam profesi, seperti dokter, pengawas sekolah, bidan, perawat, pegawai, aktivis, hingga ibu rumah tangga.

Dengan semangat gotong royong dan kecintaan terhadap dunia literasi, Read Aloud Pasaman Barat terus berupaya menanamkan budaya membaca kepada anak-anak serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
(Rakiman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

MBG, KORUPSI, DAN PENGKHIANATAN DARI LINGKAR KEKUASAAN

5 Juni 2026 - 01:02 WIB

Polsek Banggai Hadiri Lokakarya Mini Lintas Sektor Guna Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat

4 Juni 2026 - 18:48 WIB

Kapolsek Banggai AKP Jolly R. Lengkong, SH, MH, Hadiri Pelepasan 52 Kafilah Banggai Laut Menuju MTQ Ke-XXXI Di Sigi Sulteng

4 Juni 2026 - 18:20 WIB

Trending di Berita