Awak media Ibukota bersama Ketua Napak Tilas, Sirnah Gali, Didi Djatmiko, ketika di rumah yang disebut angker. (Dok. Istimewa)
Laporan: Shendy Marwan
MEDIAINVESTIGASI.NET – Misteri kelam yang menyelimuti sebuah rumah megah di kawasan elit Puncak Permai, Darmo, Surabaya, perlahan mulai terbuka. Pada Minggu malam, 6 Juli 2025 sekitar pukul 21.30 WIB, awak media ibukota bersama Ketua Napak Tilas, Sirnah Gali, Didi Djatmiko, melakukan penelusuran langsung ke lokasi yang disebut-sebut sebagai rumah paling angker di Surabaya.
Dalam investigasi ini, tim sempat mewawancarai seorang penjaga di sekitar lokasi. Menurutnya, rumah tersebut telah lama menjadi perhatian warga karena aktivitas tak wajar yang pernah terjadi di sana.
“Dulu sering dipakai anak-anak muda buat mabuk-mabukan, pacaran, bahkan katanya pernah ada motor hilang sekitar tahun 2013,” ujar pria tersebut.
Rumah ini sempat hanya ditutup dengan seng, namun sejak satu tahun terakhir telah dibangun tembok permanen atas instruksi dari Pemkot Surabaya. Penutupan ini diduga sebagai langkah tegas terhadap maraknya penyalahgunaan lokasi tersebut.
Namun yang paling menarik, adalah kisah horor dan kabar mistis yang membalut sejarah rumah ini. Beredar cerita bahwa rumah yang sudah kosong sejak tahun 1988 ini dulunya dihuni oleh keluarga kaya raya yang diduga memperoleh kekayaan lewat pesugihan.
Konon, syarat pesugihan itu adalah tumbal nyawa manusia. Namun ketika keluarga tersebut mulai menipu aturan dengan mengganti tumbal manusia menjadi hewan, kutukan pun datang. Mereka tenggelam dalam sebuah kecelakaan kapal yang hingga kini bangkainya tak ditemukan. Dua anggota keluarga yang tersisa pun dikabarkan meninggal di rumah tersebut beberapa waktu setelah tragedi itu.
Tak berhenti di sana, rumah tersebut juga disebut-sebut pernah menjadi lokasi perampokan berdarah hingga kebakaran besar tahun 1997 yang menyisakan puing-puing penuh aura menyeramkan. Bahkan kisahnya pernah diangkat ke layar lebar dalam film horor “Malam Suro di Rumah Darmo” pada 2014.
Meski demikian, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak pemilik rumah maupun Pemkot Surabaya terkait status dan sejarah penuh rumah tersebut. Warga sekitar pun masih berspekulasi, sebagian percaya, sebagian skeptis.
“Kalau pengalaman pribadi sih nggak ada, cuma katanya ada yang pernah lihat orang ngasih sedekah di situ. Dulu juga pernah dipakai tentara zaman Orde Baru,” ujar penjaga tersebut.
Penelusuran ini mengingatkan pentingnya verifikasi fakta sebelum menelan mentah-mentah informasi viral, apalagi yang berkaitan dengan mistik. Namun tak bisa dimungkiri, rumah megah di Puncak Permai ini telah menjadi salah satu ikon rumah hantu paling menyeramkan di Indonesia.














1 Komentar
**back biome**
Mitolyn is a carefully developed, plant-based formula created to help support metabolic efficiency and encourage healthy, lasting weight management.