Kepala BKN, Prof. Zudan: Gunakan 4P untuk Percepatan Birokrasi & Potensi Daerah Situbondo

- Penulis

Kamis, 16 April 2026 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDIAINVESTIGASI.NET – Humas BKN, Dalam kunjungan kerjanya ke wilayah Kabupaten Situbondo, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Dr. Zudan, menyampaikan pentingnya percepatan reformasi birokrasi di daerah melalui penerapan manajemen talenta dan penyederhanaan proses kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Maka itu, Prof. Zudan menekankan prinsip kerja “4P” sebagai kerangka peningkatan kinerja birokrasi, yaitu People berupa kualitas ASN, Process melalui cara kerja yang efektif, Product berupa hasil kerja konkret, dan Perception melalui kolaborasi untuk membangun citra positif.

Seluruh perangkat daerah diarahkan untuk mempercepat layanan publik dengan memangkas prosedur yang tidak diperlukan. “Standar layanan harus mengacu pada empat indikator utama: kemudahan, kecepatan, kemanfaatan, dan kepuasan masyarakat. Hal ini penting untuk membangun persepsi publik melalui kinerja ASN yang profesional dan kolaboratif,” pesannya, dalam rilisnya yang diterima redaksi, Kamis (16/4/2026).

Dalam kesempatan itu, Prof. Zudan mendorong para ASN Situbondo berkolaborasi untuk mengangkat potensi daerah City of Bonsai sebagai identitas yang kuat, terutama karena pengembangan tanaman bonsai yang dinilai memiliki nilai ekonomi dan daya tarik tersendiri. Oleh karena itu menurutnya, pentingnya soliditas ASN dalam mendukung arah kebijakan pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa kinerja birokrasi harus berjalan selaras di bawah kepemimpinan kepala daerah, dan berorientasi pada kualitas pelayanan kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

Jasa Pembuatan website profesional

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepada ASN Pemerintah Kabupaten Situbondo di Pendopo Kabupaten Situbondo, Jumat (10/04/2026), Prof. Zudan mencontohkan praktik baik yang telah diterapkan di BKN untuk terus melakukan penyesuaian kebijakan, dan meningkatkan efektivitas layanan kepegawaian. Di antaranya, yakni penetapan periode kenaikan pangkat sebanyak 12 kali dalam setahun, penghapusan pembatasan jenjang pangkat antara atasan dan bawahan, termasuk penyediaan fitur “Lemari Digital” dalam platform MyASN untuk pengelolaan dokumen kepegawaian.

Baca Juga :  Kapolres Inhil Pimpin Verifikasi dan Pemadaman Karhutla di Belantaraya, 7 Hektare Lahan Terbakar

Selain itu, Prof. Zudan juga mengapresiasi Pemkab Situbondo yang telah menunjukkan kemajuan dengan masuk sebagai 163 daerah yang menerapkan sistem manajemen talenta. Sistem ini bertujuan untuk mempercepat dan menyederhanakan pengisian jabatan di lingkungan birokrasi. “Melalui manajemen talenta, pimpinan dapat langsung mengidentifikasi ASN berdasarkan kinerja dan potensi yang telah dipetakan dalam sistem sehingga proses pengisian jabatan menjadi lebih cepat dan efisien,” ujarnya.

Dari faktor mitigasi, Prof. Zudan mengingatkan penguatan manajemen risiko sebagai bagian penting dalam tata kelola pemerintahan. Ia mengidentifikasi empat risiko utama yang harus diantisipasi, yaitu risiko likuiditas, operasional, reputasi, dan hukum.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo, Wakil Bupati Ulfiyah, dan Kepala Kantor Regional II BKN Surabaya Sony Sultana, serta jajaran pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Situbondo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saling Lempar Tanggung Jawab Kasus Pemerasan Rp75 Juta, Ketum PPWI Siap Seret Kapolda Sumsel ke Propam Polri
Dugaan Biaya Persalinan Rp10–20 Juta di Kateman, Kapustu: “Tidak Ada Tarif Normal Rp10 Juta”
Polres Indragiri Hilir Raih Penghargaan Kapolri Kategori Pelayanan Prima
SDN 01 Pasar Palembayan Kembali Gelar Pembelajaran Tatap Muka Mulai 21 September 2026
Sumira Putri Digadang Pimpin Forum TBM Pasaman Barat, Sosok Pejuang Literasi dari Pelosok yang Kini Jadi Sorotan
Cuaca Buruk, Kwarcab Pramuka Indragiri Hilir Tunda Seluruh Lomba Hari Pramuka ke 65
Masyarakat Pulau Taliabu Pertanyakan Langkah Bupati Sashabila Widya L. Mus Cabut Status Daerah 3T Sementara Masih Bayak Program Pembagunan Jalan Amburadul
Read Aloud Pasbar Bikin Kejutan di Festival Literasi 2026, Stan Terbaik Raih Juara I
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 05:51 WIB

Saling Lempar Tanggung Jawab Kasus Pemerasan Rp75 Juta, Ketum PPWI Siap Seret Kapolda Sumsel ke Propam Polri

Minggu, 20 September 2026 - 20:10 WIB

Dugaan Biaya Persalinan Rp10–20 Juta di Kateman, Kapustu: “Tidak Ada Tarif Normal Rp10 Juta”

Minggu, 20 September 2026 - 13:13 WIB

Polres Indragiri Hilir Raih Penghargaan Kapolri Kategori Pelayanan Prima

Sabtu, 19 September 2026 - 19:48 WIB

SDN 01 Pasar Palembayan Kembali Gelar Pembelajaran Tatap Muka Mulai 21 September 2026

Sabtu, 19 September 2026 - 10:58 WIB

Cuaca Buruk, Kwarcab Pramuka Indragiri Hilir Tunda Seluruh Lomba Hari Pramuka ke 65

Berita Terbaru