Karhutla di Dayun Siak, Water Bombing dan Alat Berat Dikerahkan

- Penulis

Senin, 7 September 2026 - 06:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Muhammad

Siak – Mediainvestigasi.net – ada Tim gabungan kembali melakukan pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kampung Dayun, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Minggu (6/9/2026).

Operasi pemadaman difokuskan di RT 19 RW 01 Dusun Pematang Sepetai dengan melibatkan personel gabungan dari Polri, pemerintah daerah, Manggala Agni, BPBD, pemerintah kecamatan dan desa, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta PTPN V.

Kabagops Polres Siak Kompol Ermanto mengatakan, Pihaknya mengerahkan sedikitnya 50 personel untuk memperkuat tim gabungan di lapangan.

Delapan unit mesin pompa beserta selang dan berbagai peralatan pemadaman juga turut dioperasikan.

“Personel melakukan pemadaman sekaligus pendinginan untuk memastikan api dapat dikendalikan dan tidak merambat ke areal lainnya. Fokus kami adalah menangani titik yang masih terbakar sekaligus mencegah perluasan,” kata Ermanto.

Penanganan dari darat juga diperkuat dengan empat unit alat berat yang digunakan untuk membuat sekat guna menghambat pergerakan api.

Di saat bersamaan, operasi udara menggunakan helikopter water bombing terus dilakukan untuk menjangkau titik panas dan lokasi kebakaran yang membutuhkan penanganan dari udara.

Menurut Ermanto, water bombing telah dilakukan sejak Sabtu (5/9) siang dan kembali dilanjutkan pada Minggu. Posko lapangan juga telah didirikan sebagai pusat koordinasi untuk mengevaluasi perkembangan situasi sekaligus menentukan langkah penanganan berikutnya.

Aspek keselamatan personel turut menjadi perhatian selama operasi berlangsung.

Tim puskesmas disiagakan di lapangan untuk memberikan penanganan medis apabila dibutuhkan, termasuk mengantisipasi gangguan kesehatan akibat paparan asap seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Sementara itu, Kabid Humas Polda Riau Kombes Akmadi mengatakan seluruh jajaran tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi munculnya Karhutla di tengah kondisi yang masih rawan.

Baca Juga :  *Polres Tapteng Tangkap Pengedar Sabu di Tapian Nauli : Warga Bakar Pondok di TKP*

Menurut Akmadi, penanganan di lapangan tidak hanya diarahkan untuk memadamkan api, tetapi juga memastikan kebakaran tidak berkembang dan meluas.

Karena itu, Polda Riau dan jajaran terus mengedepankan kolaborasi dengan TNI, pemerintah daerah, BPBD, Manggala Agni, perusahaan, MPA, serta masyarakat.

“Setiap titik yang muncul harus ditangani secepat mungkin. Personel di lapangan berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan, dibantu water bombing serta alat berat. Prinsipnya, jangan beri ruang bagi api untuk meluas,” ujar Akmadi.

Akmadi sekaligus mengingatkan masyarakat, terutama pemilik kebun maupun warga yang akan membuka lahan untuk pertanian dan perkebunan, agar tidak menggunakan api dalam proses pembukaan lahan.

Ia menegaskan, api yang semula terlihat kecil dapat dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan, terlebih ketika berada di lahan yang kering dan didukung kondisi cuaca yang meningkatkan risiko kebakaran.

“Saat ratusan orang harus turun memadamkan api, pencegahan dari masyarakat menjadi sangat penting. Jangan membuka lahan dengan cara membakar,” tegas Akmadi.

Polda Riau juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas pembakaran lahan di lingkungannya sehingga penanganan dapat dilakukan sedini mungkin sebelum kebakaran meluas. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Investigasi LPK GPI La Omy La Tua Jangan Buat Masyarakat Tani Kabupaten Pulau Menjadi Bahan Lelucon
Jembatan Menggala khonson Ambruk Total ,Warga Terisolir : wakil ketua awi rohil tantang Bupati Turun kelapangan
Mengangkat Filosofi Mangrove, DPC PKB Inhil Resmi Dikukuhkan dan Gelar Mukerkab 2026–2031
RESPON CEPAT ATASI KABUT ASAP: PT SBL Gerak Cepat Salurkan 39.350 Masker ke 20 Titik di Sentajo Raya Kuansing, Sasar Warga dan Sekolah di Teratak Air Hitam
RESPON CEPAT ATASI KABUT ASAP: PT SBL Gerak Cepat Salurkan 39.350 Masker ke 20 Titik di Sentajo Raya Kuansing, Sasar Warga dan Sekolah di Teratak Air Hitam
DK Siap Ajukan Justice Collaborator, Aliran Rp200 Juta Berpotensi Buka Kotak Pandora Proyek Pemda Inhil
SEBARKAN VIDEO INTIM DAN ANCAM BONGKAR AIB, LAPORAN DI POLDA METRO JAYA MENANTI TINDAK LANJUT
Status Tanggap Darurat Karhutla Taliabu Barat Laut Berakhir, Beralih ke Fase Penyisiran dan Pengawasan
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Ketua Investigasi LPK GPI La Omy La Tua Jangan Buat Masyarakat Tani Kabupaten Pulau Menjadi Bahan Lelucon

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Jembatan Menggala khonson Ambruk Total ,Warga Terisolir : wakil ketua awi rohil tantang Bupati Turun kelapangan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 23:37 WIB

Mengangkat Filosofi Mangrove, DPC PKB Inhil Resmi Dikukuhkan dan Gelar Mukerkab 2026–2031

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:23 WIB

RESPON CEPAT ATASI KABUT ASAP: PT SBL Gerak Cepat Salurkan 39.350 Masker ke 20 Titik di Sentajo Raya Kuansing, Sasar Warga dan Sekolah di Teratak Air Hitam

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:58 WIB

RESPON CEPAT ATASI KABUT ASAP: PT SBL Gerak Cepat Salurkan 39.350 Masker ke 20 Titik di Sentajo Raya Kuansing, Sasar Warga dan Sekolah di Teratak Air Hitam

Berita Terbaru