Menu

Mode Gelap

Berita

Hindari Lemas Setelah Berbuka, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

badge-check


					Hindari Lemas Setelah Berbuka, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya Perbesar

Gambar Ilustrasi (Dok, Istimewa)

 

Dharmasraya, Mediainvestigasi.net-03 Maret 2025 – Berbuka puasa seharusnya menjadi momen yang menyenangkan setelah seharian menahan lapar dan haus. Namun, tak sedikit orang justru merasa lemas setelah berbuka. Fenomena ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor yang perlu diwaspadai.

Penyebab Lemas Setelah Berbuka

1. Lonjakan Gula Darah yang Drastis

Saat berbuka, banyak orang mengonsumsi makanan dan minuman manis dalam jumlah besar. Ini menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat, diikuti dengan produksi insulin berlebihan untuk menurunkannya. Akibatnya, terjadi penurunan gula darah drastis yang memicu rasa lemas, pusing, bahkan mual.

2. Dehidrasi

Meskipun sudah minum saat berbuka, tubuh mungkin belum mendapatkan asupan cairan yang cukup setelah seharian berpuasa. Dehidrasi dapat menyebabkan kelelahan, pusing, dan rasa lemas.

3. Makan Terlalu Banyak

Porsi makan yang berlebihan saat berbuka bisa membebani sistem pencernaan. Tubuh membutuhkan energi ekstra untuk mencerna makanan, sehingga bisa muncul rasa lemas dan mengantuk.

4. Jenis Makanan yang Dikonsumsi

Makanan tinggi lemak dan rendah serat cenderung sulit dicerna, menyebabkan tubuh terasa berat dan lemas. Selain itu, kurangnya asupan protein dan serat juga bisa membuat energi cepat terkuras.

5.Kondisi Kesehatan Tertentu

Beberapa kondisi kesehatan, seperti anemia, tekanan darah rendah, atau diabetes, bisa menyebabkan rasa lemas setelah berbuka. Jika gejala ini terus berulang, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.

Cara Mengatasi Lemas Setelah Berbuka

Agar tetap bugar selama Ramadan, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan:
Berbuka dengan makanan ringan dan sehat, seperti kurma dan air putih, diikuti karbohidrat kompleks, protein, dan serat.
Batasi makanan dan minuman manis berlebihan untuk mencegah lonjakan gula darah yang drastis.
Minum air putih yang cukup secara bertahap agar tubuh tetap terhidrasi.
Makan dalam porsi kecil untuk meringankan beban sistem pencernaan.
Istirahat yang cukup setelah berbuka agar tubuh bisa mencerna makanan dengan baik.
Konsultasi dengan dokter jika rasa lemas terus berlanjut untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Dengan memperhatikan pola makan dan minum saat berbuka, kita bisa menghindari rasa lemas dan tetap berenergi sepanjang Ramadhan.

Editor: Yanti 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 Komentar

  1. I conceive this internet site contains some real wonderful info for everyone. “Glory is fleeting, but obscurity is forever.” by Napoleon.

    Balas
  2. ETH

    Thanks for the good writeup. It if truth be told was once a amusement account it. Look advanced to far brought agreeable from you! By the way, how can we keep up a correspondence?

    Balas
  3. I’ve recently started a site, the info you provide on this web site has helped me greatly. Thanks for all of your time & work.

    Balas
  4. I genuinely enjoy looking through on this website, it has got superb articles. “Never fight an inanimate object.” by P. J. O’Rourke.

    Balas
semua sudah ditampilkan
Baca Lainnya

Polres Tapteng Gelar Patroli KRYD Antisipasi Balap Liar dan Kejahatan Jalanan

23 April 2026 - 10:34 WIB

Bupati JKA Apresiasi Pemprov Sumbar, Toboh Gadang Barat Dipilih sebagai Nagari Creative Hub, “Momentum Besar Kebangkitan Nagari”

23 April 2026 - 10:27 WIB

Dandim 0308/Pariaman: TMMD ke-128 Libatkan Ratusan Personel dan Masyarakat

23 April 2026 - 09:52 WIB

Trending di Berita