Ganesha Lahir di Tesso Nilo, Harapan Baru Konservasi Gajah Sumatera

- Penulis

Kamis, 1 Oktober 2026 - 04:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Muhammad

Pekanbaru – Mediainvestigasi. Net – Kabar bahagia datang dari Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Riau. Seekor anak gajah sumatera berjenis kelamin jantan lahir dengan selamat dari induknya, Lisa, di Elephant Flying Squad TNTN, Senin (28/9/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.

Anak gajah tersebut diberi nama Ganesha. Nama itu diberikan Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto.

Penamaan tersebut diumumkan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni saat berada di Riau dalam rangkaian agenda kementerian.

Raja Juli menyampaikan rasa syukur atas kelahiran anak keenam Lisa. Menurutnya, kelahiran tersebut menjadi kabar bahagia bagi upaya konservasi gajah sumatera di Tesso Nilo.

“Kita ketahui kemarin Mama Lisa melahirkan anaknya yang keenam di Tesso Nilo. Alhamdulillah, hari ini kita sudah dapat nama untuk bayinya, baby boy. Nama diberi oleh Ibu Titiek, Ibu Ketua Komisi IV DPR RI, dan namanya adalah Ganesha,” kata Raja Juli Antoni, Rabu (30/9/2026).

Nama Ganesha membawa makna yang selaras dengan harapan atas kelahiran tersebut. Dalam tradisi Hindu, Ganesha merupakan figur berkepala gajah yang lekat dengan kebijaksanaan, awal yang baik, serta kemampuan mengatasi rintangan.

Nama tersebut sekaligus membawa harapan agar kelahiran Ganesha menjadi simbol kehidupan baru bagi keberlangsungan gajah sumatera dan habitatnya.

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan mengungkapkan, dirinya semula mendapat kesempatan untuk memberikan nama kepada anak gajah tersebut.

Namun, kesempatan itu kemudian diserahkan kepada Titiek Soeharto. Herry secara langsung meminta Ketua Komisi IV DPR RI tersebut memberikan nama bagi anggota baru kawanan gajah Tesso Nilo itu.

“Bagi kami, ini bukan hanya tentang sebuah nama, tetapi juga tentang harapan agar kelahiran ini semakin menguatkan kepedulian kita bersama terhadap masa depan gajah sumatera dan habitatnya,” kata Herry.

Baca Juga :  Berikan Himbauan Kepada Masyarakat, Jangan Takut Lapor Aksi Premanisme Ke Call Center 110 Polres Sibolga

Menurut Herry, kelahiran Ganesha bukan sekadar bertambahnya satu individu baru dalam populasi gajah sumatera. Kehadirannya menjadi pengingat bahwa upaya konservasi harus berjalan beriringan dengan perlindungan kawasan hutan sebagai ruang hidup satwa.

“Ganesha membawa pesan tentang kehidupan baru dan harapan. Kita ingin dia tumbuh kuat dan aman di tanah Riau. Tetapi tanggung jawab kita jauh lebih besar, yakni memastikan hutan dan ruang hidupnya tetap ada. Konservasi tidak cukup hanya menjaga satwanya, kita juga harus menjaga ekosistem tempat mereka hidup,” ujarnya.

Lisa, induk dari Ganesha telah mendapatkan pemantauan intensif dari mahout, dokter dan perawat satwa sejak sehari sebelum melahirkan.

Setelah menunjukkan tanda-tanda menjelang kelahiran, Lisa akhirnya melahirkan dengan selamat. Sekitar 20 menit setelah lahir, Ganesha sudah mampu berdiri dan menunjukkan respons yang baik.

Lisa dan Ganesha hingga kini terus berada dalam pemantauan untuk memastikan kondisi keduanya tetap sehat dan aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Investigasi LPK GPI La Omy La Tua Jangan Buat Masyarakat Tani Kabupaten Pulau Menjadi Bahan Lelucon
Jembatan Menggala khonson Ambruk Total ,Warga Terisolir : wakil ketua awi rohil tantang Bupati Turun kelapangan
Mengangkat Filosofi Mangrove, DPC PKB Inhil Resmi Dikukuhkan dan Gelar Mukerkab 2026–2031
RESPON CEPAT ATASI KABUT ASAP: PT SBL Gerak Cepat Salurkan 39.350 Masker ke 20 Titik di Sentajo Raya Kuansing, Sasar Warga dan Sekolah di Teratak Air Hitam
RESPON CEPAT ATASI KABUT ASAP: PT SBL Gerak Cepat Salurkan 39.350 Masker ke 20 Titik di Sentajo Raya Kuansing, Sasar Warga dan Sekolah di Teratak Air Hitam
DK Siap Ajukan Justice Collaborator, Aliran Rp200 Juta Berpotensi Buka Kotak Pandora Proyek Pemda Inhil
SEBARKAN VIDEO INTIM DAN ANCAM BONGKAR AIB, LAPORAN DI POLDA METRO JAYA MENANTI TINDAK LANJUT
Status Tanggap Darurat Karhutla Taliabu Barat Laut Berakhir, Beralih ke Fase Penyisiran dan Pengawasan
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Ketua Investigasi LPK GPI La Omy La Tua Jangan Buat Masyarakat Tani Kabupaten Pulau Menjadi Bahan Lelucon

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Jembatan Menggala khonson Ambruk Total ,Warga Terisolir : wakil ketua awi rohil tantang Bupati Turun kelapangan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 23:37 WIB

Mengangkat Filosofi Mangrove, DPC PKB Inhil Resmi Dikukuhkan dan Gelar Mukerkab 2026–2031

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:23 WIB

RESPON CEPAT ATASI KABUT ASAP: PT SBL Gerak Cepat Salurkan 39.350 Masker ke 20 Titik di Sentajo Raya Kuansing, Sasar Warga dan Sekolah di Teratak Air Hitam

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:58 WIB

RESPON CEPAT ATASI KABUT ASAP: PT SBL Gerak Cepat Salurkan 39.350 Masker ke 20 Titik di Sentajo Raya Kuansing, Sasar Warga dan Sekolah di Teratak Air Hitam

Berita Terbaru