Bupati Padang Pariaman Terima Mahasiswa PKL Terpadu Poltekkes Kemenkes Padang Tahun 2024-2025

- Penulis

Rabu, 23 April 2025 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Padang Pariaman Terima Mahasiswa PKL Terpadu Poltekkes Kemenkes Padang Tahun 2024-2025

 

 

Parit Malintang, MediaInvestigasi.Net – Bupati Padang Pariaman, John Kenesy Azis secara resmi membuka kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL) Terpadu dengan Pendekatan IPE-CP oleh Poltekkes Kemenkes Padang tahun 2024-2025, yang diselenggarakan di Hall IKK Parit Malintang, Senin (21/4).

 

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Asisten Administrasi Pemerintahan Rudi Rahmad, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Efriyeni beserta jajaran.

 

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat datang kepada para mahasiswa peserta PKL di Kabupaten Padang Pariaman. Ia mengingatkan pentingnya peran tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan yang baik serta perhatian khusus kepada masyarakat dan pasien.

 

“Sapalah orang dengan ramah, berikan senyuman, dan tanamkan rasa empati terhadap kesulitan atau sakit yang dialami orang lain,” ujarnya mengajak.

 

Bupati juga menekankan bahwa kehadiran para mahasiswa bukan hanya sebagai bagian dari proses akademik, tetapi juga bentuk kontribusi nyata institusi pendidikan dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di sektor kesehatan masyarakat.

 

“Kami yakin, melalui kegiatan PKL terpadu ini, para mahasiswa akan memperoleh pengalaman lapangan yang berharga. Interaksi langsung dengan masyarakat, pemahaman terhadap permasalahan kesehatan, serta kolaborasi dengan tenaga kesehatan setempat akan membentuk profesionalisme dan empati sebagai calon tenaga kesehatan masa depan,” lanjutnya.

 

Ia juga menyampaikan harapan agar kehadiran 810 mahasiswa dan 96 dosen pembimbing dapat memberikan dampak positif yang nyata melalui penyuluhan, survei kesehatan, serta berbagai program promotif dan preventif.

 

Bupati menyoroti tantangan kesehatan di Kabupaten Padang Pariaman seperti tingginya kasus Tuberkulosis paru, meningkatnya penyakit jantung di usia produktif, serta isu stunting yang memerlukan penanganan lintas sektor dan berbasis kearifan lokal.

Baca Juga :  Dana Desa di Kecamatan Timpeh Mulai Cair, Lima Nagari Salurkan BLT dan Alokasikan untuk Pembangunan

 

“Kami berharap adik-adik mahasiswa dapat berinteraksi aktif dengan masyarakat, memberikan edukasi, melakukan skrining kesehatan, serta menyusun strategi intervensi yang kontekstual dan berdampak nyata,” tutupnya.

 

Sementara itu, Direktur Poltekkes Kemenkes Padang, Renida Yanti yang juga merupakan putri asli Padang Pariaman, menyampaikan bahwa kegiatan PKL terpadu ini akan berlangsung selama tiga minggu dan diikuti oleh mahasiswa semester akhir.

 

“Selama PKL, mahasiswa akan melakukan monitoring dan pemetaan permasalahan kesehatan di wilayah Padang Pariaman,” jelasnya.

 

Renida menambahkan bahwa Padang Pariaman dipilih sebagai lokasi kegiatan karena ikatan emosional yang kuat, tingginya penerimaan masyarakat, serta dukungan maksimal dari pemerintah daerah.

 

Di akhir sambutannya, ia berpesan kepada seluruh mahasiswa untuk menjaga sopan santun, adab, dan etika dalam berinteraksi dengan masyarakat selama kegiatan berlangsung.

 

Diketahui Jumlah mahasiswa Poltekes Kemkes yang akan PKL sebanyak 810 orang mahasiswa, yang tersebar di 83 korong di 14 Nagari di Kec. Batang Anai dan Kec Lubuk Alung. (kominfo)

 

***RG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Uang Publik Dipertanyakan, Warga Dadok Tunggul Hitam Tuntut LPJ dan Audit Total
Nah.. kan akhirnya jembatan didesa gedung Rejo kecamatan belitang amblas lagi
Masyarakat TBL Menangis Atas Tragedi Kebakaran Ribuan Pohon Cengkih Bupati Pulau Taliabu, Sashabila Widya Lufitalia Mus Malah Asik Tinggal Di Jakarata
Musibah Ganda Menimpah Wilayah Kecamatan TBL Pulau Taliabu Ribuan Cengkih Hangus Tak Sisa Pipa PDAM Terbakar Mayarakat Kewalahan Air Bersih
Ketua Investigasi Nasonal LPK GPI Minta Pemda Pulau Taliabu Agar Tidak Mati Suri Soal Kebakaran Hutan Lahan Di Wilayah Kecamatan Taliabu Barat Laut
Pemkab Tapanuli Tengah Ikuti Jaksa Sahabat Pendidik, Perkuat Sinergi Hukum dan Pendidikan Bersama Kejari Sibolga
Masuki Hari ke-10 Tanggap Darurat, DLH Tapteng Intensifkan Pembersihan Sampah Pascabencana di Tukka dan Badiri
Tepati Janji, Bupati Tapteng Gerakkan 2 Ekskavator Normalisasi Sungai Pascabanjir di Desa Mela I dan Desa Mela II
Berita ini 11 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Uang Publik Dipertanyakan, Warga Dadok Tunggul Hitam Tuntut LPJ dan Audit Total

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:21 WIB

Nah.. kan akhirnya jembatan didesa gedung Rejo kecamatan belitang amblas lagi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:10 WIB

Masyarakat TBL Menangis Atas Tragedi Kebakaran Ribuan Pohon Cengkih Bupati Pulau Taliabu, Sashabila Widya Lufitalia Mus Malah Asik Tinggal Di Jakarata

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Musibah Ganda Menimpah Wilayah Kecamatan TBL Pulau Taliabu Ribuan Cengkih Hangus Tak Sisa Pipa PDAM Terbakar Mayarakat Kewalahan Air Bersih

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Ketua Investigasi Nasonal LPK GPI Minta Pemda Pulau Taliabu Agar Tidak Mati Suri Soal Kebakaran Hutan Lahan Di Wilayah Kecamatan Taliabu Barat Laut

Berita Terbaru