Bupati JKA Jemput Aspirasi Tembus Nagari Terluar Tanpa Sekat dengan Menaiki Sepeda Motor

- Penulis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati JKA Jemput Aspirasi Tembus Nagari Terluar Tanpa Sekat dengan Menaiki Sepeda Motor,(Foto;Dok Istimewa)

Bupati JKA Jemput Aspirasi Tembus Nagari Terluar Tanpa Sekat dengan Menaiki Sepeda Motor,(Foto;Dok Istimewa)

 

Padang Pariaman — Mediainvestigasi.net.- Cara berbeda ditunjukkan Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, dalam menyerap aspirasi masyarakat. Melalui program Kunjungan Kerja Putar Roda, Bupati bersama jajaran turun langsung ke lapangan menggunakan sepeda motor, menembus akses jalan hingga ke wilayah terluar, Jumat (1/5/2026).

Tak sekadar seremoni, rombongan yang terdiri dari Bupati, Ketua TP-PKK, Sekretaris Daerah beserta istri, staf ahli, asisten, kepala OPD, camat hingga unsur terkait lainnya, bergerak dengan 66 unit sepeda motor. Perjalanan dimulai dari Pendopo menuju Aur Malintang, dengan sejumlah titik peninjauan krusial.

Di sepanjang rute, rombongan meninjau kondisi Jembatan Bailey di Balai Baik, ruas jalan putus, serta titik longsor yang masih menyisakan dampak bencana. Perjalanan kemudian berlanjut menuju Korong di Aur Malintang Utara yang harus ditempuh melalui jalan tanah rusak—menjadi gambaran nyata tantangan akses masyarakat setempat.

Puncak kegiatan berlangsung di Korong Simpang Kampung Tangah, Nagari III Koto Amal Utara, saat Bupati dan jajaran berdialog langsung dengan masyarakat. Suasana penuh keakraban terasa ketika warga menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi.

Wali Nagari III Koto Aur Malintang Mitra Susanto, didampingi tokoh masyarakat, mengungkapkan rasa haru dan terima kasih atas kehadiran langsung Bupati dan rombongan di wilayah mereka yang merupakan daerah perbatasan dengan Kabupaten Agam.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih, karena ini pertama kalinya pimpinan daerah datang langsung melihat kondisi nagari kami. Ini daerah terluar, dengan tiga korong, yakni Simpang Tangah, Lubuak Punguak, dan sekitarnya,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, sektor unggulan masyarakat seperti perikanan kolam dan karamba mengalami kerusakan parah akibat banjir. Infrastruktur irigasi yang jebol menyebabkan sawah tidak lagi bisa diolah dan berubah menjadi lahan kering. Kerugian yang dialami masyarakat ditaksir mencapai hampir Rp7 miliar.

Baca Juga :  Wakil Bupati Tapteng : Isra Mi'raj Tonggak Penting Dalam Pembentukan Akhlak Dan Spiritual

“Kampung ikan kini hanya tinggal nama. Irigasi rusak, tambak hancur, dan lahan pertanian tak bisa dimanfaatkan. Kami berharap ada perhatian dan bantuan untuk menghidupkan kembali ekonomi masyarakat,” harapnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati John Kenedy Azis menegaskan bahwa program Putar Roda memang dirancang untuk mendekatkan pemerintah dengan masyarakat, sekaligus memastikan kondisi riil di lapangan.

“Kami sengaja menggunakan sepeda motor agar bisa menjangkau wilayah-wilayah yang sulit diakses. Memimpin itu tidak cukup dari balik meja. Kita harus hadir, melihat langsung, dan merasakan apa yang dialami masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menargetkan seluruh nagari akan dikunjungi agar tidak ada persoalan yang luput dari perhatian.

“Dengan turun langsung, kita mendapatkan informasi yang valid, bukan sekadar laporan di atas kertas. Apa yang disampaikan masyarakat hari ini menjadi dasar bagi kami dalam menyusun kebijakan,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan keprihatinan mendalam atas dampak bencana yang melanda wilayah tersebut. Ia memastikan pemerintah akan hadir memberikan solusi, meski di tengah keterbatasan anggaran.

“Kondisi saat ini memang tidak mudah karena adanya efisiensi dan pemotongan anggaran. Namun ini tidak boleh dibiarkan. Kita akan siapkan langkah konkret, termasuk penganggaran pada tahun 2027,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan kepada seluruh kepala OPD untuk segera mencatat dan menindaklanjuti setiap persoalan yang disampaikan masyarakat.

“Kehadiran pemerintah harus dirasakan. Kita tidak boleh abai. Semua persoalan ini harus dipetakan dan diprogramkan solusinya,” tegas Bupati.

Kunjungan kerja ini bukan sekadar agenda pemerintahan, melainkan menjadi simbol kedekatan pemimpin dengan rakyatnya—hadir tanpa sekat, menyapa tanpa jarak, dan mendengar langsung suara dari akar rumput. Di tengah medan yang sulit dan keterbatasan yang ada, Putar Roda menjadi bukti bahwa pelayanan publik sejatinya dimulai dari keberanian untuk turun langsung ke lapangan.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Maulid Nabi di Umpungeng, Warga Perkuat Ukhuwah dan Silaturahmi
Sambut HUT ke-25, DPC Demokrat Inhil Gelar Donor Darah Berhadiah Sembako Gratis
Banjir Bandang Solok Telan Dua Korban Jiwa, Korban Terakhir Ditemukan, Operasi SAR Berakhir
Bupati Tapanuli Tengah Serahkan 3 Unit Bus Sekolah untuk Anak Korban Bencana : Bukti Nyata Pemerintah Hadir di Tengah Masyarakat
GNPK Sumbar Soroti Pembangunan Jalan Paket 17 Kota Padang, Minta PUPR Buka Dokumen Proyek
JALAN PROVINSI SUNGAI TALEH PALEMBAYAN AMBLAS LAGI, PUTUS TOTAL TAK BISA DILEWATI
Polres Soppeng Perkuat Perencanaan 2027, Ikuti Asistensi dan Sosialisasi Aplikasi ABK
Polres Tapteng Ringkus Pengedar Sabu di Sibabangun, Disita 25,85 Gram Sabu dan Buku Catatan Bon
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 09:42 WIB

Maulid Nabi di Umpungeng, Warga Perkuat Ukhuwah dan Silaturahmi

Sabtu, 26 September 2026 - 06:02 WIB

Sambut HUT ke-25, DPC Demokrat Inhil Gelar Donor Darah Berhadiah Sembako Gratis

Sabtu, 26 September 2026 - 04:52 WIB

Banjir Bandang Solok Telan Dua Korban Jiwa, Korban Terakhir Ditemukan, Operasi SAR Berakhir

Jumat, 25 September 2026 - 22:24 WIB

GNPK Sumbar Soroti Pembangunan Jalan Paket 17 Kota Padang, Minta PUPR Buka Dokumen Proyek

Jumat, 25 September 2026 - 22:12 WIB

JALAN PROVINSI SUNGAI TALEH PALEMBAYAN AMBLAS LAGI, PUTUS TOTAL TAK BISA DILEWATI

Berita Terbaru

Foto bersama usai Rapat Asistensi dan Supervisi Perubahan Perilaku Pengelolaan Sampah di Satuan Pendidikan. (Dok. Bina Bangda/ Kemendagri)

Bina Bangda

Kemendagri: Perubahan Kelola Sampah Dimulai dari Sekolah

Sabtu, 26 Sep 2026 - 08:34 WIB