Buka Puasa Bersama Aspeda: Pererat Silaturahmi, Tegaskan Peran Pers di Tengah Efisiensi Anggaran

- Penulis

Kamis, 27 Maret 2025 - 21:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Asosiasi Pers Dharmasraya (Aspeda) gelar buka puasa bersama bahas peran pers di tengah efesiensi anggaran pemkab Dharmasraya (Dok, Mediainvestigasi.net/Yanti)

 

 

Dharmasraya, Mediainvestigasi.net – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 H, Asosiasi Pers Dharmasraya (Aspeda) kembali menggelar acara buka puasa bersama di Nagari Sikabau, Rabu (27/3). Acara ini tidak sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi panggung diskusi serius tentang peran pers di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang berpotensi mengubah dinamika pemerintahan daerah.

Dalam suasana penuh keakraban, para jurnalis Dharmasraya yang tergabung dalam Aspeda saling bertukar pikiran mengenai tantangan dan peluang yang dihadapi pers dalam kondisi pemerintahan yang tengah berupaya menekan pengeluaran. Ketua Aspeda, Rijal Af, menegaskan bahwa di tengah situasi ini, pers memiliki peran strategis dalam mengawal transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran publik.

 

 

Peran Kunci Pers di Masa Efisiensi Anggaran

Dalam sambutannya, Rijal Af menekankan bahwa pers bukan sekadar penyampai berita, tetapi juga pilar utama dalam menjaga keseimbangan informasi antara pemerintah dan masyarakat. Ada lima peran utama yang harus terus dijaga dan diperkuat oleh pers, terutama dalam kondisi kebijakan penghematan:

1. Penyampai Informasi: Pers menjadi jembatan utama antara kebijakan pemerintah dan pemahaman masyarakat. Akurasi, keseimbangan, dan kredibilitas informasi adalah kunci utama.

2. Kontrol Sosial: Fungsi pers sebagai pengawas jalannya pemerintahan semakin krusial. Kritik yang membangun dapat menjadi alat evaluasi bagi pemerintah dalam menjalankan kebijakan efisiensi anggaran.

3. Pendidikan Publik: Di tengah ketidakpastian, masyarakat perlu pemahaman yang lebih dalam tentang dampak kebijakan pemerintah terhadap kehidupan mereka. Di sinilah pers harus hadir memberikan edukasi berbasis data dan fakta.

4. Pendorong Pembangunan: Pers dapat mendorong pertumbuhan daerah dengan mengangkat isu strategis, mengulas efektivitas program pembangunan, serta menyoroti potensi daerah.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Pembunuhan di Kebun Sawit Desa Pancur, Satu Orang Ditemukan Tewas

5. Mediator: Ketika komunikasi antara pemerintah dan masyarakat menemui hambatan, pers berperan sebagai jembatan aspirasi, memastikan suara masyarakat tetap terdengar.

 

Mengawal Anggaran, Mencegah Penyimpangan

Dalam kondisi efisiensi anggaran, tantangan terbesar adalah memastikan kebijakan tersebut tidak berujung pada pemangkasan yang justru merugikan masyarakat. Rijal Af menegaskan bahwa pers harus hadir sebagai garda terdepan dalam mengawasi penggunaan anggaran agar tetap transparan dan akuntabel.

Ketua Aspeda Rijal Af saat sesi pengarahan kepada rekan-rekan wartawan.

 

“Aspeda berkomitmen untuk terus menjalankan peran pers secara profesional dan bertanggung jawab demi kemajuan Dharmasraya. Kita tidak hanya menyampaikan berita, tetapi juga memastikan bahwa kebijakan yang diambil benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat,” tegasnya.

 

Acara buka puasa bersama ini menjadi bukti bahwa di tengah tantangan kebijakan efisiensi, pers di Dharmasraya tetap solid dan siap mengawal jalannya pemerintahan dengan profesionalisme dan integritas. Aspeda tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menguatkan komitmen untuk menjaga Dharmasraya tetap berada di jalur transparansi dan pembangunan yang berkeadilan.

 

Editor: Yanti 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

ZONA HIJAU DIDUGA DIABAIKAN, PEMKAB KLATEN JANGAN TUTUP MATA! WARGA RESAH, SIAPA YANG MENGAWASI?
Antisipasi Dampak Kabut Asap dengan Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat,Bupati Padang Pariaman Instruksikan PJJ Selama Dua Hari
Padang Pariaman Percepat Penegasan Batas Nagari, 58 Nagari Telah Melaksanakan Tahapan Penegasan
Penutupan Porprov XVI Sumbar di Lubuk Alung, Padang Pariaman Ukir Prestasi dengan 261 Medali ‎
Pemulihan Pasca-Bencana Tak Cukup Fisik, Pemkab Padang Pariaman dan KPPPA Tegaskan Pemenuhan Hak dan Partisipasi Anak
TMMD ke-130 Kodim 0314/Inhil: Gotong Royong Prajurit dan Warga Keritang Percepat Pembangunan RTLH
Kemanunggalan TNI dan Rakyat: Kodim 0314/Inhil Genjot Pembangunan RTLH di Desa Kuala Lemang
Tirai Gelap di Ruang Sidang PN Cibinong: Ketika Majelis Hakim Menjadi Benteng Pembungkaman Pers*
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:00 WIB

ZONA HIJAU DIDUGA DIABAIKAN, PEMKAB KLATEN JANGAN TUTUP MATA! WARGA RESAH, SIAPA YANG MENGAWASI?

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Antisipasi Dampak Kabut Asap dengan Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat,Bupati Padang Pariaman Instruksikan PJJ Selama Dua Hari

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Padang Pariaman Percepat Penegasan Batas Nagari, 58 Nagari Telah Melaksanakan Tahapan Penegasan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Penutupan Porprov XVI Sumbar di Lubuk Alung, Padang Pariaman Ukir Prestasi dengan 261 Medali ‎

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Pemulihan Pasca-Bencana Tak Cukup Fisik, Pemkab Padang Pariaman dan KPPPA Tegaskan Pemenuhan Hak dan Partisipasi Anak

Berita Terbaru