Bina Bangda Pastikan Pelayanan Dasar Berjalan Optimal Lewat Monev SPM di Jakarta

- Penulis

Jumat, 24 Oktober 2025 - 20:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDIAINVESTIGASI.NET – Penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) menjadi salah satu kunci agar masyarakat di seluruh daerah mendapatkan pelayanan dasar yang merata dan berkualitas.

Untuk memastikan hal itu berjalan optimal, Ditjen Bina Pembangunan Daerah (Bina Bangda) Kemendagri terus mendorong pemerintah daerah memperkuat penerapan SPM melalui kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) terpadu di Jakarta, belum lama ini.

Perencana Ahli Muda pada Setditjen Bina Bangda, Benjamin Sibarani, mengatakan kegiatan ini bukan sekadar peninjauan, tetapi juga menjadi upaya bersama untuk melihat langsung kondisi di lapangan.

“Kami ingin tahu bagaimana standar pelayanan dijalankan, apa saja tantangan yang dihadapi, serta langkah-langkah nyata yang telah dilakukan pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya, dalam rilis yang diterima redaksi, Jum’at (24/10/2025).

Dalam monev yang dilaksanakan di Provinsi DKI Jakarta, tim Ditjen Bina Bangda meninjau sejumlah lokasi layanan publik seperti Puskesmas Pancoran, SMA Negeri 70 Jakarta, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), hingga Perumda PAM Jaya.

Kunjungan ini memberikan gambaran menyeluruh tentang bagaimana penerapan SPM di Jakarta dijalankan secara terpadu oleh berbagai perangkat daerah.

Kepala Bagian Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta, Muh Faishol, menyampaikan bahwa pelaksanaan SPM di Jakarta telah berjalan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 59 Tahun 2021 tentang Penerapan Standar Pelayanan Minimal.

Menurutnya, Pemprov DKI telah memastikan seluruh dinas pengampu layanan wajib, seperti bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan ketertiban umum memiliki kesiapan dari sisi SDM, anggaran, hingga sarana dan prasarana.

“Kami meyakini dinas-dinas pengampu layanan SPM telah melaksanakan amanat peraturan dengan baik. DKI Jakarta telah mempersiapkan SDM, anggaran, dan sarana prasarana untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik,” ujarnya.

Baca Juga :  Sinergi Kemendagri dan Kemenkeu Perkuat Pemanfaatan DBH Cukai Tembakau

Melalui kegiatan monev terpadu ini, Ditjen Bina Bangda mengajak seluruh daerah terus berinovasi dan menjaga konsistensi dalam memenuhi standar pelayanan dasar.

Langkah ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan daerah yang efektif, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Editor: Shendy Marwan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

ZONA HIJAU DIDUGA DIABAIKAN, PEMKAB KLATEN JANGAN TUTUP MATA! WARGA RESAH, SIAPA YANG MENGAWASI?
Antisipasi Dampak Kabut Asap dengan Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat,Bupati Padang Pariaman Instruksikan PJJ Selama Dua Hari
Padang Pariaman Percepat Penegasan Batas Nagari, 58 Nagari Telah Melaksanakan Tahapan Penegasan
Penutupan Porprov XVI Sumbar di Lubuk Alung, Padang Pariaman Ukir Prestasi dengan 261 Medali ‎
Pemulihan Pasca-Bencana Tak Cukup Fisik, Pemkab Padang Pariaman dan KPPPA Tegaskan Pemenuhan Hak dan Partisipasi Anak
TMMD ke-130 Kodim 0314/Inhil: Gotong Royong Prajurit dan Warga Keritang Percepat Pembangunan RTLH
Kemanunggalan TNI dan Rakyat: Kodim 0314/Inhil Genjot Pembangunan RTLH di Desa Kuala Lemang
Tirai Gelap di Ruang Sidang PN Cibinong: Ketika Majelis Hakim Menjadi Benteng Pembungkaman Pers*
Berita ini 9 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:00 WIB

ZONA HIJAU DIDUGA DIABAIKAN, PEMKAB KLATEN JANGAN TUTUP MATA! WARGA RESAH, SIAPA YANG MENGAWASI?

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Antisipasi Dampak Kabut Asap dengan Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat,Bupati Padang Pariaman Instruksikan PJJ Selama Dua Hari

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Padang Pariaman Percepat Penegasan Batas Nagari, 58 Nagari Telah Melaksanakan Tahapan Penegasan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Penutupan Porprov XVI Sumbar di Lubuk Alung, Padang Pariaman Ukir Prestasi dengan 261 Medali ‎

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Pemulihan Pasca-Bencana Tak Cukup Fisik, Pemkab Padang Pariaman dan KPPPA Tegaskan Pemenuhan Hak dan Partisipasi Anak

Berita Terbaru