Akibat Buang Sampah ke Sungai, Pantai Padang Kotor dan Bersampah

- Penulis

Jumat, 4 April 2025 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akibat Buang Sampah ke Sungai, Pantai Padang Kotor dan Bersampah

Padang –Mediainvestigasi.net– Beberapa hari terakhir, terlihat “Pasukan Oranye” berjibaku menangani sampah di Pantai Padang. Sampah dari laut terbawa ombak dan terdampar di daratan, membuat pemandangan pantai menjadi kotor dan tidak sedap dipandang.

Kotornya pantai ini bukan tanpa sebab. Penyebab utamanya adalah kebiasaan masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan. Alih-alih dibuang ke tempatnya, sampah sering kali dibuang begitu saja ke drainase atau sungai. Akibatnya, pada saat hujan besar, sampah ini terbawa arus hingga bermuara di laut, sebelum akhirnya dikembalikan ke daratan oleh ombak.

Fenomena ini terus berulang tanpa henti. Selama kebiasaan membuang sampah sembarangan masih terjadi, Pantai Padang akan tetap menjadi tempat akhir bagi sampah.

Terbaru, hujan deras yang mengguyur Kota Padang pada Jumat (28/3/2025) memperparah keadaan. Derasnya arus sungai membawa lebih banyak sampah ke laut. Dalam situasi ini, pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang harus mengambil keputusan sulit: membuka kubus apung di jalur sungai. Jika tidak dilepaskan, arus yang kuat bisa merusak kubus tersebut dan menghanyutkannya. Namun, dengan dilepasnya kubus apung, seluruh sampah yang tersangkut di sungai pun langsung mengalir ke laut.

“Ini dilema yang kami hadapi. Jika kubus apung tidak dilepas, arus sungai bisa merusaknya. Tetapi jika dilepas, sampah dari sungai langsung hanyut ke pantai,” ujar Kepala DLH Kota Padang, Fadelan Fitra Masta, Kamis (3/4/2025).

Hujan deras yang terjadi pada Jumat itu juga bertepatan dengan masa perayaan Hari Raya Idul Fitri. Pantai Padang biasanya ramai oleh perantau dan pengunjung yang ingin menikmati liburan. Akibatnya, “Pasukan Oranye” harus bekerja lebih ekstra untuk memastikan kebersihan pantai tetap terjaga, demi kenyamanan para pengunjung dan masyarakat yang datang dari berbagai daerah.

Baca Juga :  Tingkatkan Standar Gizi, Polres Bangkep Gelar Training Penjamah Makanan SPPG Bersama Dinkes

“Biasanya, dua hari setelah hujan deras, sampah dari laut akan mulai terdampar di pinggir pantai,” jelas Fadelan.

Ombak mengembalikan sampah-sampah tersebut, berangsur-angsur selama kurun waktu satu pekan. Selama durasi tersebut, “Pasukan Oranye” harus bekerja ekstra keras untuk membersihkan pantai dan mengangkut sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Air Dingin.

Mencegah hal ini tidak terus berulang, Fadelan mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap sampahnya. Ia mengingatkan pentingnya seluruh warga kota menggunakan layanan LPS di setiap kelurahan.

“Jika seluruh rumah maupun tempat usaha memperoleh layanan pengambilan sampah oleh LPS, maka tidak akan ada lagi sampah yang terbuang ke drainase dan sungai,” tegasnya.

Kesadaran dan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat sangat dibutuhkan agar Pantai Padang tetap bersih dan nyaman untuk dinikmati oleh semua orang.(Charlie Ch. Legi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SPBU Jampang 34-16303 Kembali Disorot: Thunder Diduga Berulang Isi Pertalite, Pola Lama Muncul Lagi
‎Lebih dari 150 Hektare Kebun Sawit Warga di Sungai Raya Dirusak Ando, Polisi Diminta Segera Tangkap Pelaku ‎
Kebakaran Kembali Melanda Lahan Perkebunan Cengkeh Milik Warga Desa Ufung, Taliabu Utara
Ketua Bhayangkari Cabang Pulau Taliabu Ny. Desy Adnan Wahyu Kunjungi Posko Darurat Karhutla TBL Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak
Setibanya Bupati Taliabu Sashabila L Mus Langsung Tinjau Posko Darurat Karhutla Di Taliabu Barat Laut Untu Memasrikan Wilayah Dampak
Bupati Batu Bara: Pendampingan BKN Bantu Kaderisasi ASN dan Atasi Keterbatasan SDM di Daerah
Pers Diduga Diusir dari Kantor DLH, AWIBB Tantang Pemkab Bekasi: Berani Periksa Kadis?
Akibat Karhutla Di Kabupaten Pulau Taliabu Meluas, Citra Puspasari Mus Bagi Peduli Salurkan Bantuan Ke Warga Tani Terdampak Di TBL
Berita ini 19 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:34 WIB

SPBU Jampang 34-16303 Kembali Disorot: Thunder Diduga Berulang Isi Pertalite, Pola Lama Muncul Lagi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 04:14 WIB

‎Lebih dari 150 Hektare Kebun Sawit Warga di Sungai Raya Dirusak Ando, Polisi Diminta Segera Tangkap Pelaku ‎

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kebakaran Kembali Melanda Lahan Perkebunan Cengkeh Milik Warga Desa Ufung, Taliabu Utara

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Ketua Bhayangkari Cabang Pulau Taliabu Ny. Desy Adnan Wahyu Kunjungi Posko Darurat Karhutla TBL Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Setibanya Bupati Taliabu Sashabila L Mus Langsung Tinjau Posko Darurat Karhutla Di Taliabu Barat Laut Untu Memasrikan Wilayah Dampak

Berita Terbaru