Kementerian UMKM Gelar Pra-Business Matching di Padang Pariaman

- Penulis

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian UMKM Gelar Pra-Business Matching di Padang Pariaman ‎

‎PADANG PARIAMAN — Mediainvestigasi.net.- Upaya mempercepat kebangkitan pelaku usaha pascabencana terus diperkuat. Sebanyak 190 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengikuti kegiatan Pra-Business Matching dan Pembekalan Program Pemulihan UMKM Terdampak Bencana di Provinsi Sumatera Barat yang digelar di Aula Inspektorat Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (6/10/2026).

‎Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Republik Indonesia tersebut dibuka langsung oleh Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis. Turut hadir Kepala Bidang Rantai Pasok Usaha Menengah Kementerian UMKM RI Astri Harny Tresnasari beserta jajaran kementerian, staf ahli, kepala OPD, tamu undangan, dan para pelaku UMKM.

‎Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara hybrid dengan total 190 peserta, terdiri dari 85 pelaku UMKM Kabupaten Padang Pariaman dan 15 pelaku UMKM Kota Pariaman yang hadir secara langsung, serta 90 peserta lainnya yang mengikuti secara daring dari Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat.

‎Bupati John Kenedy Azis menyampaikan apresiasi kepada Kementerian UMKM RI yang telah memilih Kabupaten Padang Pariaman sebagai salah satu lokasi pelaksanaan program pemulihan UMKM terdampak bencana.

‎Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan pemulihan ekonomi masyarakat sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 18 Tahun 2025 tentang Percepatan Penanganan Darurat, Rehabilitasi, dan Rekonstruksi Pascabencana Alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

‎”Bencana tidak hanya merusak sarana dan prasarana usaha, tetapi juga mengganggu produksi, rantai pasok, distribusi, akses pasar, hingga hubungan usaha dengan konsumen. Karena itu, pemulihan UMKM harus diarahkan agar pelaku usaha mampu bangkit, berkembang, memperluas pasar, dan naik kelas,” ujar John Kenedy Azis.

Baca Juga :  Di Momen Wisuda Santri Ponpes Nurul Yaqin Sadaniyyah, Bupati JKA Sampaikan Ajakan Dukung SKB Hiburan Malam untuk Menjaga Generasi

‎Ia menegaskan, kegiatan Pra-Business Matching menjadi tahapan penting untuk mempersiapkan para pelaku UMKM sebelum dipertemukan dengan usaha besar, BUMN, asosiasi, maupun calon offtaker yang berpotensi menjadi mitra bisnis mereka.

‎Bupati juga mendorong para peserta untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin dengan meningkatkan kualitas produk, memperkuat legalitas usaha, serta membangun kapasitas produksi yang mampu memenuhi kebutuhan pasar.

‎Sebagai motivasi bagi para pelaku usaha, John Kenedy Azis mencontohkan keberhasilan produk unggulan daerah seperti Sulaman Kapalo Samek dan Kampia Siriah yang berhasil meraih penghargaan pada ajang KriyaNusa 2026 di Jakarta.

‎”Prestasi itu membuktikan bahwa produk UMKM Padang Pariaman mampu bersaing di tingkat nasional. Saya berharap ini menjadi penyemangat bagi seluruh pelaku usaha bahwa produk lokal kita memiliki peluang besar untuk tampil dan dikenal lebih luas,” katanya.

‎Ia juga mengingatkan bahwa pemerintah akan terus hadir sebagai fasilitator, namun keberhasilan pengembangan usaha tetap ditentukan oleh kesungguhan para pelaku UMKM dalam memanfaatkan berbagai peluang yang tersedia.

‎”Kami memfasilitasi dan membuka akses. Namun untuk berkembang dan maju, tentu harus dibarengi dengan kemauan serta kerja keras dari pelaku usahanya sendiri. Serap ilmu yang diberikan hari ini dan manfaatkan sebaik-baiknya untuk kemajuan usaha masing-masing,” tambahnya.

‎Sementara itu, Kepala Bidang Rantai Pasok Usaha Menengah Kementerian UMKM RI Astri Harny Tresnasari berharap kegiatan tersebut mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kapasitas dan daya saing UMKM peserta.

‎Ia menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan akan berlanjut pada pelaksanaan Business Matching yang dijadwalkan berlangsung pada 4 hingga 5 November 2026. Pada tahap tersebut, pelaku UMKM akan dipertemukan secara langsung dengan calon pembeli, mitra usaha, BUMN, asosiasi, dan offtaker potensial.

Baca Juga :  Mendagri Apresiasi Gubsu dan Bupati Tapteng Sigap Percepat Normalisasi Sungai

‎Menurut Astri, setelah kegiatan pembekalan ini akan dilakukan proses identifikasi dan kurasi terhadap UMKM yang dinilai siap mengikuti tahapan Business Matching. Kurasi akan mempertimbangkan potensi produk, kapasitas produksi, kualitas dan konsistensi, kesiapan legalitas, kemampuan memenuhi kebutuhan pasar, serta komitmen menjaga kualitas, kuantitas, dan kontinuitas produk.

‎”Kami berharap melalui program ini UMKM tidak hanya pulih, tetapi juga mampu memperluas jaringan usaha, meningkatkan omzet, dan memperoleh akses pasar yang lebih luas dan berkelanjutan,” ujarnya.

‎Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bersama Kementerian UMKM RI berharap pelaku usaha yang terdampak bencana dapat kembali produktif, memperkuat daya saing, serta membuka peluang kemitraan yang lebih luas sehingga mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.(***)

Editor : Rafdy Guci

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Tapanuli Tengah Ikuti Jaksa Sahabat Pendidik, Perkuat Sinergi Hukum dan Pendidikan Bersama Kejari Sibolga
Masuki Hari ke-10 Tanggap Darurat, DLH Tapteng Intensifkan Pembersihan Sampah Pascabencana di Tukka dan Badiri
Tepati Janji, Bupati Tapteng Gerakkan 2 Ekskavator Normalisasi Sungai Pascabanjir di Desa Mela I dan Desa Mela II
Bandar Lampung Jadi Panggung Dunia, 19 Tahun PPWI Tegaskan Kekuatan Pewarta Warga untuk Perdamaian
Padang Pariaman Koleksi 54 Medali Dihari Keempat Porprov XVI Sumbar
Penanganan Pascabencana Berjalan, BWS Sumatera V Rampungkan Rp15,5 Miliar dan Kawal Rehab-Rekon Rp430,125 Miliar di Padang Pariaman
SOSOK INSPIRATIF DI PALEMBAYAN | PATUT DICONTOH!
DUGAAN PUNGLI BERKEDOK UANG KOMITE DI PALEMBAYAN
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Pemkab Tapanuli Tengah Ikuti Jaksa Sahabat Pendidik, Perkuat Sinergi Hukum dan Pendidikan Bersama Kejari Sibolga

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Masuki Hari ke-10 Tanggap Darurat, DLH Tapteng Intensifkan Pembersihan Sampah Pascabencana di Tukka dan Badiri

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Tepati Janji, Bupati Tapteng Gerakkan 2 Ekskavator Normalisasi Sungai Pascabanjir di Desa Mela I dan Desa Mela II

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Bandar Lampung Jadi Panggung Dunia, 19 Tahun PPWI Tegaskan Kekuatan Pewarta Warga untuk Perdamaian

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Penanganan Pascabencana Berjalan, BWS Sumatera V Rampungkan Rp15,5 Miliar dan Kawal Rehab-Rekon Rp430,125 Miliar di Padang Pariaman

Berita Terbaru