Gerak Cepat Pemda Padang Pariaman Tangani 17 Titik Longsor, 14 Titik Telah Dibersihkan

- Penulis

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerak Cepat Pemda Padang Pariaman Tangani 17 Titik Longsor, 14 Titik Telah Dibersihkan

 

PADANG PARIAMAN — Mediainvestigasi.net.- Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bergerak cepat menangani dampak cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang melanda wilayah tersebut pada Jumat, 14 Agustus 2026. Intensitas hujan yang tinggi memicu longsor di sejumlah lokasi, mengakibatkan material tanah menimbun badan jalan dan akses mengganggu transportasi masyarakat.

ADVERTISEMENT

Jasa Pembuatan website profesional

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan laporan yang diterima Pusdalops BPBD Padang Pariaman serta hasil survei tim Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), tercatat sebanyak 17 titik longsor yang tersebar di Kecamatan V Koto Kampung Dalam dan Kecamatan V Koto Timur.

Merespons kondisi tersebut, Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis langsung mencatat jajaran terkait pada Jumat malam agar alat berat segera dikerahkan pada keesokan harinya. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pembersihan material longsor dan memulihkan akses masyarakat.

Kepala Dinas PUPR Padang Pariaman, El Abdes Marsyam, saat melaporkan progres penanganan kepada Bupati JKA pada Minggu, 16 Agustus 2026, di Rumah Dinas Bupati di Karan Aur Pariaman, menyampaikan bahwa dari 17 titik longsor yang terselesaikan, 14 titik telah berhasil dibersihkan, sementara tiga titik lainnya masih dalam proses penanganan.

“Dari 17 titik longsor yang menimbun badan jalan, sebanyak 14 titik sudah kita tangani. Masih tersisa tiga titik di wilayah Nagari Kudu Gantiang Barat yang sedang kita selesaikan,” ujar El Abdes

Bagaimana penanganannya dilakukan di sejumlah lokasi. Di Nagari Campago, terdapat dua titik longsor yang telah ditangani, yakni pada ruas Jalan Ajuang–Bukik Caliak dan ruas Jalan Bukik Apik–Olomandi.

Selanjutnya di Nagari Sikucur, satu titik longsor ditangani di atas Jembatan Pulau Air. Sementara di Nagari Sikucur Tengah, penanganannya dilakukan pada ruas jalan yang menghubungkan Pulau Air menuju Pulau Batam.

Baca Juga :  UMKM Butuh Sertifikat Halal untuk Jaga Kepercayaan Konsumen, Begini Cara Mengurusnya

Di kawasan Lambah Kudu, yang merupakan wilayah perbatasan Nagari Campago dengan Nagari Kudu Gantiang sekaligus perbatasan Kecamatan V Koto Kampung Dalam dengan Kecamatan V Koto Timur, terdapat lima titik longsor yang ditangani.

Kemudian, sebanyak tiga titik longsor ditangani di ruas Jalan Pasar Kudu menuju Sungai Pua Tanjung Mutuih, Nagari Kudu Gantiang, Kecamatan V Koto Timur. Sementara empat titik lainnya berada di ruas Jalan Tigo Jerong menuju Paga Kawek, Nagari Kudu Gantiang Barat, Kecamatan V Koto Timur.

Saat ini, alat berat excavator mini milik Dinas PUPR Padang Pariaman masih dikerahkan untuk membersihkan material longsor yang menutup badan jalan. Salah satu lokasi yang masih dalam penanganan berada di kawasan Lambah Kudu, perbatasan Kecamatan V Koto Kampung Dalam dan Kecamatan V Koto Timur.

El Abdes menegaskan, tim tanggap bencana Dinas PUPR terus bekerja di lapangan hingga malam hari guna mempercepat proses pembersihan dan membuka kembali akses masyarakat.

“Tim masih mengerjakan lapangan malam ini. Insyaallah, besok tiga titik longsor yang tersisa dapat kita selesaikan,” katanya.

Gerak cepat Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman ini merupakan bagian dari upaya memastikan akses transportasi masyarakat tetap terbuka pasca cuaca ekstrem. Pemerintah daerah juga terus mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya warga yang berada di kawasan rawan longsor.

Masyarakat diminta tetap berhati-hati dan segera melaporkan apabila menemukan kondisi jalan tertutup material longsor maupun potensi bencana lainnya, mengingat hujan dengan intensitas tinggi masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Padang Pariaman.(***)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati JKA Dorong Manajemen Talenta Diterapkan di Padang Pariaman, Perkuat ASN Berbasis Kompetensi
Kepala Badan Narkotika Provinsi Maluku Utara Brigjen Pol. Mirzal Alwi, S.I.K Bersama Pemerintah Pulau Taliabu Minta Berantas Narkoba dari Hulu Hingga Tes Urine Seluruh Calon Kades
Wujudkan Pelayanan Masyarakat dan Kepastian Hukum, Pemkab dan DPRD Tapanuli Tengah Sepakati 3 Ranperda
Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak Saat Bencana, Dinas PPPA Tapteng Bersama Kementerian PPPA dan Yayasan Pulih Gelar Sosialisasi Draf SK Subklaster PP KBG PP
Pemkab Aceh Selatan Jangan Jadikan Pemerintah Alat Melegitimasi IUP yang Ditolak Warga
Anomali Polda Sumsel: Raih Juara 1 Kompolnas Award Saat Kapoldanya Dilaporkan ke Propam
Dukungan Kedaulatan Sahara Maroko dari Cili, Pondasi Kokoh bagi Pembangunan Berkelanjutan di Wilayah Selatan
Hadiri Penandatangan Nota Kesepakatan KUA PPAS, Bupati Tapteng : APBD 2027 Harus Jadi Solusi Nyata dan Pulihkan Daerah Pascabencana
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 14:11 WIB

Bupati JKA Dorong Manajemen Talenta Diterapkan di Padang Pariaman, Perkuat ASN Berbasis Kompetensi

Rabu, 23 September 2026 - 13:44 WIB

Kepala Badan Narkotika Provinsi Maluku Utara Brigjen Pol. Mirzal Alwi, S.I.K Bersama Pemerintah Pulau Taliabu Minta Berantas Narkoba dari Hulu Hingga Tes Urine Seluruh Calon Kades

Rabu, 23 September 2026 - 13:27 WIB

Wujudkan Pelayanan Masyarakat dan Kepastian Hukum, Pemkab dan DPRD Tapanuli Tengah Sepakati 3 Ranperda

Rabu, 23 September 2026 - 13:18 WIB

Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak Saat Bencana, Dinas PPPA Tapteng Bersama Kementerian PPPA dan Yayasan Pulih Gelar Sosialisasi Draf SK Subklaster PP KBG PP

Rabu, 23 September 2026 - 05:56 WIB

Anomali Polda Sumsel: Raih Juara 1 Kompolnas Award Saat Kapoldanya Dilaporkan ke Propam

Berita Terbaru