Di Makkah Halal Forum, Indonesia–Arab Saudi Pererat Kemitraan Strategis Jaminan Produk Halal

- Penulis

Kamis, 19 Februari 2026 - 18:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) bersama Saudi Halal Center (SHC). Dok. Istimewa

Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) bersama Saudi Halal Center (SHC). Dok. Istimewa

MEDIAINVESTIGASI.NET – Hubungan bilateral Indonesia dan Arab Saudi kembali diperkuat melalui langkah strategis di sektor halal. Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dan Saudi Halal Center (SHC) meneguhkan komitmen kemitraan dengan menandatangani Amandemen Memorandum Saling Pengertian (MSP) dalam rangka memperkuat sistem jaminan dan mutu produk halal kedua negara.

Penandatanganan dilakukan oleh Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan dan CEO Saudi Halal Center Abdulaziz Alrushodi dalam rangkaian Opening Ceremony Makkah Halal Forum di Makkah Chamber Exhibition & Events Center, Minggu (15/2/2026).

Momentum tersebut turut disaksikan Menteri Perdagangan Kerajaan Arab Saudi Majid bin Abdullah Al Qasabi, Presiden Saudi Food and Drug Authority (SFDA) Hisham S. Aljadhey, Ketua Islamic Chamber of Commerce and Development Abdullah bin Saleh Kamel, serta otoritas halal dan pelaku industri dari berbagai negara.

Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan menegaskan bahwa penguatan kerja sama ini mencerminkan visi bersama Indonesia dan Arab Saudi dalam membangun tata kelola halal global yang terintegrasi, modern, dan berstandar tinggi.

“Kerja sama ini memperkuat fondasi sistem halal kedua negara melalui harmonisasi mekanisme, transformasi digital, serta penguatan kapasitas kelembagaan. Indonesia memandang Arab Saudi sebagai mitra strategis dalam membangun ekosistem halal global yang kredibel, transparan, dan saling terhubung,” ujar Ahmad Haikal Hasan.

Ia menambahkan, sinergi tersebut memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha sekaligus perlindungan optimal bagi konsumen di kedua negara. “Kemitraan ini dijalankan atas prinsip saling menghormati regulasi nasional dan memberikan manfaat bersama,” tegasnya.

Amandemen MSP ini merupakan kelanjutan dari Nota Kesepahaman yang telah ditandatangani di Riyadh pada 19 Oktober 2023. Dalam kerangka sistem jaminan produk halal Indonesia, Saudi Halal Center yang berada di bawah koordinasi SFDA diposisikan sebagai Lembaga Halal Luar Negeri (LHLN), yakni mitra resmi BPJPH dalam mekanisme pengakuan dan kerja sama lintas negara.

Baca Juga :  Kepala BPJPH Apresiasi Komitmen Amerika Serikat Penuhi Kewajiban Sertifikasi Halal di Indonesia

Penguatan kolaborasi mencakup integrasi sistem digital dalam penerbitan sertifikat halal melalui pertukaran data dan informasi, guna meningkatkan efisiensi, transparansi, serta mendukung akselerasi transformasi digital sistem halal kedua negara.

Kesepakatan ini juga mengatur penggunaan logo halal, termasuk penerapan Global Halal Logo dengan QR Code yang menggantikan logo sebelumnya dalam MoU 2023. Pengakuan dan pencantuman logo dilakukan dalam kerangka kerja sama bilateral dengan tetap tunduk pada regulasi nasional masing-masing negara.

Untuk produk yang dipasarkan di Indonesia, Label Halal Indonesia wajib dicantumkan sesuai peraturan perundang-undangan dan dapat berdampingan dengan logo Saudi Halal Center.

Sebaliknya, untuk produk yang masuk ke pasar Arab Saudi, penggunaan logo halal mengikuti ketentuan Kerajaan Arab Saudi dan dapat disandingkan dengan Label Halal Indonesia sepanjang diperkenankan.

Amandemen ini berlaku selama lima tahun sejak penandatanganan dan akan diperpanjang secara otomatis berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak.

Melalui penguatan sinergi ini, Indonesia dan Arab Saudi tidak hanya mempererat hubungan bilateral, tetapi juga mengambil peran strategis dalam membangun sistem jaminan produk halal global yang profesional, adaptif, dan berdaya saing, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi halal sebagai sektor unggulan masa depan kedua negara.

Editor: Shendy Marwan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tonggak Sejarah Baru Maroko: Fatima Ezzahra El Mansouri Pimpin Pemerintahan Baru, Persisma Tegaskan Dukungan Berkelanjutan
Rindekraf Jadi Pedoman Pengembangan Ekonomi Kreatif Daerah
Mauritius Ambil Langkah Strategis, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko
Jamaika dan Maroko Tandatangani Komunike Bersama, Wilson Lalengke: Langkah Strategis bagi Masa Depan Rakyat Sahara
Sinergi Dekranas, PKK, dan Posyandu Didorong Perkuat Pemberdayaan Masyarakat dan UMKM
Dukungan Kedaulatan Sahara Maroko dari Cili, Pondasi Kokoh bagi Pembangunan Berkelanjutan di Wilayah Selatan
Rokok Ilegal Jagakarsa Disorot Keras: Rekaman Sebut Koordinasi dengan Oknum AKP M, Publik Minta Jawaban
Konfirmasi Belum Terjawab, Dua Pelaksana Blokir Kontak Wartawan — PUPR/Pemkab Bogor Diminta Buka Terang
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Tonggak Sejarah Baru Maroko: Fatima Ezzahra El Mansouri Pimpin Pemerintahan Baru, Persisma Tegaskan Dukungan Berkelanjutan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:57 WIB

Rindekraf Jadi Pedoman Pengembangan Ekonomi Kreatif Daerah

Jumat, 25 September 2026 - 05:33 WIB

Mauritius Ambil Langkah Strategis, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Kamis, 24 September 2026 - 19:48 WIB

Jamaika dan Maroko Tandatangani Komunike Bersama, Wilson Lalengke: Langkah Strategis bagi Masa Depan Rakyat Sahara

Rabu, 23 September 2026 - 06:17 WIB

Sinergi Dekranas, PKK, dan Posyandu Didorong Perkuat Pemberdayaan Masyarakat dan UMKM

Berita Terbaru