Berita

Sambut Tahun Baru 2026, Pemkab Solok Gelar Dzikir Bersama dan Tabligh Akbar

49
×

Sambut Tahun Baru 2026, Pemkab Solok Gelar Dzikir Bersama dan Tabligh Akbar

Sebarkan artikel ini

Gambar: Acara Sambut Tahun Baru 2026, Pemkab Solok Gelar Dzikir Bersama dan Tabligh Akbar (Dok, Mediainvestigasi.net/Dedi) 

 

Solok, Mediainvestigasi.net — Pemerintah Kabupaten Solok menggelar Dzikir Bersama dan Tabligh Akbar dalam rangka menyambut pergantian tahun dari 2025 ke 2026. Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung khidmat di Masjid Raya Koto Baru, Kecamatan Kubung, pada Rabu malam, 31 Desember 2025.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Solok H. Candra, S.H.I, Sekretaris Daerah Medison, Kapolres Solok AKBP Agung Pranajaya, serta Dandim 0309 Solok yang diwakili Danramil 07 Sungai Lasi Kapten Inf. W. Guswarman. Turut hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok H. Zulkifli, S.Ag., M.M, unsur Forkopimda, ASN, serta masyarakat dari berbagai kecamatan di Kabupaten Solok.

Dzikir bersama dipandu oleh H. Mansur Wahid, S.Sos, yang mengajak jamaah untuk bermuhasabah dan memperbanyak doa sebagai bekal menyongsong tahun baru. Sementara itu, Tabligh Akbar diisi oleh dua penceramah, yakni Dr.(c) H. Zulkifli, S.Ag., M.M dan H. Dedi Irianto, Lc., M.A.

Dalam tausiyahnya, Dr.(c) H. Zulkifli menyampaikan bahwa terdapat tiga bulan yang sangat istimewa dalam Islam, yaitu Rajab, Sya’ban, dan Ramadhan. Ia mengajak umat Islam untuk memperbanyak ibadah di bulan-bulan tersebut, seperti taubat, istighfar, dzikir, shalat sunnah, serta memperkuat tauhid kepada Allah SWT.

Sementara itu, penceramah kedua H. Dedi Irianto, Lc., M.A menekankan pentingnya rasa syukur dan muhasabah diri. Menurutnya, petunjuk dari Allah SWT lebih berharga daripada seluruh isi dunia. Ia juga mengajak jamaah untuk memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW serta melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.

“Jika hari ini lebih baik dari hari kemarin, itulah orang yang beruntung. Jika sama, ia merugi. Jika lebih buruk, maka termasuk orang yang celaka,” ungkapnya.

Wakil Bupati Solok H. Candra dalam sambutannya menyampaikan bahwa pergantian tahun 2025 ke 2026 menjadi momentum istimewa untuk introspeksi diri. Ia mengatakan, sesuai arahan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, perayaan tahun baru tidak diisi dengan hiburan, melainkan dengan dzikir dan muhasabah bersama.

“Ini semua sebagai bentuk introspeksi diri. Jika kita yakini, musibah yang datang tidak terlepas dari ulah dan dosa manusia. Dengan berdzikir, hati menjadi tenang,” kata Wabup.

Wabup berharap kegiatan dzikir, muhasabah, dan kajian keagamaan dapat terus dilaksanakan di setiap masjid dan mushalla di Kabupaten Solok. Ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bencana alam, seraya berdoa agar daerah dan masyarakat Kabupaten Solok dijauhkan dari bencana dan musibah.

Menutup arahannya, Wakil Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk berdoa agar seluruh amal ibadah di tahun 2025 diterima sebagai amal saleh oleh Allah SWT, serta diberikan kemudahan untuk beramal dan berkarya di tahun 2026. (Dedi)

 

Editor: Mitra Yuyanti