Pantai Parkit Berubah Menjadi Kuburan Sampah: Penanganan Lambat, Warga Pertanyakan Respons Pemerintah

- Penulis

Kamis, 11 Desember 2025 - 18:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pantai Parkit Berubah Menjadi Kuburan Sampah: Penanganan Lambat, Warga Pertanyakan Respons Pemerintah

Padang. Mediainvestigasi.Net — Pesisir Pantai Parkit di Kelurahan Air Tawar Barat, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Sumatera Barat, berubah drastis menjadi hamparan tumpukan kayu gelondongan dan sampah pada Sabtu (29/11/2025). Kondisi yang memprihatinkan ini memicu pertanyaan besar mengenai respons dan kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menangani bencana kiriman pascabanjir.

Berdasarkan pantauan Mediainvestigasi.net, kayu gelondongan berdiameter besar hingga potongan kecil terlihat menumpuk di sepanjang bibir pantai. Bukan hanya kayu, sampah plastik, sampah rumah tangga, puing elektronik, hingga bangkai hewan bercampur menjadi satu, membentuk pemandangan yang jauh dari layak bagi kawasan wisata dan pemukiman.

Sejumlah barang seperti sandal dan sepatu rusak juga terlihat berserakan, menandakan bahwa material ini bukan hanya kiriman alam, tetapi juga limbah yang lama tidak tertangani.

Meski kondisi begitu parah, belum terlihat gerakan penanganan berarti dari pihak berwenang. Di tengah kekacauan itu, warga justru terlihat menjadi “relawan spontan”—mengambil kayu untuk dimanfaatkan atau memungut kelapa yang masih layak konsumsi.

Fenomena serupa juga ditemukan di Pantai Gajah hingga Pantai Patenggangan, yang masih berada dalam satu garis pantai Air Tawar Barat. Ini memperkuat indikasi bahwa permasalahan bukan bersifat lokal, melainkan lintas titik—dan seharusnya memicu langkah cepat dan terkoordinasi.

Prisilia Utari Candra, warga setempat, menyebut tumpukan kayu dan sampah telah memenuhi pantai sejak tiga hari terakhir. Menurutnya, semua material itu terbawa arus banjir yang melanda wilayah tersebut.

“Sudah tiga hari terakhir ini tumpukan sampah ini muncul. Ini akibat terbawa banjir,” ujarnya.

Namun ia menilai kondisi saat ini sudah lebih baik dibanding hari-hari sebelumnya. “Sampah mulai berkurang karena sebagian dibawa kembali oleh ombak. Cuaca juga sudah mulai bagus,” tambahnya.

Baca Juga :  Penyandang Disabilitas Dapat Kursi Roda Baru dari Wali Kota

Prisilia mengisahkan betapa parahnya kondisi sebelumnya.
“Warga bahkan bisa berjalan di atas tumpukan kayu sampai ke tengah laut. Sekarang sudah tidak bisa karena sampahnya berkurang,” tuturnya.

Meski volume sampah menurun, harapan warga tetap sama: pemerintah harus segera turun tangan.
“Kita berharap sampah ini cepat dibersihkan agar masyarakat bisa kembali bermain di pantai dan pemandangan jadi indah,” tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi maupun aksi signifikan dari pemangku kebijakan terkait penanganan sampah massal di sepanjang pesisir Air Tawar Barat.

(Atri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasdim 0314/Inhil Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan di Desa Kuala Lemang, Bangkitkan Semangat Bela Negara Melalui TMMD ke-130
Bupati Bungkam Soal Anggaran Media dan Nepotisme, Ketua AWI Kampar Sebut Pemimpin Kok Takut Jawab Rakyat
Pacu Pembangunan Desa, Kodim 0314/Inhil Gesa Pengerjaan Semenisasi Jalan TMMD ke-130 di Keritang
Kejar Target TMMD ke-130, Kodim 0314/Inhil Kebut Pembangunan RTLH di Desa Kuala Lemang
​Kemanunggalan TNI dan Rakyat: TMMD Ke-130 Percepat Pembangunan Jalan Desa Kuala Lemang
Dugaan Penampungan Pertalite untuk Dijual Kembali di Caringin Jadi Sorotan
Gadai Mobil Berujung Petaka! Tagihan Membengkak, Nissan March Diduga Dilelang Diam-Diam, Direktur Perusahaan Dipolisikan
Warga Srijaya keluhkan irigasi air kering kepada anggota DPRD OKUT I Ketut budiyasa pada saat Reses didesa
Berita ini 30 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:52 WIB

Kasdim 0314/Inhil Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan di Desa Kuala Lemang, Bangkitkan Semangat Bela Negara Melalui TMMD ke-130

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Bupati Bungkam Soal Anggaran Media dan Nepotisme, Ketua AWI Kampar Sebut Pemimpin Kok Takut Jawab Rakyat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pacu Pembangunan Desa, Kodim 0314/Inhil Gesa Pengerjaan Semenisasi Jalan TMMD ke-130 di Keritang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Kejar Target TMMD ke-130, Kodim 0314/Inhil Kebut Pembangunan RTLH di Desa Kuala Lemang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:00 WIB

​Kemanunggalan TNI dan Rakyat: TMMD Ke-130 Percepat Pembangunan Jalan Desa Kuala Lemang

Berita Terbaru