TNI Siapkan Hercules hingga Kapal Rumah Sakit untuk Misi Perdamaian di Gaza

- Penulis

Senin, 24 November 2025 - 17:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga memeriksa kerusakan di lokasi serangan Israel terhadap kamp pengungsian sementara di Mawasi Khan Yunis di Jalur Gaza pada 10 September 2024. (Bashar TALEB/AFP)

Warga memeriksa kerusakan di lokasi serangan Israel terhadap kamp pengungsian sementara di Mawasi Khan Yunis di Jalur Gaza pada 10 September 2024. (Bashar TALEB/AFP)

Jakarta, Mediainvestigasi.net – TNI kembali menunjukkan kesiapannya di kancah internasional.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menegaskan bahwa Indonesia sudah menyiapkan armada dan pasukan untuk terlibat dalam misi perdamaian di Gaza, Palestina—sebuah langkah yang makin menegaskan keberpihakan Indonesia terhadap kemanusiaan.

“Untuk unsur udara, kita siapkan helikopter dan pesawat C-130 Hercules. Lalu dari laut ada dua kapal rumah sakit lengkap dengan heli,” ujar Agus seusai rapat dengan Komisi I DPR di Jakarta, Senin.

Hercules, Kapal Rumah Sakit, dan Tenaga Medis Siap Jalan

Pesawat Hercules bakal menjadi tulang punggung dalam pengangkutan logistik dan pasukan.
Sementara itu, dua kapal rumah sakit dari TNI AL akan membawa dokter, perawat, dan fasilitas medis lengkap. Kapal ini nantinya akan menjadi lokasi perawatan bagi warga sipil Gaza yang terdampak konflik.

ADVERTISEMENT

Jasa Pembuatan website profesional

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan kata lain, Indonesia tidak datang hanya untuk “hadir”, tapi benar-benar membawa dukungan nyata untuk kemanusiaan.

Pasukan Perdamaian: Bukan Satu, Tapi Tiga Brigade

Tidak hanya armada, TNI juga menyiapkan tiga brigade komposit untuk misi perdamaian ini. Setiap brigade berisi satu paket lengkap:

  • Batalyon Kesehatan
  • Batalyon Zeni Konstruksi
  • Batalyon Bantuan
  • Ditambah elemen Bantuan Mekanis

Jenderal Agus menambahkan bahwa pasukan besar ini akan dipimpin oleh seorang jenderal bintang tiga, yang artinya: misi ini bukan main-main levelnya.

Tunggu Lampu Hijau dari Pemerintah

Walaupun semua sudah siap “take-off”, TNI masih menunggu instruksi resmi dari pemerintah pusat untuk waktu pemberangkatan.

Saat ini, TNI akan mengirim tim aju terlebih dahulu ke Gaza untuk melakukan pemetaan situasi di lapangan.

Tim ini akan menentukan:

  1. Lokasi aman untuk mendarat atau berlabuh
  2. Zona operasi pasukan
  3. Wilayah yang paling membutuhkan bantuan cepat
  4. Potensi risiko yang harus diantisipasi
Baca Juga :  Hari Amal Bakti Momentum Memperkuat Nilai-Nilai Kebersamaan

Langkah ini penting supaya misi kemanusiaan bisa berjalan efektif, aman, dan tepat sasaran.

Indonesia dan Gaza: Komitmen Lama yang Tak Pernah Pudar

Bukan rahasia bahwa Indonesia selalu vokal soal dukungan untuk Palestina. Keterlibatan dalam misi perdamaian ini menjadi bukti lanjutan bahwa diplomasi Indonesia bukan cuma soal pernyataan, tetapi juga aksi nyata.

Dengan hadirnya Hercules, kapal rumah sakit, tenaga medis, hingga pasukan lengkap, Indonesia menempatkan diri sebagai negara yang tidak hanya bersimpati, tapi benar-benar “turun tangan”.*** Rully Firmansyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rokok Ilegal Jagakarsa Disorot Keras: Rekaman Sebut Koordinasi dengan Oknum AKP M, Publik Minta Jawaban
Ditresnarkoba Polda Sumbar Perkuat Program Kampung Bebas Narkoba di Nagari Air Manggis Selatan Pasaman
Dugaan Skandal Kapal Tongkang Rp30 Miliar, Ketum PPWI Laporkan Kapolda Sumsel dan Tiga Pejabat ke Propam Polri
Apel Perdana Kapolres Sibolga, AKBP Budi Prasetyo Tekankan Disiplin dan Pelayanan Humanis
Sat Binmas Polres Soppeng Edukasi Santri, Cegah Kenakalan Remaja Sejak Dini.
Saling Lempar Tanggung Jawab Kasus Pemerasan Rp75 Juta, Ketum PPWI Siap Seret Kapolda Sumsel ke Propam Polri
Polres Soppeng Amankan Terduga Pelaku Peredaran Sabu, Lima Paket Diduga Narkotika Disita
Residivis Korupsi Fahd A. Rafiq Ditangkap KPK: PPWI Desak Hukuman Maksimal dan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 12:41 WIB

Rokok Ilegal Jagakarsa Disorot Keras: Rekaman Sebut Koordinasi dengan Oknum AKP M, Publik Minta Jawaban

Selasa, 22 September 2026 - 05:52 WIB

Ditresnarkoba Polda Sumbar Perkuat Program Kampung Bebas Narkoba di Nagari Air Manggis Selatan Pasaman

Selasa, 22 September 2026 - 05:37 WIB

Dugaan Skandal Kapal Tongkang Rp30 Miliar, Ketum PPWI Laporkan Kapolda Sumsel dan Tiga Pejabat ke Propam Polri

Senin, 21 September 2026 - 13:01 WIB

Apel Perdana Kapolres Sibolga, AKBP Budi Prasetyo Tekankan Disiplin dan Pelayanan Humanis

Senin, 21 September 2026 - 12:53 WIB

Sat Binmas Polres Soppeng Edukasi Santri, Cegah Kenakalan Remaja Sejak Dini.

Berita Terbaru

Rapat Penyusunan Annual Work Plan (AWP) dan Overall Work Plan (OWP) Daerah Program Local Service Delivery Improvement Project (LSDP) Tahun Anggaran 2026-2030. (Dok. Bina Bangda/ Kemendagri)

Bina Bangda

Kemendagri Matangkan AWP dan OWP Program LSDP 2026-2030

Selasa, 22 Sep 2026 - 07:19 WIB