Kuranji Hulu Melalui Festival Manyerak Anak Daro Merupakan Kekayaan Adat dan Seni Tradisi Sebagai Bentuk Pelestarian Warisan Leluhur

- Penulis

Selasa, 11 November 2025 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuranji Hulu Melalui Festival Manyerak Anak Daro Merupakan Kekayaan Adat dan Seni Tradisi Sebagai Bentuk Pelestarian Warisan Leluhur

 

 

ADVERTISEMENT

Jasa Pembuatan website profesional

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kuranji Hulu Padang Pariaman,-Mediainvestigasi.net.- Tradisi Minangkabau kembali hidup di Nagari Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Geringging, Kabupaten Padang Pariaman. Melalui Festival Manyerak Anak Daro yang digelar di halaman kantor Wali Nagari Kuranji Hulu, masyarakat setempat menampilkan kekayaan adat dan seni tradisi sebagai bentuk pelestarian warisan leluhur.

Bupati Padang Pariaman yang diwakili oleh Kepala BPKD, M. Fadhly, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai festival ini merupakan langkah penting dalam menjaga citra, warisan, dan karakter masyarakat Minangkabau, khususnya di wilayah Sungai Geringging.

“Budaya ini perlu kita lestarikan. Seperti disampaikan tadi oleh Ibu Penasehat Bundo Kanduang, saat ini banyak generasi muda kita yang mulai dipengaruhi oleh budaya luar, terutama dari internet dan dunia maya. Lebih dari 30 persen anak-anak kita sudah terlalu dekat dengan gawai.

Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin mengarahkan mereka pada hal-hal yang lebih positif agar perkembangan kognitif dan karakter mereka tetap terjaga,” ujar Fadhly.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Padang Pariaman yang juga Penasehat Bundo Kanduang, Ny. Hj. Nita Christanti Azis, menyampaikan bahwa festival ini bukan sekedar ajang kompetisi atau hiburan, namun memiliki makna yang lebih dalam sebagai sarana penanaman nilai-nilai budaya dan penguatan identitas adat Minangkabau.

“Kegiatan Manyerak Anak Daro ini menggambarkan proses kedewasaan, sopan santun, serta peran penting perempuan dalam adat dan kehidupan sosial masyarakat Minangkabau. Melalui momentum ini, kami ingin menumbuhkan kembali rasa cinta generasi muda terhadap tradisi dan budaya lokal yang mulai luntur,” ujarnya.

Baca Juga :  Tim Safari Ramadhan V Kunjungi Taratak Tinggi, Budi Waluyo Bawa Pesan Bupati dan Serap Aspirasi Warga

Wali Nagari Kuranji Hulu, Salaman Hardani, Dt. Harimau, dalam laporannya menjelaskan bahwa festival ini diangkat kembali karena tradisi manyak anak daro sudah mulai ditinggalkan oleh masyarakat.

“Tradisi ini merupakan warisan luhur dari nenek moyang kita. Dulu menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial masyarakat, namun kini mulai tergerus oleh kemajuan zaman. Oleh karena itu, kami ingin menghidupkannya kembali melalui kegiatan ini,” ungkapnya.

Festival Manyerak Anak Daro diikuti oleh delapan korong di Nagari Kuranji Hulu. Selain lomba utama manyerak anak daro, acara juga dimeriahkan dengan penampilan seni tradisi seperti inyiak reno, tari pasambahan, tari galombang, tari piring, dan atraksi menyemburkan api, hingga tarian milenial dari generasi muda nagari.

Kegiatan berlangsung meriah dengan kehadiran niniak mamak, para perantau, camat, unsur Forkopimca, para wali nagari, dan tokoh masyarakat se-Kecamatan Sungai Geringging.

Sebagai bentuk komitmen pelestarian budaya, pihak nagari berencana menjadikan Festival Manyerak Anak Daro sebagai agenda tahunan tetap setiap tanggal 11 November.

“Kita berharap kegiatan ini terus berlanjut setiap tahun agar menjadi simbol semangat kita dalam menjaga warisan budaya Minangkabau,” tutup Salman.***

 

Editor ; Rafdy Guci 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Intimidasi Usai Pemberitaan, Penasehat PPWI Inhil Didatangi Pria yang Mengaku Suami Bidan
Plh. Kabag PBJ Tapanuli Tengah dengan Tegas Bantah Pokja ULP Pemkab Tapanuli Tengah Makelar Proyek Tahun 2026
Diduga Tak Bisa Pertanggung Jawabkan Keuangan, Pengurus Bumdes Sisobahili Tak Hadir Saat Di Panggil Dinas PMD
Apel Perdana Kapolres Sibolga, AKBP Budi Prasetyo Tekankan Disiplin dan Pelayanan Humanis
Polres Tapteng Ringkus Pengedar Sabu di Pinangsori, Enam Paket Barang Bukti Diamankan
Sat Binmas Polres Soppeng Edukasi Santri, Cegah Kenakalan Remaja Sejak Dini.
Siswa MAN 1 Inhil Raih Gelar Duta Anak Kabupaten Indragiri Hilir 2026, Kepala Madrasah Berikan Apresiasi Tinggi
Saling Lempar Tanggung Jawab Kasus Pemerasan Rp75 Juta, Ketum PPWI Siap Seret Kapolda Sumsel ke Propam Polri
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 18:41 WIB

Diduga Intimidasi Usai Pemberitaan, Penasehat PPWI Inhil Didatangi Pria yang Mengaku Suami Bidan

Senin, 21 September 2026 - 18:17 WIB

Plh. Kabag PBJ Tapanuli Tengah dengan Tegas Bantah Pokja ULP Pemkab Tapanuli Tengah Makelar Proyek Tahun 2026

Senin, 21 September 2026 - 18:13 WIB

Diduga Tak Bisa Pertanggung Jawabkan Keuangan, Pengurus Bumdes Sisobahili Tak Hadir Saat Di Panggil Dinas PMD

Senin, 21 September 2026 - 13:01 WIB

Apel Perdana Kapolres Sibolga, AKBP Budi Prasetyo Tekankan Disiplin dan Pelayanan Humanis

Senin, 21 September 2026 - 12:57 WIB

Polres Tapteng Ringkus Pengedar Sabu di Pinangsori, Enam Paket Barang Bukti Diamankan

Berita Terbaru