Ketua LAKI Aceh Timu Soroti Kekurangan Bangunan 5 Lokal, SD 1 Di Tunong Karena Ruang Guru Disulap

Ketua LAKI Aceh Timu Soroti Kekurangan Bangunan 5 Lokal, SD 1 Di Tunong Karena Ruang Guru Disulap

- Penulis

Senin, 4 Agustus 2025 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Dokumenrasi Ketua Laki Aceh Timur : SD Negeri 1 Tunong

Aceh Timur Media Investigasi.net, ketua Laskar Anti Korupsi Aceh Timur (LAKI) Saiful Anwar, sangat menyayangkan Dunia Pendidikan yang terjadi di Aceh Timur kuni kembali memperlihatkan wajah paling buruk seperti yang terjadi di SD Negeri 1 Tunong, salah satu sekolah dasar terletak di jantung Kecamatan Tunong, masih berdiri dengan kondisi mengenaskan bangunan semi permanen, ruang guru dijadikan ruang belajar, akibat kekurangan lima lokal kelas untuk di jadikan tempat murid belajar, ungkapnya.

Dimana Kondisi ini di ungkap langsung oleh Ketua Laskar Anti Korupsi Aceh Timur (LAKI) Saiful Anwar, yang di dampingi langsung oleh Dedi Saputra, jurnalis investigasi, sekaligus Ketua Organisasi Wartawan Aceh Timur, usai meninjau langsung sekolah, pada hari Sabtu, tanggal 2 Agustus 2025, melihat kondisi tersebut kami benar-benar kecewa dan marah pada Pemerintah Aceh Timur harusnya malu!, tuturnya.

Ketua Laskar Anti Korupsi Aceh Timur (LAKI) Saiful Anwar, juga tegas menyampaikan bahwa di tengah kekayaan sumber daya alam,anak-anak di sini belajar dalam kondisi yang lebih buruk dari pos ronda, ketika melihat situasi dan kondisi SD Negeri 1 ITunong mencerminkan gagalnya totalitas kepemimpinan daerah, terutama Bupati Iskandar Usman Al-Farlaki, dalam menjamin hak pendidikan yang layak bagi warganya.

Padahal kita ketahui bahwa, Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaki, yang telah menetapkan dan memberikan kepercayaan kepada Plt. Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Aceh Timur,  Bustami tapi apakah dirinya bekerja atau tidak bekerja ataupun hanya tutup mata, jika tidak mampu mengembang tugas lebih baik berhenti saja, tegas. Saiful Anwar.

“Ketua Laskar Anti Korupsi Aceh Timur (LAKI) Saiful Anwar, juga tegas mengatakan bahwa Ini menyangkut harga diri Aceh Timur jangan tunggu viral dulu baru sibuk bereaksi, kata bang pon yang akrab disapa dengan lantang”

Baca Juga :  Mayat Pria Muda Ditemukan di Bawah Jembatan Perbatasan Sungai Duo-Koto Padang

“Bang Pon, juga menambahkan bahwa, ruang guru yang seharusnya digunakan untuk koordinasi dan perencanaan pembelajaran, malah harus dikorbankan demi menampung siswa.

“Apa ini tidak menyayat hati? Di mana Dinas Pendidikan? Di mana Bappeda? Di mana para anggota DPRK yang tiap tahun bicara anggaran miliaran untuk pendidikan?

Bang pon juga menuding keras adanya kebisuan kolektif dan pembiaran sistemik oleh pejabat terkait, seolah-olah masa depan generasi muda Aceh Timur bukan tanggung jawab mereka.

“Kami, dari LSM dan para wartawan, tidak akan tinggal diam. Kami akan terus membuka bobrok ini, jika pemerintah tetap pura-pura tidak tahu. Jika pendidikan saja diabaikan, lantas pembangunan macam apa yang kalian banggakan?

Bang pon juga mengingatkan, jika dalam waktu dekat tidak ada tindakan nyata dari pemerintah, maka pihaknya bersama aliansi wartawan dan aktivis pendidikan akan membawa persoalan ini ke provinsi, bahkan ke Kementerian Pendidikan RI.

“Kami siap gelar konferensi pers terbuka, turun bersama masyarakat, dan mengangkat isu ini ke nasional. Ini soal masa depan, dan kami tidak akan biarkan anak-anak kami tumbuh dalam ketidakadilan yang terus-menerus disapu di bawah karpet kekuasaan, pungkasnya, tutupnya.

Ketua Investigasi Indonesia Nasional **** La Omy La Tua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pacu Pembangunan Desa, Kodim 0314/Inhil Gesa Pengerjaan Semenisasi Jalan TMMD ke-130 di Keritang
Kejar Target TMMD ke-130, Kodim 0314/Inhil Kebut Pembangunan RTLH di Desa Kuala Lemang
​Kemanunggalan TNI dan Rakyat: TMMD Ke-130 Percepat Pembangunan Jalan Desa Kuala Lemang
Dugaan Penampungan Pertalite untuk Dijual Kembali di Caringin Jadi Sorotan
Gadai Mobil Berujung Petaka! Tagihan Membengkak, Nissan March Diduga Dilelang Diam-Diam, Direktur Perusahaan Dipolisikan
Warga Srijaya keluhkan irigasi air kering kepada anggota DPRD OKUT I Ketut budiyasa pada saat Reses didesa
Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, Padang Pariaman Sosialisasikan KIPPRAH hingga Kecamatan dan Puskesmas
Tembus Gelombang dan Lumpur: Kodim 0314/Inhil Pasok Material TMMD Ke-130 ke Desa Kuala Lemang
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pacu Pembangunan Desa, Kodim 0314/Inhil Gesa Pengerjaan Semenisasi Jalan TMMD ke-130 di Keritang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Kejar Target TMMD ke-130, Kodim 0314/Inhil Kebut Pembangunan RTLH di Desa Kuala Lemang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:00 WIB

​Kemanunggalan TNI dan Rakyat: TMMD Ke-130 Percepat Pembangunan Jalan Desa Kuala Lemang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:17 WIB

Gadai Mobil Berujung Petaka! Tagihan Membengkak, Nissan March Diduga Dilelang Diam-Diam, Direktur Perusahaan Dipolisikan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Warga Srijaya keluhkan irigasi air kering kepada anggota DPRD OKUT I Ketut budiyasa pada saat Reses didesa

Berita Terbaru