Dirut RSUD Dharmasraya Bantah Isu Lalai Tangani Mahasiswa Undhari Korban Lakalantas: Semua Sudah Sesuai Prosedur

- Penulis

Selasa, 6 Mei 2025 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirut RSUD Dharmasraya Bantah Isu Lalai Tangani Mahasiswa Undhari saat Konferensi pers (Dok, Mediainvestigasi.net/Yanti)

 

Dharmasraya, Mediainvestigasi.net — Direktur RSUD Sungai Dareh, Sartinovita, S.Si, Apt, MKM, membantah tudingan kelalaian pihak rumah sakit dalam penanganan dua mahasiswa Universitas Dharmas Indonesia (Undhari) korban kecelakaan lalu lintas maut yang terjadi Senin dini hari, 5 Mei 2025. Dalam konferensi pers yang digelar (06/05) bersama jajaran medis RSUD, Sartinovita menegaskan seluruh prosedur penanganan terhadap kedua korban telah dilaksanakan sesuai standar pelayanan yang berlaku.

Didampingi Ketua Komite Medik dr. Hendresta, SpP (FISR), Kabid Pelayanan Medik dr. Ridia Dityarika, M. Biomed, dan Kabid Keperawatan Ns. Elvi Nora, S.Kep, Dirut Sartinovita memaparkan kronologi dan tindakan medis terhadap dua pasien berinisial Tn. A (19) dan Tn. P (18) yang diketahui sebagai mahasiswa Undhari asal Merangin, Jambi.

Detail Penanganan Pasien Tn. A (19)

Tiba di IGD RSUD Sungai Dareh pada pukul 04.46 WIB dalam keadaan sadar, Tn. A mengalami luka robek di alis mata, lecet di dada dan lutut. Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan dan diagnosa termasuk radiologi, pasien direncanakan operasi pada pukul 14.00 WIB. Prosedur berjalan lancar dan selesai pukul 16.00 WIB. “Pasien telah ditangani sesuai SOP dan saat ini pasien telah di pindahkan di ruang rawat inap bedah pasca operasi,” tegas Sartinovita.

Pasien Tn. P (18) Tak Tertolong Meski Sejumlah Upaya Rujuk Sudah Dilakukan

Pasien Tn. P tiba di IGD pada pukul 05.26 WIB dengan kondisi kritis, GCS 10, tekanan darah rendah, serta beberapa luka dan patah tulang. RSUD langsung melakukan resusitasi, pemasangan infus dua jalur, serta penanganan luka. Namun karena keterbatasan fasilitas, pasien harus dirujuk ke rumah sakit dengan fasilitas bedah saraf dan urologi. Pengajuan rujukan ke berbagai rumah sakit di Sumbar dan Riau ditolak karena keterbatasan SDM. Akhirnya, RSUP M. Djamil Padang menerima rujukan pada pukul 12.47 WIB. Namun sebelum sempat diberangkatkan, kondisi pasien memburuk dan dinyatakan meninggal pukul 12.50 WIB.

Baca Juga :  SK Presiden Tentang Dewan Pers 2025 " BERPOTENSI LANGGAR HAM DAN SUMPAH JABATAN

“Semua tindakan yang dilakukan terhadap pasien telah mengikuti prosedur pelayanan. Tidak ada unsur kelalaian,” tegas Sartinovita.

Aksi Mahasiswa Undhari dan Respons Elviana

Meski demikian, pada hari yang sama, sekitar 500 mahasiswa Undhari melakukan aksi ke Kantor Bupati Dharmasraya sebagai bentuk protes terhadap pelayanan RSUD yang dinilai lamban dan tidak maksimal.

Pemilik Undhari sekaligus Anggota DPD RI, Elviana, turut menyuarakan dukungan kepada mahasiswa. Melalui grup WhatsApp “Membangun Dharmasraya”, ia menulis, “Info dari lapangan, portal Kantor Bupati sudah dibuka dan mahasiswa sudah diterima sekda. Jika hingga pukul 16.00 tadi pemkab tetap tidak terima mahasiswa ini maka akan dilanjutkan besok dengan kekuatan lebih besar. Ini baru di lepas 500 orang mahasiswa dari total 2460 orang mahasiswa Undari. Ini bukan mau melawan pemkab tapi cara rakyat menyampaikan aspirasinya dan dihalalkan oleh UU.”

 

Pertanyaan Soal Pengawasan Asrama Mahasiswa di Undari 

Sementara itu, warga Dharmasraya bernama Rahmad (54) mempertanyakan pengawasan pihak kampus, khususnya pembina asrama mahasiswa. Ia menyoroti jam keluar masuk mahasiswa Undhari yang dianggap bebas. “Saya yakin orang tua sudah menyerahkan pengawasan penuh kepada kampus. Ini kejadian pukul 03.15 dini hari, seharusnya ada pengawasan. Diketahui kedua korban tinggal di asrama kampus,”ujarnya.

 

Wakapolres: Tak Ada Pemberitahuan Aksi Mahasiswa

Wakil Kapolres Dharmasraya, Kompol Armijon, saat dikonfirmasi usai aksi mahasiswa mengatakan bahwa pihaknya belum menerima surat pemberitahuan resmi terkait aksi unjuk rasa. “Sampai saat ini belum ada surat pemberitahuan dari mahasiswa,” ujarnya.

 

Kasatlantas: Mahasiswa Menyeberang Secara Tiba-tiba

Kasatlantas Polres Dharmasraya AKP Zamrinaldi SH MH membenarkan telah terjadi kecelakaan di KM 210 Jalinsum Jorong Sungai Lomak, Koto Padang, pukul 03.15 WIB. Kecelakaan melibatkan pick-up Daihatsu Grand Max BA 8509 HA yang dikemudikan Rendi Fernando dan sepeda motor Honda Beat tanpa nomor polisi yang dikendarai dua mahasiswa Undhari.

Baca Juga :  Masyarakat Kecamatan Buko Mengucapkan : Selamat Ulang, Bapak Wakil Bupati Kabupaten Banggai Kepulauan, SERFI KAMBEY, Ke-49 Tahun

 

“Dugaan kuat, pengendara motor menyeberang tanpa memperhatikan arus lalu lintas dari arah belakang. Pengemudi pick-up, yang terkejut, berusaha membanting setir ke kiri. Namun karena jarak yang sudah sangat dekat dan kedua kendaraan tak dapat dikendalikan, tabrakan pun tak terhindarkan,” ujar AKP Zamrinaldi.

 

“Petugas Satlantas yang menerima laporan langsung menuju lokasi kejadian. Kedua korban pengendara sepeda motor segera dievakuasi ke Puskesmas Sitiung I dan kemudian dirujuk ke RSUD Sungai Dareh. Mereka tiba di rumah sakit sekitar pukul 05.26 WIB untuk penanganan medis lebih lanjut,”tambah Kasatlantas Polres Dharmasraya menjelaskan.

 

Mahasiswa Undhari Terlibat Kecelakaan Maut di Jalinsum Dharmasraya, Satu Kendaraan Tanpa Plat Nomor

 

Editor: Yanti 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pacu Pembangunan Desa, Kodim 0314/Inhil Gesa Pengerjaan Semenisasi Jalan TMMD ke-130 di Keritang
Kejar Target TMMD ke-130, Kodim 0314/Inhil Kebut Pembangunan RTLH di Desa Kuala Lemang
​Kemanunggalan TNI dan Rakyat: TMMD Ke-130 Percepat Pembangunan Jalan Desa Kuala Lemang
Dugaan Penampungan Pertalite untuk Dijual Kembali di Caringin Jadi Sorotan
Gadai Mobil Berujung Petaka! Tagihan Membengkak, Nissan March Diduga Dilelang Diam-Diam, Direktur Perusahaan Dipolisikan
Warga Srijaya keluhkan irigasi air kering kepada anggota DPRD OKUT I Ketut budiyasa pada saat Reses didesa
Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, Padang Pariaman Sosialisasikan KIPPRAH hingga Kecamatan dan Puskesmas
Tembus Gelombang dan Lumpur: Kodim 0314/Inhil Pasok Material TMMD Ke-130 ke Desa Kuala Lemang
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pacu Pembangunan Desa, Kodim 0314/Inhil Gesa Pengerjaan Semenisasi Jalan TMMD ke-130 di Keritang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Kejar Target TMMD ke-130, Kodim 0314/Inhil Kebut Pembangunan RTLH di Desa Kuala Lemang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:00 WIB

​Kemanunggalan TNI dan Rakyat: TMMD Ke-130 Percepat Pembangunan Jalan Desa Kuala Lemang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:17 WIB

Gadai Mobil Berujung Petaka! Tagihan Membengkak, Nissan March Diduga Dilelang Diam-Diam, Direktur Perusahaan Dipolisikan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Warga Srijaya keluhkan irigasi air kering kepada anggota DPRD OKUT I Ketut budiyasa pada saat Reses didesa

Berita Terbaru