Pemangkasan Anggaran DPRD Dharmasraya Dirasakan Berat, Tunjangan dan Kegiatan Dewan Tersendat

- Penulis

Minggu, 20 April 2025 - 08:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hilang Rono Gedung DPRD Kabupaten Dharmasraya (Dok, Istimewa)

 

Dharmasraya, Mediainvestigasi.net – Gelombang efisiensi anggaran yang menerpa tubuh Pemerintah Kabupaten Dharmasraya mulai menyentuh langsung wakil rakyat di DPRD. Dari informasi yang dihimpun media ini, pemangkasan 50 persen anggaran juga menyasar belanja operasional dan kegiatan rutin lembaga legislatif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Hal ini dibenarkan Kabag Umum dan Keuangan Sekretariat DPRD Dharmasraya, Yusrizal S.Sos., M.Si. Ia mengungkapkan pihaknya telah melakukan entri data pemotongan anggaran ke sistem milik Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Dharmasraya sejak Kamis (17/4).

 

“Kami dari Sekretariat DPRD memang sudah melakukan pengentrian pemotongan 50 persen anggaran DPRD di kantor BKD Pulau Punjung, sampai malam pukul 22.00 Wib kami di sana. mengurangi kami tidak bisa melebihi juga tidak, harus sesuai dengan pagu yang diberikan badan keuangan,” ucap Yusrizal kepada media ini.

 

Dampak dari pemangkasan ini tak main-main. Belanja kebutuhan kantor seperti kertas HVS, tinta printer, hingga biaya penyelenggaraan rapat dan sidang DPRD ikut terpangkas. “Mirisnya, pemotongan ini juga berimbas pada kebutuhan dasar operasional di gedung DPRD,” ungkap Yusrizal.

 

Ia juga membeberkan,”Tunjangan hingga perjalanan dinas anggota DPRD ini saja dari pekan ketiga Maret hingga April 2025 belum dibayarkan,” kata Kabag Umum dan Keuangan Sekretariat DPRD itu.

 

Kepala BKD Dharmasraya, Asril, membenarkan bahwa proses pemotongan memang sedang berjalan. “Masih dalam proses. Untuk entry-nya kita cek dulu. Tapi lebih jelasnya silakan tanya ke Sekwan,” ujarnya singkat.

 

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Dharmasraya, Ade Sudarman, menyampaikan bahwa pihaknya mengetahui adanya entri pemotongan anggaran tersebut. Namun ia menegaskan, pembahasan masih berlangsung dan akan dikaji bersama seluruh anggota dewan serta pihak pemerintah daerah pada 26 April mendatang.

Baca Juga :  Terkait adanya Penampakan Sarang Burung serta plafon rusak ini keterangan Kepsek SDN 02 karang endah Ss3

 

“Iya, kita tahu sudah di-entri, tapi ini masih proses. Tanggal 26 April akan dibahas bersama dalam rapat,” terang Ade kepada wartawan usai rapat di gedung DPRD (19/04).

 

Dampak efisiensi ini juga menjadi perhatian publik. Pemikir kebijakan publik asal Dharmasraya, Syahrial (57), menilai kebijakan pemangkasan belum tepat diterapkan secara menyeluruh di daerah.

 

“Dharmasraya belum siap menerima efisiensi anggaran drastis seperti ini. Pemerintah boleh saja tegak lurus mengikuti kebijakan pusat, tapi kondisi di daerah musti jadi pertimbangan,” ujarnya.

 

Menurut Syahrial, anggaran yang dipangkas saat ini justru menyasar belanja rutin lembaga pemerintahan, bukan anggaran program yang menyentuh langsung masyarakat. Ia mengingatkan, jika kebijakan ini terus berjalan tanpa evaluasi, bukan tidak mungkin akan menimbulkan gejolak.

 

“Ketika kebijakan Bupati justru berdampak negatif ke masyarakat atau kelembagaan wakil rakyat, itu bisa jadi bumerang di tengah jalan. Ini saatnya Bupati aktif melobi pusat agar ada ruang fiskal untuk daerah,” ujarnya.

 

 

Editor: Yanti 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Soppeng Tinjau Lokasi Sumur Bor untuk Bantu Warga Hadapi Kekeringan
WNI Asal Inhil Koma di Singapura. KBRI Klaim Sudah Berkoordinasi, Keluarga Menunggu Bukti
Malam Berganti Pagi di Tengah Asap, Kapolres Inhil Pimpin Perjuangan 9 Hari Menjaga Bumi Inhil dari Bara
Kemenag Inhil Gelar Maulid Nabi dan Perpisahan Kepala Kemenag di Hotel Top 5, Publik Pertanyakan Sumber Anggaran
Kabel Semrawut Masih Menggantung, Jawaban PLN Dipertanyakan
Bupati Tapanuli Tengah Launching Penyaluran Bantuan Pangan 1.394,7 ton Beras Alokasi Juli–September 2026
Usai Pimpin Apel, Kapolres Soppeng Periksa Sikap Tampang Personel
Dari Kasus Lisa vs Danny Septriadi: Fakta Medis RSCM Ungkap Trauma Berat Anak Korban Penculikan
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 13:23 WIB

Kapolres Soppeng Tinjau Lokasi Sumur Bor untuk Bantu Warga Hadapi Kekeringan

Selasa, 1 September 2026 - 10:25 WIB

WNI Asal Inhil Koma di Singapura. KBRI Klaim Sudah Berkoordinasi, Keluarga Menunggu Bukti

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:56 WIB

Malam Berganti Pagi di Tengah Asap, Kapolres Inhil Pimpin Perjuangan 9 Hari Menjaga Bumi Inhil dari Bara

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:18 WIB

Kabel Semrawut Masih Menggantung, Jawaban PLN Dipertanyakan

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:01 WIB

Bupati Tapanuli Tengah Launching Penyaluran Bantuan Pangan 1.394,7 ton Beras Alokasi Juli–September 2026

Berita Terbaru

Kemendagri melalui Ditjen Bina Pembangunan Daerah melaksanakan Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Program LSDP di Balai Tawang Arum, Kompleks Balai Kota Solo. (Dok. Istimewa)

Bina Bangda

Restuardy Daud: Daerah Jadi Kunci Penguatan Pengelolaan Sampah

Selasa, 1 Sep 2026 - 14:19 WIB