Janji Bersih Anisa: Berani Lawan KKN atau Sekadar Retorika di Tengah Dinasti Keluarga?

- Penulis

Selasa, 11 Maret 2025 - 14:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Dharmasraya, Anisa Suci Ramadani (Dok, Istimewa)

 

Dharmasraya, Mediainvestigasi.net– Bupati Dharmasraya, Anisa, menegaskan komitmennya untuk membangun pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik jual beli jabatan serta kongkalikong proyek. Pernyataan ini ia sampaikan di Pulau Punjung, Senin (10/03/2025).

 

Saya ingin memastikan bahwa seluruh proses seleksi dan promosi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya berjalan sesuai prinsip meritokrasi. Tidak ada pungutan atau permintaan uang dalam bentuk apa pun bagi ASN yang ingin menduduki jabatan tertentu atau pengusaha yang ingin mendapatkan proyek,” tegasnya.

 

Lebih lanjut, ia menegaskan tidak ingin ada intervensi atau pendekatan kekeluargaan dalam seleksi jabatan dan lelang proyek. Bahkan, ia mengancam akan menindak tegas siapa pun yang melakukan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). “Kalau ada yang mencoba KKN, awas… saya perkarakan Anda!” ujarnya.

Namun, apakah pernyataan ini cukup meyakinkan?

Dinasti dan Tim Sukses: Ujian Nyata Komitmen Anti-KKN

Janji Anisa untuk menutup ruang bagi praktik KKN berbanding terbalik dengan realitas politik di Dharmasraya saat ini. Dinasti keluarga masih mendominasi, dengan sang ibu menjabat sebagai Ketua Dekranasda, posisi strategis yang berperan dalam pengelolaan ekonomi kreatif daerah. Tak hanya itu, peran sang ayah dalam berbagai urusan pemerintahan juga menjadi perbincangan publik, terutama dengan rekam jejak kasus korupsinya yang masih membayangi.

 

Di luar lingkaran keluarga, tim sukses yang mengantarkan Anisa ke kursi bupati juga tak bisa diabaikan.

 

Jika benar Anisa ingin membuktikan komitmen anti-KKN, langkah pertamanya harus tegas: membuktikan bahwa keluarganya dan tim sukses tidak mendapat privilese dalam urusan pemerintahan. Jika tidak, pernyataan kerasnya hanya akan menjadi angin lalu—retorika politik tanpa bukti nyata. Apakah pemerintahan Anisa benar-benar berbeda atau hanya wajah baru dengan sistem lama? Waktu yang akan menjawab.

Baca Juga :  Kodim 0314/Inhil Rampungkan Pembangunan Jembatan Garuda di Kotabaru, Akses Warga Kini Lebih Lancar

Editor: Yanti 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Ada Ampun bagi Pembakar Lahan, Polsek Kateman Amankan Seorang Pria
Kwartir Cabang 04.02 Gerakan Pramuka Indragiri Hilir Upacara Gelar Senja di Kediaman Bupati
Dukung Ketahanan Pangan Asta Cita, Polsek Kuindra Pantau Perkembangan Lahan Jagung di Desa Tanjung Melayu
Bongkar sampai Bandar Besarnya! Warga Desak Polisi Putus Jaringan Narkoba Pulau Ruku
Resahkan Warga, Peredaran Narkoba di Desa Pulau Ruku Desak Tindakan Tegas Aparat
DPRD Inhil Apresiasi Sikap tegas DKUPP dalam penegakan aturan dan mengurangi kebocoran Retribusi
HUT Ke-1 BMSN, Perkuat Komitmen Tangkal Hoaks
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 19:04 WIB

Tak Ada Ampun bagi Pembakar Lahan, Polsek Kateman Amankan Seorang Pria

Senin, 14 September 2026 - 18:41 WIB

Kwartir Cabang 04.02 Gerakan Pramuka Indragiri Hilir Upacara Gelar Senja di Kediaman Bupati

Senin, 14 September 2026 - 16:04 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Asta Cita, Polsek Kuindra Pantau Perkembangan Lahan Jagung di Desa Tanjung Melayu

Senin, 14 September 2026 - 14:55 WIB

Senin, 14 September 2026 - 11:38 WIB

Bongkar sampai Bandar Besarnya! Warga Desak Polisi Putus Jaringan Narkoba Pulau Ruku

Berita Terbaru

Headline

Senin, 14 Sep 2026 - 14:55 WIB