Kejaksaan Negeri Dharmasraya Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Mubazir Bendungan Batang Pangian

- Penulis

Senin, 6 Januari 2025 - 10:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_0

oplus_0

Kondisi terkini Proyek Bendungan Batang Pingian Kampung Surau (Dok, Mediainvestigasi.net/Yanti)

 

Dharmasraya, Mediainvestigasi.net– Kejaksaan Negeri Dharmasraya menyatakan akan mempelajari dugaan korupsi dalam pembangunan Bendungan Batang Pangian di Kampung Surau. Proyek yang telah menghabiskan anggaran kurang lebih dari Rp36 miliar dari APBN dan APBD ini dinilai gagal total tanpa manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami akan mempelajari laporan terkait dugaan korupsi dalam pembangunan Bendungan Batang Pangian,” ujar Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Dharmasraya, Robi, saat dimintai keterangan.

Proyek yang dimulai sejak 2017 ini semula dirancang untuk mengaliri ratusan hektar sawah masyarakat. Namun, kenyataan di lapangan jauh dari harapan. Bendungan tersebut tidak berfungsi sesuai perencanaan, bahkan hingga saat ini mangkrak tanpa kejelasan tindak lanjut.

Tuntutan Masyarakat dan Diamnya Pemda.

Suherman (56) salah satu pemilik lahan perkebunan kelapa sawit yang terdampak, mengungkapkan kekecewaannya. “Proyek ini dibangun dengan uang rakyat, dianggarkan berkali-kali, tapi tidak selesai. Bendungan ini mubazir dan sama sekali tidak sesuai dengan rencana awal,” tegas Suherman.

Ia juga meminta pemerintah daerah, khususnya Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, untuk memberikan penjelasan.

Ironisnya, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya di bawah kepemimpinan Bupati Sutan Riska terlihat bungkam terkait permasalahan ini. Tidak ada langkah tegas yang diambil untuk menindak pihak-pihak yang bertanggung jawab atas kegagalan proyek ini.

Desakan Hukum untuk Mengusut Tuntas.

Masyarakat meminta Kejaksaan Negeri Dharmasraya segera mengusut tuntas dugaan kerugian negara akibat proyek ini. “Kami ingin kejelasan dari pemerintah daerah dan berharap kejaksaan serta kepolisian serius menangani kasus ini. Uang rakyat tidak boleh dibiarkan hilang begitu saja,” ujar Suherman.

Langkah Kejaksaan Negeri Dharmasraya untuk mempelajari dugaan korupsi ini menjadi titik awal yang diharapkan membawa keadilan bagi masyarakat. Transparansi dan ketegasan dari pihak penegak hukum sangat dinantikan agar kerugian negara yang mencapai miliaran rupiah dapat diusut hingga tuntas.

Baca Juga :  Kapolres Sibolga Dan PJU Polres Sibolga Sambut Kunjungan Danrem 023/KS, Ke Mako Polres Sibolga, Perkuat Sinergitas TNI-Polri

Editor: Yanti 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DK Siap Ajukan Justice Collaborator, Aliran Rp200 Juta Berpotensi Buka Kotak Pandora Proyek Pemda Inhil
SEBARKAN VIDEO INTIM DAN ANCAM BONGKAR AIB, LAPORAN DI POLDA METRO JAYA MENANTI TINDAK LANJUT
Status Tanggap Darurat Karhutla Taliabu Barat Laut Berakhir, Beralih ke Fase Penyisiran dan Pengawasan
​Wujudkan Rumah Layak Huni, Kodim 0314/Inhil bersama Warga Gotong Royong Bagun RTLH Ibu Rusmawati
​Wujudkan Rumah Layak Huni, Kodim 0314/Inhil bersama Warga Gotong Royong Bagun RTLH Ibu Rusmawati
Wujudkan Akses Desa Lebih Baik, Kodim 0314/Inhil Bersama Warga Gotong Royong Semenisasi Jalan 1 Km di Kuala Leman ​
​Sinergi TMMD ke-130: Kodim 0314/Inhil dan Masyarakat Kuala Lemang Gotong Royong Bauksitkan Fasilitas Sanitasi
Wujudkan Lingkungan Sekolah Sehat, Kodim 0314/Inhil Bersama Masyarakat Bangun MCK dan Sumur Bor di TK Darus Salam
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:03 WIB

DK Siap Ajukan Justice Collaborator, Aliran Rp200 Juta Berpotensi Buka Kotak Pandora Proyek Pemda Inhil

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:15 WIB

SEBARKAN VIDEO INTIM DAN ANCAM BONGKAR AIB, LAPORAN DI POLDA METRO JAYA MENANTI TINDAK LANJUT

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Status Tanggap Darurat Karhutla Taliabu Barat Laut Berakhir, Beralih ke Fase Penyisiran dan Pengawasan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:46 WIB

​Wujudkan Rumah Layak Huni, Kodim 0314/Inhil bersama Warga Gotong Royong Bagun RTLH Ibu Rusmawati

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:35 WIB

​Wujudkan Rumah Layak Huni, Kodim 0314/Inhil bersama Warga Gotong Royong Bagun RTLH Ibu Rusmawati

Berita Terbaru