YOGYAKARTA — Dugaan pembatasan kebebasan yang dialami Alice Srie Anitha di Yogyakarta menjadi perhatian setelah dirinya menyampaikan keterangan melalui percakapan WhatsApp. Persoalan tersebut disebut berkaitan dengan pihak yang dikaitkan dengan PT Mahakarya Development dan memerlukan penelusuran lebih lanjut untuk memastikan fakta yang sebenarnya.
Dalam keterangannya, Alice mengaku mengalami tekanan dan merasa kebebasannya dibatasi. Namun, kronologi lengkap, lokasi spesifik, waktu kejadian, serta pihak-pihak yang diduga terlibat masih perlu diverifikasi melalui keterangan saksi dan bukti pendukung.
Dugaan Permintaan Transfer Dana Perlu Diklarifikasi
Alice juga menyampaikan informasi mengenai dugaan permintaan transfer dana ke rekening BCA atas nama Jeszoa Hariwirawan Emanuel dalam percakapan WhatsApp yang disebut bertanggal 8 Oktober 2026.
Informasi tersebut memerlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan siapa yang meminta transfer, apa dasar permintaan pembayaran, serta apakah terdapat unsur ancaman atau pemaksaan. Keberadaan percakapan elektronik perlu dinilai bersama konteks komunikasi dan bukti lain yang relevan.
Legalitas Perusahaan Menjadi Pertanyaan
Dalam keterangannya, Alice turut mempertanyakan legalitas PT Mahakarya Development. Ia juga menyampaikan informasi mengenai seseorang bernama Adi yang menurut pengakuannya memiliki hubungan keluarga dengan Sri Sultan Hamengku Buwono.
Hingga kini, redaksi belum memverifikasi secara independen klaim mengenai status legalitas perusahaan, hubungan keluarga yang disebutkan, maupun dugaan keterkaitan pihak-pihak tersebut dengan persoalan yang dialami Alice. Oleh karena itu, informasi tersebut belum dapat dijadikan kesimpulan mengenai adanya pelanggaran hukum.
Perlu Penelusuran Objektif
Alice disebut telah menyampaikan persoalan tersebut kepada rekannya, Ade Nuryogiyana, yang diketahui berprofesi sebagai wartawan di Yogyakarta.
Apabila terdapat dugaan tindak pidana, informasi dan bukti yang tersedia dapat disampaikan kepada kepolisian untuk ditelaah sesuai kewenangannya. Penanganan lebih lanjut perlu didasarkan pada kronologi, keterangan para pihak, saksi, dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.
Hingga berita ini disusun, redaksi belum memperoleh klarifikasi resmi dari PT Mahakarya Development maupun pihak-pihak yang disebut dalam keterangan Alice. Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi untuk menjaga keberimbangan pemberitaan.
Awak media menegaskan bahwa pemberitaan ini merupakan penyampaian informasi awal berdasarkan keterangan sumber, bukan kesimpulan bahwa pihak tertentu telah terbukti melakukan tindak pidana. Seluruh pihak tetap berhak memberikan penjelasan, dan setiap dugaan perlu diuji melalui proses yang sesuai dengan ketentuan hukum.
tim/red
Am @ 2026







