Alat Berat di Jembatan Anduriang Dihentikan Sementara,Begini Penjelasan Pemkab Padang Pariaman..

- Penulis

Minggu, 10 Mei 2026 - 07:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alat Berat di Jembatan Anduriang (Foto Dok istimewa)

Alat Berat di Jembatan Anduriang (Foto Dok istimewa)

 

Padang Pariaman — Mediainvestigasi.net.- Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menegaskan bahwa penghentian sementara pekerjaan alat berat pada pembangunan jembatan darurat di Nagari Anduriang, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, bukan berarti pemerintah menghentikan upaya membuka akses penyeberangan masyarakat. Langkah tersebut justru merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam mengedepankan keselamatan masyarakat, menghormati kesepakatan bersama warga, serta mempertimbangkan aspek teknis dan dampak lingkungan di kawasan Sungai Batang Anai.

Sebelumnya, Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, telah menginstruksikan Dinas PUPR dan OPD terkait untuk bergerak cepat membangun jembatan darurat pascabencana yang merusak Jembatan Anduriang. Pemerintah daerah ingin memastikan masyarakat tetap memiliki akses penyeberangan yang aman sambil menunggu pembangunan jembatan permanen dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi.

ADVERTISEMENT

Jasa Pembuatan website profesional

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang paling utama bagi pemerintah daerah saat ini adalah keselamatan masyarakat. Karena itu saya langsung menginstruksikan Dinas PUPR dan OPD terkait untuk bergerak cepat membangun jembatan darurat agar aktivitas warga dapat kembali berjalan,” tegas Bupati JKA.

Instruksi tersebut langsung ditindaklanjuti di lapangan. Dua unit alat berat mulai bekerja melakukan penataan lokasi dan persiapan pembangunan jembatan darurat. Namun dalam pelaksanaannya, muncul aspirasi masyarakat terkait titik pembangunan jembatan dan kondisi aliran Sungai Batang Anai.

Dalam berita acara kesepakatan yang ditandatangani pada Rabu, 6 Mei 2026, di lokasi Jembatan Anduriang, perwakilan masyarakat Nagari Anduriang meminta agar titik pembangunan jembatan darurat dipindahkan ke bagian tengah jembatan yang rusak. Permintaan itu disampaikan demi menghindari potensi bencana lanjutan yang dapat mengancam lahan pertanian dan permukiman warga akibat perubahan arus sungai.

Masyarakat juga meminta agar pembangunan jembatan darurat dilaksanakan setelah dilakukan normalisasi dan pengaturan aliran Sungai Batang Anai terlebih dahulu.

Baca Juga :  *Jangan Takut Lapor Aksi Premanisme Ke Call Center 110 Polres Sibolga, Polsek Sibolga Selatan Sapa Warga*

Menindaklanjuti kesepakatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman melakukan penyesuaian teknis di lapangan. Karena itu, alat berat yang sebelumnya bekerja untuk pembangunan awal jembatan darurat ditarik sementara sambil menunggu koordinasi lanjutan serta proses normalisasi sungai oleh instansi yang berwenang.

Pemkab Padang Pariaman menegaskan bahwa kewenangan normalisasi Sungai Batang Anai berada di bawah Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Sumatera Barat, bukan pemerintah kabupaten. Meski demikian, pemerintah daerah tidak tinggal diam dan terus memperjuangkan percepatan penanganan kawasan tersebut, termasuk melalui surat resmi yang telah disampaikan kepada BWS pada 7 Mei 2026.

Bupati JKA menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap hadir dan bertanggung jawab terhadap kebutuhan masyarakat Anduriang.

“Kita memahami kekhawatiran masyarakat terkait potensi bencana lanjutan. Karena itu pemerintah daerah memilih mengedepankan keselamatan, koordinasi, dan kesepakatan bersama agar solusi yang diambil benar-benar aman bagi masyarakat. Yang jelas, pemerintah daerah tidak pernah mundur untuk memperjuangkan akses masyarakat. Semua langkah yang diambil hari ini semata-mata agar penanganan dilakukan secara tepat, aman, dan tidak menimbulkan risiko baru bagi warga,” tegasnya.

Pemkab Padang Pariaman memastikan pembangunan akses masyarakat tetap menjadi prioritas utama. Pemerintah daerah saat ini terus melakukan koordinasi lintas instansi agar pembangunan jembatan darurat dapat segera dilanjutkan sesuai hasil kesepakatan masyarakat dan ketentuan teknis yang berlaku, sembari terus memperjuangkan pembangunan jembatan permanen serta normalisasi Sungai Batang Anai.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KONDISI KANTOR BPP PALEMBAYAN AGAM RETAK, KEPALA UPT PAK DONI AKUI: BELUM ADA JAM KERJA
Wujudkan Pelayanan Masyarakat dan Kepastian Hukum, Pemkab dan DPRD Tapanuli Tengah Sepakati 3 Ranperda
Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak Saat Bencana, Dinas PPPA Tapteng Bersama Kementerian PPPA dan Yayasan Pulih Gelar Sosialisasi Draf SK Subklaster PP KBG PP
Kapolres Sibolga dan Kapolres Tapanuli Tengah Sambangi Makodim 0211/Tapanuli Tengah, Perkuat Sinergitas TNI-Polri
Kapolres Sibolga Perkuat Sinergi dengan Kejaksaan Negeri, Perkuat Kolaborasi Penegakan Hukum
Perkuat Sinergitas dan Dukung Kedaulatan NKRI, Wakil Bupati Tapteng Hadiri Latihan Menembak Senjata Berat Arhanud 11/WBY
Bupati Melantik 31 Orang Kepala Sekolah SD Dan SMP Lingkup Pemkab. Nias Utara
Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah RI Dan Pemkab Tapteng Resmikan Landing Page UMKM “Sumatera Bangkit Bersama”
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 23:18 WIB

KONDISI KANTOR BPP PALEMBAYAN AGAM RETAK, KEPALA UPT PAK DONI AKUI: BELUM ADA JAM KERJA

Rabu, 23 September 2026 - 23:13 WIB

Wujudkan Pelayanan Masyarakat dan Kepastian Hukum, Pemkab dan DPRD Tapanuli Tengah Sepakati 3 Ranperda

Rabu, 23 September 2026 - 23:07 WIB

Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak Saat Bencana, Dinas PPPA Tapteng Bersama Kementerian PPPA dan Yayasan Pulih Gelar Sosialisasi Draf SK Subklaster PP KBG PP

Rabu, 23 September 2026 - 23:03 WIB

Kapolres Sibolga dan Kapolres Tapanuli Tengah Sambangi Makodim 0211/Tapanuli Tengah, Perkuat Sinergitas TNI-Polri

Rabu, 23 September 2026 - 23:00 WIB

Kapolres Sibolga Perkuat Sinergi dengan Kejaksaan Negeri, Perkuat Kolaborasi Penegakan Hukum

Berita Terbaru