Kepala BKN, Prof. Zudan: Penerapan Manajemen Talenta ASN Nasional Melonjak Hingga 200%

- Penulis

Minggu, 25 Januari 2026 - 18:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BKN, Prof. Zudan. (Dok. Istimewa)

Kepala BKN, Prof. Zudan. (Dok. Istimewa)

MEDIAINVESTIGASI.NET – Humas BKN, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan, mengungkapkan bahwa sejak BKN mengakselerasi pendampingan reformasi birokrasi secara masif pada Maret 2025, jumlah instansi yang menerapkan manajemen talenta mengalami lonjakan hingga 200 persen.

Secara keseluruhan, penerapan manajemen talenta ASN nasional menunjukkan perkembangan signifikan, tidak hanya di instansi pusat tetapi sudah mulai bergerak masif penerapannya di lingkup instansi daerah.

“Dari yang sebelumnya berjalan sporadis, kini manajemen talenta sudah menjadi agenda nasional. Saat ini 130 instansi telah menerapkannya secara operasional, dan 546 instansi lainnya telah menyatakan komitmen, termasuk Kabupaten Pati,” ujar Prof. Zudan dalam kegiatan Launching Komitmen Penerapan Manajemen Talenta di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati, Sabtu (24/01/2026).

Menurutnya, capaian tersebut menandai pergeseran penting dalam tata kelola ASN nasional, dari sistem konvensional berbasis jabatan menuju sistem berbasis kompetensi, kinerja, dan potensi. Manajemen talenta menjadi instrumen utama untuk memastikan ASN ditempatkan secara tepat di posisi strategis.

“Manajemen talenta itu mencari ASN yang mau dan mampu. Kita ingin memastikan setiap jabatan diisi oleh orang yang tepat, sehingga layanan publik bisa lebih cepat, lebih mudah, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Prof. Zudan.

Pada tahun ini, BKN sendiri menargetkan pendampingan intensif terhadap 643 instansi pemerintah, yakni meliputi 514 kabupaten/kota, 38 provinsi, serta sekitar 100 kementerian dan lembaga.

Pendampingan tersebut nantinya akan mencakup penyusunan sistem manajemen talenta, penataan formasi ASN, penguatan branding institusi, hingga pengawasan Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK).

Terhadap tantangan birokrasi yang masih dihadapi instansi daerah, Prof. Zudan sebut pola kerja yang lamban dan kurang adaptif masih menjadi PR (baca: pekerjaan rumah) di sejumlah daerah. “Kalau SOP layanan masih belasan hari, berarti kita belum bertransformasi. Reformasi birokrasi itu harus dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya. Oleh karena itu, Ia mendorong penerapan manajemen talenta merata di seluruh instansi. Menurutnya, keberhasilan manajemen talenta harus tercermin pada outcome layanan publik, bukan hanya pada pemenuhan dokumen kebijakan.

Baca Juga :  Kampung Limousin Padang Pariaman, Sentra Pengembangan Sapi Potong Unggulan

Pada kesempatan yang sama, Prof. Zudan menilai komitmen Pemerintah Kabupaten Pati sebagai bagian dari kesiapan daerah memasuki fase implementasi manajemen talenta secara konkret.

“Komitmen seperti yang ditunjukkan Pati ini penting. Artinya, daerah tidak hanya siap secara administratif, tetapi juga siap mengubah cara kerja birokrasi,” ujarnya di hadapan Forkopimda dan seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati.

Kepala BKN Prof. Zudan hadir bersama Wakil Kepala BKN Suharmen, jajaran Deputi dan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkup BKN.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tonggak Sejarah Baru Maroko: Fatima Ezzahra El Mansouri Pimpin Pemerintahan Baru, Persisma Tegaskan Dukungan Berkelanjutan
Rindekraf Jadi Pedoman Pengembangan Ekonomi Kreatif Daerah
Mauritius Ambil Langkah Strategis, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko
Jamaika dan Maroko Tandatangani Komunike Bersama, Wilson Lalengke: Langkah Strategis bagi Masa Depan Rakyat Sahara
Sinergi Dekranas, PKK, dan Posyandu Didorong Perkuat Pemberdayaan Masyarakat dan UMKM
Dukungan Kedaulatan Sahara Maroko dari Cili, Pondasi Kokoh bagi Pembangunan Berkelanjutan di Wilayah Selatan
Rokok Ilegal Jagakarsa Disorot Keras: Rekaman Sebut Koordinasi dengan Oknum AKP M, Publik Minta Jawaban
Konfirmasi Belum Terjawab, Dua Pelaksana Blokir Kontak Wartawan — PUPR/Pemkab Bogor Diminta Buka Terang
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Tonggak Sejarah Baru Maroko: Fatima Ezzahra El Mansouri Pimpin Pemerintahan Baru, Persisma Tegaskan Dukungan Berkelanjutan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:57 WIB

Rindekraf Jadi Pedoman Pengembangan Ekonomi Kreatif Daerah

Jumat, 25 September 2026 - 05:33 WIB

Mauritius Ambil Langkah Strategis, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Kamis, 24 September 2026 - 19:48 WIB

Jamaika dan Maroko Tandatangani Komunike Bersama, Wilson Lalengke: Langkah Strategis bagi Masa Depan Rakyat Sahara

Rabu, 23 September 2026 - 06:17 WIB

Sinergi Dekranas, PKK, dan Posyandu Didorong Perkuat Pemberdayaan Masyarakat dan UMKM

Berita Terbaru