Pemkab Tapteng Bantah Isu Bupati Tapteng Usir Pengungsi di GOR Pandan

- Penulis

Senin, 12 Januari 2026 - 21:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Tapteng Bantah Isu Bupati Tapteng Usir Pengungsi di GOR Pandan

 

 

 

PANDAN – Mediainvestigasi.net.- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah (Tapteng) membantah tegas informasi yang beredar di media sosial melalui sebuah video yang menyebutkan Bupati Tapteng Masinton Pasaribu, SH, MH, mengusir para pengungsi di Gedung Olah Raga (GOR) Pandan. Informasi tersebut dipastikan tidak benar dan menyesatkan yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Bantahan itu disampaikan langsung oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Setdakab Tapteng Basyri Nasution, SP, bersama Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Tapteng Jonnedy Marbun S. Pd, MM, Plt. Kepala Dinas Sosial Tapteng Mariati Simanullang, SE., MM, bertempat di Ruang Rapat Cenderawasih Kantor Bupati Tapteng, Senin (12/1/2025).

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Tapanuli Tengah Basyri Nasution, SP menegaskan, Bupati Tapteng tidak pernah mengusir pengungsi. Ia meminta masyarakat, khususnya para pengungsi, agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” kata Basyri Nasution, SP.

“Terkait pernyataan dalam video yang beredar itu tidak benar. Bupati tidak pernah mengusir pengungsi. Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak jelas sumbernya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Basyri menjelaskan, beberapa hari sebelumnya Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah menerima informasi adanya warga yang mengungsi di GOR Pandan, namun ternyata tidak terdampak bencana. Menindaklanjuti hal tersebut, Pemkab Tapteng melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan Kepala Desa dan Lurah setempat.

Asisten Ekbang Setdakab Tapteng mengatakan, hasil pendataan menunjukkan memang ada beberapa keluarga yang tidak terdampak sama sekali. Setelah rumah mereka dibersihkan dan dinyatakan layak huni, sebagian dari mereka dikembalikan ke rumah masing-masing diberikan bantuan logistik berupa paket sembako.

Baca Juga :  Wujud Kepedulian Lingkungan, Kodim 0314/Inhil Laksanakan Karya Bhakti TNI Zero Waste

Sementara itu, bagi pengungsi yang benar-benar terdampak dan masih tinggal di GOR Pandan, Pemkab Tapteng memastikan seluruh kebutuhan mereka tetap difasilitasi sesuai ketentuan.

Dalam kesempatan itu, Plt. Kepala Dinas (Kadis) Sosial Tapteng Mariati Simanullang, SE., MM, juga membantah isu adanya makanan basi yang dikonsumsi pengungsi. Ia menegaskan bahwa Dapur Umum beroperasi sesuai standar dan diawasi secara ketat.

“Kami memasak tiga kali sehari, pagi, siang, dan sore. Tidak ada makanan yang dimasak pagi untuk dimakan siang, atau siang untuk malam. Semua dimasak untuk sekali makan dan langsung dihabiskan,” terang Mariati.

Plt. Kadis Sosial Tapteng menambahkan, pihaknya rutin melakukan pemantauan dan monitoring proses memasak. Bahkan, makanan yang disajikan di Dapur Umum juga dikonsumsi oleh petugas dan pegawai dinas.

“Apa yang dimakan pengungsi, itu juga yang kami makan. Jadi tidak benar kalau ada isu nasi basi,” tandasnya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Tapteng Jonnedy Marbun S. Pd, MM, turut menegaskan bahwa informasi dalam video tersebut tidak sesuai fakta. Ia menyebutkan bahwa pemuda yang ada dalam video itu bahkan bukan pengungsi di GOR Pandan.

“Sejak awal bencana, kami melayani para pengungsi dengan baik tanpa membedakan siapa pun. Kami juga membuka ruang bagi warga yang ingin mengungsi, baik di GOR Pandan, di Kecamatan Tukka, maupun di Badiri,” ungkapnya.

Jonnedy Marbun menjelaskan, pemerintah tetap membuka posko pengungsian bagi warga terdampak, termasuk bagi mereka yang sebelumnya tinggal di rumah kerabat dan ingin beralih ke lokasi pengungsian resmi, sembari menunggu pembangunan Hunian Sementara (Huntara) dan Hunian Tetap (Huntap).

“Hingga saat ini, Pemkab Tapteng terus bekerja keras melakukan percepatan pemulihan pascabencana serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya warga yang terdampak bencana,” pungkasnya.

Baca Juga :  Sekretaris Daerah Padang Pariaman Buka Liga Bola Voli Nagari Pakandangan 2025

#TaptengBangkit
*JS*

 

Editor ; Rafdy Guci

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembangunan Rendah Karbon, Bupati JKA Fokus pada Pengelolaan Sampah dan Pelestarian Hutan
Luar Biasa,Hapkido Padang Pariaman Raih Juara Umum II dengan 9 Medali di Porprov XVI Sumbar 2026
Mengikis Kelakuan Oknum dan Menegakkan Keadilan, Ketika Suara Rakyat dan Polisi Baik Menyatu
Perkuat Tata Kelola dan Kepatuhan Hukum, Pemkab Tapteng Gelar Sosialisasi Pengelolaan Keuangan Daerah TA 2026
Sekdakab Tapanuli Tengah Letakan Batu Pertama Pembangunan 22 Unit Hunian Tetap dan 1 Unit Gereja Bantuan Caritas Indonesia di Kelurahan Tukka
Bantu Perekonomian Warga, Kodim 0314/Inhil Gelar Bazar Murah dalam Rangka TMMD Ke-130
TMMD ke-130 Kodim 0314/Inhil Resmi Dibuka
Sinergi Membangun Desa, Bupati dan Dandim Tinjau Sasaran RTLH TMMD ke-130 di Desa Kuala Lemang
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:04 WIB

Pembangunan Rendah Karbon, Bupati JKA Fokus pada Pengelolaan Sampah dan Pelestarian Hutan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:57 WIB

Luar Biasa,Hapkido Padang Pariaman Raih Juara Umum II dengan 9 Medali di Porprov XVI Sumbar 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:44 WIB

Mengikis Kelakuan Oknum dan Menegakkan Keadilan, Ketika Suara Rakyat dan Polisi Baik Menyatu

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:39 WIB

Perkuat Tata Kelola dan Kepatuhan Hukum, Pemkab Tapteng Gelar Sosialisasi Pengelolaan Keuangan Daerah TA 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:35 WIB

Sekdakab Tapanuli Tengah Letakan Batu Pertama Pembangunan 22 Unit Hunian Tetap dan 1 Unit Gereja Bantuan Caritas Indonesia di Kelurahan Tukka

Berita Terbaru