Bupati JKA Minta Dukungan Pusat untuk Normalisasi Batang Ulakan, Saat Kunjungan Kepala BWS Sumatera V

- Penulis

Rabu, 26 November 2025 - 11:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati JKA Minta Dukungan Pusat untuk Normalisasi Batang Ulakan, Saat Kunjungan Kepala BWS Sumatera V.

 

 

Padang Pariaman —Mediainvestigasi.net.- Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V, Naryo Widodo, meninjau langsung lokasi banjir di Nagari Kampung Galapuang, Kecamatan Ulakan Tapakis, sekaligus mengunjungi posko utama bencana Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (25/11/2025). Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis, Wakil Bupati Rahmat Hidayat, Sekretaris Daerah, serta jajaran pemerintah daerah.

Dalam peninjauan tersebut, Naryo Widodo menjelaskan bahwa salah satu penyebab utama banjir di kawasan tersebut adalah kondisi Batang Ulakan yang mengalami sedimentasi tinggi, serta muara sungai yang tertutup. Hal itu menyebabkan aliran air tidak lancar dan mudah meluap saat hujan deras.

“Sedimentasi Batang Ulakan sudah sangat tinggi, ditambah muaranya yang tertutup. Ini harus segera ditangani, khususnya pada titik pertemuan sungai dengan muara. Hasil peninjauan ini akan kami sampaikan langsung kepada Menteri Pekerjaan Umum agar menjadi perhatian serius,” ujar Naryo.

Selain melakukan peninjauan, rombongan BWS Sumatera V juga menyerahkan bantuan sembako untuk masyarakat terdampak banjir yang saat ini masih berada di lokasi pengungsian. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Bupati Padang Pariaman.

Pada kesempatan itu, Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis secara tegas meminta dukungan penuh dari pemerintah pusat untuk melakukan normalisasi Batang Ulakan. Ia menegaskan, tanpa penanganan menyeluruh, banjir akan terus berulang setiap tahun dan berdampak luas pada masyarakat.

Banjir yang terjadi di Kampung Galapuang ini murni akibat meluapnya Batang Ulakan. Sebelumnya kami sudah melakukan gotong royong membuka muara, namun karena sedimentasi sudah terlalu parah dan banyak pohon tumbang di kiri dan kanan sungai, aliran air tetap terhambat, kata Bupati.

Baca Juga :  Jabatan Kasat Intelkam Polres Inhil Berganti

Sebagai langkah jangka pendek, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bersama BWS akan melakukan penanganan darurat pada sedikitnya tiga titik sumbatan aliran sungai, termasuk pembersihan sedimentasi dan pemotongan pohon-pohon yang menghambat arus.

Bupati juga mengungkapkan bahwa sebelumnya Direktur Sungai dan Pantai Kementerian PUPR telah meninjau lokasi dan memahami urgensi normalisasi Batang Ulakan.

Ia berharap, melalui dukungan BWS Sumatera dan laporan langsung ke Kementerian PU, program normalisasi dapat dianggarkan dan dilaksanakan pada tahun 2026.

“Harapan kami, tahun 2026 Batang Ulakan bisa dinormalisasi. Kalau tidak, masyarakat Ulakan Tapakis, Nan Sabaris, 2×11 Enam Lingkung, bahkan wilayah lain akan terus menjadi langganan banjir setiap tahun,” tegasnya.

Selain Batang Ulakan, Bupati juga menyampaikan bahwa sejumlah sungai lain seperti Batang Nareh, Batang Kamumuan, Batang Anai, hingga kawasan Sikayan juga memerlukan perhatian serius dan program normalisasi dari pemerintah pusat.

Di akhir pernyataannya, Bupati kembali meminta dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Kementerian Pekerjaan Umum untuk segera melakukan normalisasi Batang Ulakan sebagai langkah strategis mengurangi risiko banjir di wilayah Padang Pariaman.

“Ini paling mendesak. Kami sangat berharap dukungan pemerintah pusat agar normalisasi Batang Ulakan segera dilakukan,” tutup Bupati.***(Kminf)

 

Editor ; Rafdy Guci

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pacu Pembangunan Desa, Kodim 0314/Inhil Gesa Pengerjaan Semenisasi Jalan TMMD ke-130 di Keritang
Kejar Target TMMD ke-130, Kodim 0314/Inhil Kebut Pembangunan RTLH di Desa Kuala Lemang
​Kemanunggalan TNI dan Rakyat: TMMD Ke-130 Percepat Pembangunan Jalan Desa Kuala Lemang
Dugaan Penampungan Pertalite untuk Dijual Kembali di Caringin Jadi Sorotan
Gadai Mobil Berujung Petaka! Tagihan Membengkak, Nissan March Diduga Dilelang Diam-Diam, Direktur Perusahaan Dipolisikan
Warga Srijaya keluhkan irigasi air kering kepada anggota DPRD OKUT I Ketut budiyasa pada saat Reses didesa
Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, Padang Pariaman Sosialisasikan KIPPRAH hingga Kecamatan dan Puskesmas
Tembus Gelombang dan Lumpur: Kodim 0314/Inhil Pasok Material TMMD Ke-130 ke Desa Kuala Lemang
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pacu Pembangunan Desa, Kodim 0314/Inhil Gesa Pengerjaan Semenisasi Jalan TMMD ke-130 di Keritang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Kejar Target TMMD ke-130, Kodim 0314/Inhil Kebut Pembangunan RTLH di Desa Kuala Lemang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:00 WIB

​Kemanunggalan TNI dan Rakyat: TMMD Ke-130 Percepat Pembangunan Jalan Desa Kuala Lemang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:17 WIB

Gadai Mobil Berujung Petaka! Tagihan Membengkak, Nissan March Diduga Dilelang Diam-Diam, Direktur Perusahaan Dipolisikan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Warga Srijaya keluhkan irigasi air kering kepada anggota DPRD OKUT I Ketut budiyasa pada saat Reses didesa

Berita Terbaru