Sejumlah konten kreator asal Sumatera Barat menyerukan gerakan bersama menolak normalisasi konten toxic di media sosial

- Penulis

Jumat, 12 September 2025 - 21:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah konten kreator asal Sumatera Barat menyerukan gerakan bersama menolak normalisasi konten toxic di media sosial.

Mediainvestigasi.net–Seruan ini muncul karena maraknya kreator berbahasa Minang yang membuat konten berisi ucapan kasar atau caruik, baik dalam bentuk video maupun siaran langsung.

Sebagian orang menganggap konten seperti itu hanya sekadar hiburan semata, namun banyak pihak khawatir dampaknya bisa merusak karakter generasi muda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apalagi, Sumatera Barat dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK), yang seharusnya tidak selaras dengan budaya mengumbar kata-kata kotor di ruang publik digital.
Ahmad Hafizd, CEO Witbok Native Media yang membawahi sejumlah akun dan influencer di Sumbar, mengaku prihatin dengan fenomena ini.
Melalui tayangan video di laman instagramnya @ahmadhafizdd, ia menilai, normalisasi terhadap ucapan kotor berpotensi menimbulkan dampak buruk, terutama bagi generasi muda.

Fenomena ini tidak hanya terjadi di dunia maya, namun dalam pergaulan sehari-hari, yang mana bahasa kasar juga mulai dianggap biasa.

“Awalnya terasa janggal, tapi tidak ada yang berani menegur. Inilah yang disebut spiral of silence, ketika kita memilih diam karena merasa minoritas,” ungkapnya, dikutip pada Kamis (11/9/2025).
Bahkan katanya, situasi tersebut membuat kreator toxic merasa semakin kuat karena memiliki banyak pengikut, like, bahkan hadiah (gift) dari penonton.

“Bahaya normalisasi adalah ketika kesalahan yang terus dibiarkan akhirnya dianggap sebagai kebenaran,” tambahnya.
Beberapa kreator, seperti Ahmad Hafizd, Uda Rio, Fikrihaldi, hingga Uda Haqi, secara terbuka menyampaikan keresahan mereka melalui akun Instagram masing-masing.

Uda Rio (@udario.id) dalam tayangan videonya menegaskan bahwa konten caruik tidak bisa dianggap sekadar hiburan.
Menurutnya, hal tersebut bertentangan dengan filosofi Minangkabau, Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK)
Fauzi Bahar turut mengajak seluruh generasi muda Minang agar tidak menggadaikan marwah budaya demi euforia sesaat di media sosial.

Baca Juga :  Panama Tegaskan Dukungan Atas Rencana Otonomi di Bawah Kedaulatan Maroko Sebagai Solusi Tunggal Masalah Sahara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tingkatkan Kompetensi Kehumasan, Personel Sihumas Polres Sibolga Ikuti Pelatihan Fotografi dan Video Sinematik
Sultan Penyanyi Legendaris Slowrock Malay akan Guncang Batam
Kabid Humas Polda Riau Silaturahmi ke PWI, Perkuat Sinergitas Penyampaian Informasi kepada Masyarakat
Personel Polsek Buko Ciptakan Situasi Kamtibmas Kondusif Laksanakan Siaga Penjagaan Dan Patroli Dialogis
Pastikan Kualitas Air Bersih untuk Wilayah Barus, Direktur PERUMDA Mual Nauli Tinjau Langsung IPA Sosorgadong
Satuan Kepolisian Resor Banggai Kepulauan Pastikan Keamanan Kondusif Kawal Aksi Damai Pemuda Kalumbatan
Kapolres Soppeng Tinjau Lokasi Sumur Bor untuk Bantu Warga Hadapi Kekeringan
Berita ini 31 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 16:26 WIB

Tingkatkan Kompetensi Kehumasan, Personel Sihumas Polres Sibolga Ikuti Pelatihan Fotografi dan Video Sinematik

Rabu, 2 September 2026 - 14:17 WIB

Sultan Penyanyi Legendaris Slowrock Malay akan Guncang Batam

Rabu, 2 September 2026 - 08:50 WIB

Kabid Humas Polda Riau Silaturahmi ke PWI, Perkuat Sinergitas Penyampaian Informasi kepada Masyarakat

Selasa, 1 September 2026 - 19:49 WIB

Personel Polsek Buko Ciptakan Situasi Kamtibmas Kondusif Laksanakan Siaga Penjagaan Dan Patroli Dialogis

Selasa, 1 September 2026 - 16:34 WIB

Berita Terbaru