Kabupaten Padang Pariaman Komit Wujudkan Refreshment Program Adiwiyata

- Penulis

Rabu, 4 Juni 2025 - 00:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Padang Pariaman Komit Wujudkan Refreshment Program Adiwiyata

 

 

ADVERTISEMENT

Jasa Pembuatan website profesional

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padang Pariaman. Mediainvestigasi.net.- Pengelolaan sampah di sekolah memerlukan berbagai solusi alternatif, seperti peningkatan kesadaran warga sekolah, penyediaan sarana dan prasarana, pemilihan metode pengelolaan yang efektif, serta partisipasi aktif dari pemerintah, dunia pendidikan, LSM, dan pelaku usaha.

 

Isu ini mengemuka dalam kegiatan Refreshment Program Adiwiyata dan Sosialisasi Proyek Perubahan Peningkatan Partisipasi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat (P3SM) yang digelar pada Selasa, 3 Juni 2025 di Aula Bapelitbangda, Parik Malintang.

 

Program ini merupakan salah satu bentuk komitmen Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis dalam 100 hari masa kepemimpinannya, guna mendorong budaya peduli lingkungan di sekolah melalui penerapan program Adiwiyata.

 

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) sesuai Peraturan Menteri LHK RI Nomor P.52/MENLHK/SETJEN/KUM.1/9/2019. Tujuan utamanya adalah menciptakan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan hidup, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah, terutama di lingkungan pendidikan.

 

Acara dibuka oleh Asisten II Setdakab Padang Pariaman, Yurisman Yakub, SP, MM, mewakili Bupati. Dalam sambutannya, ia berharap setiap sekolah mampu menjadi sekolah bebas sampah dan memiliki sanitasi yang baik.

 

“Dengan adanya kegiatan ini, pelaksanaan Adiwiyata—terutama dalam pengelolaan sampah—diharapkan lebih mudah dipahami, terukur, dan transparan. Sehingga partisipasi sekolah akan meningkat, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas,” ujar Yurisman.

 

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa semakin banyaknya sekolah yang mengikuti Program Adiwiyata akan sejalan dengan pembangunan berkelanjutan di Padang Pariaman.

 

Tiga Narasumber Paparkan Strategi Lingkungan Sekolah

 

Narasumber pertama, Syofrion M., SE, M.Si., Kepala DLHPKPP Padang Pariaman, menekankan pentingnya perubahan perilaku siswa untuk memerangi sampah, khususnya sampah plastik. Ia mengingatkan tentang Surat Edaran Bupati Padang Pariaman Nomor 1658/DLHPKPP/X/2024 mengenai pengurangan dan penanganan sampah di seluruh instansi pemerintah.

Baca Juga :  Puluhan Wali Murid SDN 116 Mattanru Desa Lompulle Soppeng "Serbu" Sekolah, Dukung Gerakan Ayah Teladan

 

“Kita dorong kembali budaya lama seperti membawa kambuik ke pasar dan menggunakan botol serta kotak makan sendiri untuk mengurangi sampah plastik sekali pakai,” ujar Syofrion.

 

Narasumber kedua, Moh. Sidik Pramono, ST, M.Si., Pengendali Dampak Lingkungan dari Dinas LH Provinsi Sumatera Barat, menjelaskan bahwa status Adiwiyata kini berlaku selama empat tahun dan dapat diperpanjang. Hal ini dimaksudkan untuk mendorong sekolah agar terus aktif berinovasi.

 

“Adiwiyata bukan perlombaan, melainkan proses membangun karakter siswa yang peduli lingkungan hidup,” tegasnya.

 

Sementara itu, narasumber ketiga, Dr. Yunhendri Danhas, akademisi dari STIKES Indonesia, mengulas sejarah dan urgensi pengelolaan sampah di sekolah. Menurutnya, persoalan ini sudah ada sejak 1970-an dan hanya bisa dikendalikan secara afektif melalui internalisasi nilai-nilai lingkungan hidup dalam proses pembelajaran.

 

“Tanpa pembentukan nilai sejak dini, upaya pengendalian sampah hanya bersifat teknis dan tidak berkelanjutan,” jelas Yunhendri

 

***(Rafdy G)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KONDISI KANTOR BPP PALEMBAYAN AGAM RETAK, KEPALA UPT PAK DONI AKUI: BELUM ADA JAM KERJA
Wujudkan Pelayanan Masyarakat dan Kepastian Hukum, Pemkab dan DPRD Tapanuli Tengah Sepakati 3 Ranperda
Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak Saat Bencana, Dinas PPPA Tapteng Bersama Kementerian PPPA dan Yayasan Pulih Gelar Sosialisasi Draf SK Subklaster PP KBG PP
Kapolres Sibolga dan Kapolres Tapanuli Tengah Sambangi Makodim 0211/Tapanuli Tengah, Perkuat Sinergitas TNI-Polri
Kapolres Sibolga Perkuat Sinergi dengan Kejaksaan Negeri, Perkuat Kolaborasi Penegakan Hukum
Perkuat Sinergitas dan Dukung Kedaulatan NKRI, Wakil Bupati Tapteng Hadiri Latihan Menembak Senjata Berat Arhanud 11/WBY
Bupati Melantik 31 Orang Kepala Sekolah SD Dan SMP Lingkup Pemkab. Nias Utara
Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah RI Dan Pemkab Tapteng Resmikan Landing Page UMKM “Sumatera Bangkit Bersama”
Berita ini 6 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 23:18 WIB

KONDISI KANTOR BPP PALEMBAYAN AGAM RETAK, KEPALA UPT PAK DONI AKUI: BELUM ADA JAM KERJA

Rabu, 23 September 2026 - 23:13 WIB

Wujudkan Pelayanan Masyarakat dan Kepastian Hukum, Pemkab dan DPRD Tapanuli Tengah Sepakati 3 Ranperda

Rabu, 23 September 2026 - 23:07 WIB

Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak Saat Bencana, Dinas PPPA Tapteng Bersama Kementerian PPPA dan Yayasan Pulih Gelar Sosialisasi Draf SK Subklaster PP KBG PP

Rabu, 23 September 2026 - 23:03 WIB

Kapolres Sibolga dan Kapolres Tapanuli Tengah Sambangi Makodim 0211/Tapanuli Tengah, Perkuat Sinergitas TNI-Polri

Rabu, 23 September 2026 - 23:00 WIB

Kapolres Sibolga Perkuat Sinergi dengan Kejaksaan Negeri, Perkuat Kolaborasi Penegakan Hukum

Berita Terbaru