Kasus Penganiayaan di Soppeng Desa Mariorilau Berakhir Damai Setelah Mediasi

- Penulis

Sabtu, 19 April 2025 - 21:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasus Penganiayaan di Soppeng Desa Mariorilau Berakhir Damai Setelah Mediasi

SOPPENG_Sul-Sel, -Mediainvestigasi.Net- Polsek Marioriwawo melaksanakan mediasi antara pihak pertama, I dan pihak kedua, F terkait kasus penganiayaan dan penikaman yang terjadi di sebuah pesta pernikahan di Dusun Maccope, Desa Mariorilau, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng. Jumat, 18 April 2025

Kasus penganiayaan dan penikaman ini terjadi sekitar pukul 02.00 WITA, saat pesta pernikahan sedang berlangsung. Beruntung, setelah dilakukan mediasi oleh Kanit Reskrim Polsek Marioriwawo, IPDA Sabaruddin, bersama Bhabinkamtibmas Brigpol Syahril dan Babinsa Koptu Suryadi, kedua belah pihak sepakat untuk berdamai.


Berdasarkan informasi dan rilis yang didapat tim Mediainvestigasi.Net bahwa, kedua belah pihak didampingi oleh saksi-saksi dan sepakat untuk berdamai mengingat hubungan keluarga antara pihak kedua dengan istri pihak pertama. Dengan demikian, kasus penganiayaan dan penikaman ini berakhir damai dan tidak akan dilanjutkan ke proses hukum lebih lanjut.

Sedangkan, Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana,S.I.K.,M.I.K. menanggapi atas keberhasilan mediasi dari kasus ini. “Kami sangat mengapresiasi keberhasilan mediasi ini. Tentunya ini menunjukkan bahwa perdamaian dan rekonsiliasi dapat dilakukan melalui dialog dan kesepakatan bersama. Kami berharap kasus seperti ini dapat menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk selalu menjaga kerukunan dan perdamaian,” ujar Kapolres.

hms/(Red)*

Baca Juga :  Kabid BKD Dharmasraya Diduga Rampok Rp600 Juta, Sekda: Tim Sudah Bergerak Sejak Dini Hari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.mediainvestigasi.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

ZONA HIJAU DIDUGA DIABAIKAN, PEMKAB KLATEN JANGAN TUTUP MATA! WARGA RESAH, SIAPA YANG MENGAWASI?
Antisipasi Dampak Kabut Asap dengan Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat,Bupati Padang Pariaman Instruksikan PJJ Selama Dua Hari
Padang Pariaman Percepat Penegasan Batas Nagari, 58 Nagari Telah Melaksanakan Tahapan Penegasan
Penutupan Porprov XVI Sumbar di Lubuk Alung, Padang Pariaman Ukir Prestasi dengan 261 Medali ‎
Pemulihan Pasca-Bencana Tak Cukup Fisik, Pemkab Padang Pariaman dan KPPPA Tegaskan Pemenuhan Hak dan Partisipasi Anak
TMMD ke-130 Kodim 0314/Inhil: Gotong Royong Prajurit dan Warga Keritang Percepat Pembangunan RTLH
Kemanunggalan TNI dan Rakyat: Kodim 0314/Inhil Genjot Pembangunan RTLH di Desa Kuala Lemang
Tirai Gelap di Ruang Sidang PN Cibinong: Ketika Majelis Hakim Menjadi Benteng Pembungkaman Pers*
Berita ini 20 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:00 WIB

ZONA HIJAU DIDUGA DIABAIKAN, PEMKAB KLATEN JANGAN TUTUP MATA! WARGA RESAH, SIAPA YANG MENGAWASI?

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Antisipasi Dampak Kabut Asap dengan Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat,Bupati Padang Pariaman Instruksikan PJJ Selama Dua Hari

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Padang Pariaman Percepat Penegasan Batas Nagari, 58 Nagari Telah Melaksanakan Tahapan Penegasan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Penutupan Porprov XVI Sumbar di Lubuk Alung, Padang Pariaman Ukir Prestasi dengan 261 Medali ‎

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Pemulihan Pasca-Bencana Tak Cukup Fisik, Pemkab Padang Pariaman dan KPPPA Tegaskan Pemenuhan Hak dan Partisipasi Anak

Berita Terbaru